Halo Inversi! Di tengah derasnya arus pergaulan modern, isu narkoba masih jadi ancaman serius bagi generasi muda. Nggak heran, edukasi tentang bahaya narkoba terus digencarkan agar pelajar nggak sampai salah langkah.
Hal inilah yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika Jawa Timur (DPD Granat Jatim). Mereka hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk memberi pemahaman soal bahaya narkoba sekaligus mengajak para pelajar buat fokus ke prestasi.
Edukasi Sejak Dini, Biar Nggak Tergoda
Ketua DPD Granat Jatim, Arie Soeripan, menegaskan bahwa edukasi mengenai narkoba harus disampaikan sejak dini. Menurutnya, dengan pemahaman yang tepat, anak-anak nggak akan mudah terjerumus ke penyalahgunaan narkoba.
“Kalau sejak awal sudah paham bahaya narkoba, pelajar akan lebih waspada dan bisa menjaga diri,” ujarnya di Surabaya, Kamis (16/10/2025).
Karena itu, Granat Jatim rajin banget turun langsung ke sekolah. Salah satu kegiatannya digelar di MTs Nyai H Ashfiyah Surabaya, dengan peserta sebanyak 279 siswa-siswi. Suasana acara bukan cuma formal, tapi juga interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan makin sadar betapa pentingnya menjaga diri dari narkoba.
Siswa Harus Jadi Garda Terdepan
Dalam kesempatan itu, Arie nggak hanya bicara soal bahaya narkoba, tapi juga memberi semangat agar para siswa bisa tumbuh sebagai generasi sehat, berkualitas, dan berprestasi.
Ia menekankan, anak muda harus jadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. “Kita ingin sekolah bersih dari narkoba, dan semoga bisa jadi contoh buat lembaga pendidikan lain,” tegasnya.
Pesannya sederhana tapi kuat: kalau mau sukses, jangan sampai diganggu narkoba. Sebab, narkoba bukan cuma merusak kesehatan, tapi juga menghancurkan masa depan.
Deklarasi Anti Narkoba: Janji Bersama untuk Hidup Sehat
Yang bikin acara ini makin spesial adalah adanya deklarasi anti narkoba. Semua siswa berdiri, mengucapkan janji bersama untuk menjauhi narkoba dan siap ikut aktif dalam program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba).
Momen itu terasa berkesan banget, karena anak-anak sendiri yang menyatakan komitmennya di depan teman-teman, guru, dan perwakilan Granat Jatim.
Deklarasi ini bukan sekadar formalitas. Bagi para siswa, janji tersebut jadi pengingat sekaligus motivasi bahwa mereka punya peran penting untuk menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan aman dari narkoba.
Dukungan dari Sekolah
Kepala MTs Nyai H Ashfiyah, Mujiono, juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Granat Jatim. Ia mengaku senang sekolahnya dipilih sebagai tempat sosialisasi.
Menurutnya, kehadiran Granat Jatim memberi manfaat besar bagi siswa. “Dengan adanya edukasi ini, anak-anak makin paham dan sadar untuk menjauhi narkoba. Itu penting banget untuk membangun generasi muda yang tangguh,” katanya.
Pesan untuk Anak Muda
Buat kamu para pelajar dan anak muda, kisah ini punya pesan penting: prestasi dan narkoba nggak bisa jalan bareng. Kalau mau jadi generasi hebat, sehat, dan berkualitas, maka narkoba harus ditinggalkan jauh-jauh. Tantangan memang banyak, godaan juga ada, tapi pilihan selalu ada di tangan kita.
Granat Jatim udah kasih contoh nyata bahwa edukasi dan dukungan itu penting. Tinggal bagaimana anak muda sendiri memegang komitmen untuk hidup sehat, terus belajar, dan mengejar cita-cita tanpa harus tersandung narkoba.
Jadi, jangan pernah ragu buat bilang “No to Drugs”. Karena masa depan keren itu lahir dari kepala yang sehat, jiwa yang kuat, dan hati yang bersih.