Halo Inversi! Payakumbuh lagi-lagi bikin bangga! Tiga siswa keren dari SMP Negeri 1 Payakumbuh siap menunjukkan skill terbaik mereka di ajang sepak bola pelajar paling bergengsi, Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat nasional 2025.
Mereka adalah Iqra Fadhillah Mumtaz dan Diego Tsaqif Arianto yang dikenal sebagai bek tangguh, serta Muhammad Dziko Adytia, striker yang punya insting gol tajam.
Ketiganya nggak main-main, karena mereka akan bergabung dalam Training Centre (TC) di ASIOP Training Ground, Sentul, Kabupaten Bogor, pada 19–30 Oktober 2025. TC ini bakal jadi ajang pematangan skill sekaligus pembentukan mental sebelum berlaga di kancah nasional.
Wali Kota Lepas dengan Bangga
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, secara resmi melepas ketiga siswa berprestasi ini di ruang kerjanya pada Kamis (16/10/2025). Momen ini jadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah kota terhadap generasi muda yang berprestasi.
“Kami sangat bangga anak-anak kita kembali membawa nama Payakumbuh ke pentas nasional. Harapan saya, tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sikap, dan tetap semangat di setiap pertandingan,” pesan Zulmaeta.
Pesan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk motivasi agar para pemain nggak cuma jago di lapangan, tapi juga punya mentalitas yang solid sebagai pelajar berkarakter.
Jejak Prestasi Payakumbuh di GSI
Buat yang belum tahu, Gala Siswa Indonesia (GSI) adalah kompetisi sepak bola resmi antar-SMP yang digelar dari tingkat kecamatan sampai nasional. Event ini ada di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek.
Nah, Payakumbuh punya rekam jejak yang cukup mengkilap. Selama lima tahun terakhir, tim GSI Payakumbuh selalu tembus ke tingkat nasional setelah jadi juara di Sumbar.
Bahkan tahun 2024 lalu, mereka berhasil finish di posisi empat besar nasional prestasi yang bikin nama Payakumbuh makin dikenal di dunia sepak bola pelajar.
Seleksi pemain juga nggak sembarangan. Dari 18 pemain terbaik yang diseleksi di tingkat kota pada Mei 2025, enam orang akhirnya lolos mewakili Sumbar di tingkat nasional.
Menariknya, setengah dari total skuad yang mewakili Sumbar tahun ini berasal dari Payakumbuh. Itu artinya, kota ini benar-benar gudangnya talenta sepak bola muda.
Harapan untuk Generasi Muda
Dalam acara pelepasan yang juga dihadiri oleh Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, jajaran Dinas Pendidikan, Kepala SMPN 1 Payakumbuh, hingga orang tua siswa, suasana penuh semangat terasa banget. Dukungan dari berbagai pihak ini menunjukkan bahwa prestasi pelajar memang jadi kebanggaan bersama.
Wali Kota Zulmaeta menegaskan, keikutsertaan tiga siswa ini bukan cuma soal olahraga, tapi juga soal membangun citra kota. “Kita ingin Payakumbuh terus dikenal sebagai kota yang melahirkan generasi unggul dan berprestasi,” ujarnya penuh keyakinan.
Inspirasi Buat Pelajar Lain
Perjalanan Iqra, Diego, dan Dziko jelas jadi inspirasi buat banyak anak muda, khususnya pelajar SMP dan SMA. Bahwa dari sekolah di daerah, dengan semangat dan latihan konsisten, bisa banget tembus ke panggung nasional.
Ajang seperti GSI ini bukan cuma soal menang atau kalah, tapi tentang bagaimana anak-anak muda belajar disiplin, kerja sama, dan mental juara. Nilai-nilai itu yang nantinya bakal kepake bukan hanya di sepak bola, tapi juga di kehidupan sehari-hari.
Dengan semua dukungan dan prestasi yang sudah diraih, Payakumbuh semakin mantap melangkah sebagai kota yang melahirkan talenta muda berkelas. Kini, semua mata tertuju pada langkah tiga pemain SMPN 1 Payakumbuh di GSI Nasional 2025.
Semoga mereka bisa jadi kebanggaan Sumbar, bahkan Indonesia. Gas terus, anak Payakumbuh!