INVERSI.ID – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyiapkan portal informasi beasiswa terintegrasi yang ditargetkan mulai diperkenalkan secara terbatas atau soft launching pada September 2026.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkapkan bahwa pengembangan platform tersebut saat ini masih berlangsung dan terus disempurnakan sebelum resmi diperkenalkan kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Stella usai menghadiri agenda 2026 China-Indonesia Think Tank and Media Forum yang berlangsung di Jakarta, Rabu.
“Kita harapkan mungkin sudah bisa soft launching dalam tiga bulan ini, sudah development konsepnya dan sebagainya. Tapi memang karena ini kan banyak sekali yang dikerjakan oleh kementerian,” kata Stella.
Portal tersebut dirancang sebagai pusat informasi beasiswa yang menghimpun berbagai program dalam satu platform. Informasi yang tersedia nantinya tidak hanya berasal dari pemerintah Indonesia, tetapi juga dari pemerintah negara lain serta berbagai lembaga dan perusahaan swasta.
Menurut Stella, kehadiran portal ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan keterbatasan akses informasi yang selama ini membuat banyak peluang pendidikan tidak diketahui oleh masyarakat luas.
“Karena saya lihat bahwa kita ada yang kita sebut informasi yang tidak tersampaikan atau information bottleneck. Nah ini yang kita coba galang dalam satu portal,” ucapnya.
Melalui platform tersebut, pemerintah ingin memastikan masyarakat, khususnya mahasiswa dan calon mahasiswa, dapat lebih mudah memperoleh informasi terkait berbagai program beasiswa yang tersedia baik di dalam maupun luar negeri.
Stella menilai peluang beasiswa dari berbagai negara, termasuk China, masih belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia. Karena itu, portal ini diharapkan menjadi jembatan informasi yang lebih efektif.
“Ini agar teman-teman tahu (beasiswa) bukan saja dari pemerintah pusat, tapi juga dari pemerintah China,” tambahnya.
Lebih lanjut, Stella berharap kehadiran portal informasi beasiswa dapat mendorong semakin banyak mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan ke China maupun negara lainnya.
Selain mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), langkah tersebut juga diyakini mampu memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara mitra melalui kerja sama pendidikan yang lebih luas.