By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Falling Walls Lab Indonesia 2025 Jadi Panggung Inovator Muda dengan Ide Brilian
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Falling Walls Lab Indonesia 2025 Jadi Panggung Inovator Muda dengan Ide Brilian

Event

Falling Walls Lab Indonesia 2025 Jadi Panggung Inovator Muda dengan Ide Brilian

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
6 Min Read
Falling Walls Lab Indonesia 2025.
SHARE

INVERSI.ID – Falling Walls Lab Indonesia 2025 resmi digelar di Petra Christian University (PCU) Surabaya dan berhasil melahirkan ide-ide brilian hanya dalam waktu tiga menit. Ajang internasional bergengsi ini mempertemukan 20 finalis terbaik dari berbagai disiplin ilmu untuk mempresentasikan gagasan visioner yang diyakini mampu membawa perubahan besar bagi masa depan dunia.

Contents
Surabaya Jadi Pusat Inovasi AkademikInovasi Terbaik Lahir dari Anak MudaIndonesia Melaju ke BerlinKolaborasi Internasional dan Dukungan DAADSurabaya, Panggung Kreativitas AkademikPesan untuk Generasi Muda

Sebagai ajang ilmiah bergengsi, Falling Walls Lab Indonesia 2025 juga menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menembus batas inovasi. Para finalis tak hanya datang dari bidang sains dan teknologi, tetapi juga ilmu sosial, kedokteran, hingga inovasi berkelanjutan yang relevan dengan isu global. Dengan format tiga menit, mereka ditantang menyampaikan gagasan yang kompleks secara singkat, jelas, dan berdampak.

Tak hanya sekadar kompetisi, Falling Walls Lab Indonesia 2025 menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin. Ide-ide yang lahir dari acara ini mencerminkan kepedulian anak muda terhadap isu sosial, lingkungan, dan kesehatan, sekaligus menegaskan posisi Surabaya sebagai pusat inovasi akademik yang semakin diperhitungkan di tingkat internasional.

Surabaya Jadi Pusat Inovasi Akademik

Rektor PCU, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Falling Walls Lab Indonesia kedua kalinya di Surabaya adalah bukti konsistensi kampus dalam membekali mahasiswa dengan future skills. Menurutnya, kemampuan komunikasi menjadi aspek penting yang diuji dalam kompetisi ini.

“Kami menekankan pentingnya kemampuan menyampaikan ide-ide kompleks secara singkat, jelas, dan berdampak. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya berpikir kritis tetapi juga mampu memengaruhi publik. Hal ini sekaligus menegaskan posisi Surabaya sebagai pusat inovasi akademik di Indonesia,” ujar Djwantoro dalam sambutannya, Jumat (22/8/2025).

Format FWL yang unik membuat para finalis ditantang untuk menyampaikan ide hanya dengan tiga menit dan tiga slide. Tekanan waktu ini menguji seberapa matang gagasan mereka serta kemampuan menyajikannya secara menarik di depan dewan juri.


Inovasi Terbaik Lahir dari Anak Muda

Kompetisi Falling Walls Lab tahun ini menghadirkan ide-ide terobosan dari berbagai bidang, mulai dari sains, teknologi, rekayasa, sosial, hingga kedokteran. Hasilnya, tiga peserta berhasil keluar sebagai juara dan mencuri perhatian dewan juri.

Juara pertama diraih oleh Fadhilah Trya Wulandari dengan proyek Breaking the Wall of Climate Injustice for People with Disabilities. Ide ini dipuji karena orisinal, jelas, dan berpotensi membawa transformasi besar dalam isu perubahan iklim, terutama bagi kelompok disabilitas.

Posisi kedua ditempati Alfred Susanto melalui gagasan Breaking the Wall of Unrecyclable Plastics, yang menyoroti solusi limbah plastik tak terurai. Sedangkan juara ketiga jatuh kepada Resda Syahrani lewat inovasinya Breaking the Wall of Breast Cancer Treatment, yang mengusulkan pendekatan baru dalam pengobatan kanker payudara.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Karina Ranau, Istri dari Aktor Epy Kusnandar
7 Sifat Wanita yang Disukai Pria dengan Zodiak Gemini

Indonesia Melaju ke Berlin

Sebagai juara pertama, Fadhilah akan mewakili Indonesia pada Global Finale Falling Walls Lab di Berlin, Jerman, pada 6 November 2025. Ia akan bersaing dengan para inovator muda terbaik dunia di hadapan juri internasional bergengsi.

Kemenangan ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung global. Dengan isu yang relevan dan humanis, Fadhilah berpotensi besar mencuri perhatian dunia internasional.

Kolaborasi Internasional dan Dukungan DAAD

Direktur DAAD Regional Office Jakarta, Dr. Guido Schnieders, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi erat dengan PCU dalam menyukseskan acara ini. Menurutnya, Falling Walls Lab Indonesia adalah bukti bahwa sains, teknologi, dan pemikiran visioner mampu melampaui batas serta menyatukan orang dari berbagai latar belakang.

“Kesuksesan ini membuktikan bahwa kerja sama internasional sangat penting. Inovasi lahir dari kolaborasi, bukan hanya dari satu individu,” ujarnya.

PCU bersama DAAD dan mitra internasional lainnya berharap FWL Indonesia terus berlanjut sebagai wadah bagi lahirnya ide-ide transformasional dari generasi muda Indonesia.

Surabaya, Panggung Kreativitas Akademik

Penyelenggaraan Falling Walls Lab Indonesia 2025 juga memperkuat branding Surabaya sebagai kota akademik sekaligus pusat inovasi. Sebagai kota besar kedua setelah Jakarta, Surabaya memiliki ekosistem pendidikan yang berkembang pesat, sehingga mampu menarik acara internasional bergengsi semacam ini.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menunjukkan bahwa ajang ini bukan hanya milik satu kampus, tetapi milik seluruh anak muda Indonesia yang ingin menunjukkan kontribusinya bagi dunia.


Pesan untuk Generasi Muda

Kesuksesan Falling Walls Lab Indonesia 2025 memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi besar dan membawa ide mereka ke panggung internasional. Format tiga menit mungkin singkat, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa ide sederhana bisa berdampak besar bila dieksekusi dengan baik.

Para finalis membuktikan bahwa inovasi tidak harus menunggu usia matang atau modal besar. Dengan kreativitas, kepedulian, dan tekad kuat, anak muda bisa menghadirkan solusi nyata atas tantangan global.

Falling Walls Lab Indonesia 2025 di Petra Christian University Surabaya berhasil melahirkan gagasan visioner dari para inovator muda hanya dalam waktu tiga menit. Dari 20 finalis, tiga terbaik berhasil membawa pulang gelar prestisius, dengan Fadhilah Trya Wulandari menjadi wakil Indonesia di Berlin.

Lebih dari sekadar kompetisi, FWL Indonesia menegaskan bahwa kolaborasi akademik internasional penting untuk membuka jalan generasi muda menuju panggung global. Surabaya pun semakin mantap menjadi pusat inovasi akademik di Indonesia, tempat di mana ide-ide brilian lahir untuk mengubah dunia.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:Falling Walls Lab Indonesia 2025Inovatormuda
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Rayakan Dies Natalis ke-8, SMAN 2 Lembang Sepakati Kerja Sama Internasional dengan Sekolah Thailand
Next Article Diabetes Melitus pada Anak Muda Meningkat, Dokter Ungkap Penyebab dan Solusinya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index