By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Motor ke Sekolah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Motor ke Sekolah

Pendidikan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Motor ke Sekolah

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembenahan sistem pendidikan di wilayahnya tidak bisa lagi hanya berfokus pada nilai akademik. Dalam kunjungannya ke Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (5/4), ia menyampaikan bahwa pendidikan harus kembali kepada akar utamanya yakni pembentukan karakter dan penanaman disiplin sejak dini.

Contents
Larangan Pelajar Bawa Motor Jadi Langkah Awal DisiplinUang Saku Dibatasi, Pelajar Diajak Belajar MenabungSiswa Berakhlak Baik Wajib Naik KelasBantu Orang Tua Jadi Nilai Tambahan

Larangan Pelajar Bawa Motor Jadi Langkah Awal Disiplin

Salah satu kebijakan tegas yang mulai diterapkan Pemprov Jabar adalah larangan membawa sepeda motor ke sekolah bagi siswa yang belum cukup umur. Tujuannya bukan hanya untuk keselamatan, tetapi juga untuk membentuk rasa tanggung jawab.

Kalau belum waktunya bawa motor, jangan dipaksakan. Kalau tetap nekat, bisa dikeluarkan dari sekolah,” ujar Dedi dengan nada serius.

Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas dan membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Uang Saku Dibatasi, Pelajar Diajak Belajar Menabung

Tak hanya urusan transportasi, Gubernur Dedi juga menyoroti kebiasaan konsumtif siswa. Ia menyarankan agar uang saku pelajar dibatasi dan diganti dengan pembiasaan menabung.

“Anak-anak harus belajar menabung, bukan cuma belanja. Ini bekal penting untuk masa depan mereka,” katanya.

Menurutnya, pembiasaan ini bisa membentuk mental mandiri dan pola pikir hemat sejak usia sekolah.

Siswa Berakhlak Baik Wajib Naik Kelas

Dalam sistem pendidikan yang akan diterapkan, nilai budi pekerti akan memiliki bobot penting dalam proses kenaikan kelas. Dedi menegaskan bahwa siswa dengan sikap dan akhlak baik harus lebih dihargai daripada yang hanya unggul secara akademik.

“Pintar itu penting, tapi akhlak lebih utama. Kalau pintar tapi kelakuannya buruk, ya gak layak naik kelas,” tegasnya.

Baca Juga :

Perkenalkan Fitur Notes hingga Follow, Google Search Persilakan Pengguna Keluarkan Uneg-uneg
Apakah Mengeluarkan Sperma akan Membatalkan Puasa?

Kebijakan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang sekolah dan orang tua terhadap indikator keberhasilan pendidikan.

Bantu Orang Tua Jadi Nilai Tambahan

Menariknya, Pemprov Jabar juga ingin memasukkan aktivitas siswa membantu orang tua di rumah sebagai bagian dari penilaian sekolah. Menurut Dedi, sikap peduli terhadap keluarga adalah wujud nyata pendidikan karakter.

“Membantu orang tua itu bukan cuma tanggung jawab di rumah, tapi bagian dari pendidikan yang harus dihargai,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus mendorong siswa untuk lebih peduli, mandiri, dan punya empati sosial.***

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Dedi MulyadiGubernursiswa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tren Gym Meledak di Indonesia, Gaya Hidup Sehat Jadi Pilihan Generasi Muda
Next Article Ryokuoushoku Shakai Gelar Konser Perdana di Indonesia, Catat Tanggalnya!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
MBG

Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index