By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Penyebab Banjir Bandung dan Tegaskan Langkah Penataan Sungai
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Penyebab Banjir Bandung dan Tegaskan Langkah Penataan Sungai

Terkini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Penyebab Banjir Bandung dan Tegaskan Langkah Penataan Sungai

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemukan tumpukan sampah di Bojongsoang yang ditengarai jadi penyebab banjir. (Foto: Screenshot dedimulyadiofficial_)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemukan tumpukan sampah di Bojongsoang yang ditengarai jadi penyebab banjir. (Foto: Screenshot dedimulyadiofficial_)
SHARE

Inversi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik banjir di Kabupaten Bandung, khususnya di kawasan Bojongsoang. Dalam kunjungan tersebut, ia berupaya mengidentifikasi akar persoalan banjir yang kembali merendam wilayah pemukiman. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa persoalan banjir tidak hanya disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor struktural dan perilaku masyarakat.

Saat berdialog dengan petugas di lokasi, Dedi menerima penjelasan bahwa titik banjir yang ia kunjungi merupakan bekas aliran sungai lama yang kini difungsikan sebagai kolam retensi. Namun, volume air yang masuk ke kolam tersebut melampaui kapasitas sehingga mengakibatkan luapan ke permukiman. Kondisi diperparah oleh tumpukan sampah yang berasal dari berbagai wilayah sekitar.

Menanggapi hal ini, Dedi meminta informasi yang terbuka tanpa ragu terkait sumber sampah agar penanganan dapat dilakukan secara tepat. Petugas kemudian menjelaskan bahwa sampah terbawa dari Bojongsoang, Bojongsari, Lengkong hingga wilayah Kota Bandung.

Menurut Gubernur Jawa Barat, persoalan sampah lintas wilayah tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu kabupaten atau kota saja. Ia menilai diperlukan koordinasi lebih komprehensif antara pemerintah daerah untuk memastikan aliran sungai tidak kembali tersumbat oleh sampah dan sedimen.

Selain itu, ia menyoroti adanya bangunan pemukiman yang berdiri sangat dekat dengan bibir sungai, sehingga mempersempit aliran dan meningkatkan risiko banjir.

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana mencabut seluruh sertifikat tanah yang berada di zona sempadan sungai. Kebijakan ini dilakukan untuk menata ulang kawasan aliran sungai dan memastikan tidak ada lagi bangunan permanen yang berdiri di area yang berfungsi sebagai jalur air.

Ia menjelaskan bahwa banyak permasalahan banjir muncul akibat perubahan fungsi lahan yang semula berupa sawah dan rawa, namun diubah menjadi kawasan perumahan tanpa memperhitungkan kapasitas aliran air.

Seorang warga Kompleks Balai Endah Permai mengeluhkan bahwa banjir semakin parah sejak sungai di dekat kawasan tersebut diaktifkan kembali. Dedi menegaskan bahwa kesalahan tata ruang masa lalu menjadi salah satu penyebab utama. Ia menyebut saluran air dari perumahan langsung mengalir ke sungai yang sudah berada pada kapasitas maksimal, sehingga ketika debit meningkat, air meluap ke pemukiman.

Dalam peninjauan di titik rawan lainnya, gubernur menemukan sebuah bangunan warung yang berdiri di lokasi rendah dekat aliran sungai. Ia memastikan bangunan tersebut akan dibersihkan dan jenis bangunan serupa tidak lagi diizinkan berdiri demi memulihkan fungsi kawasan.

Baca Juga :

Menko Airlangga Bertemu Wakil PM Belanda, Bahas Kerja Sama Giant Sea Wall
Semua Sekolah Negeri Kota Sorong Akan di Gratiskan

Saat berdialog dengan warga yang mengaku telah puluhan kali menjadi korban banjir, Dedi menawarkan solusi relokasi sebagai langkah jangka panjang. Tawaran tersebut disambut antusias oleh warga yang menyatakan kesiapan untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan ratusan kepala keluarga yang tinggal di bantaran sungai akan menjadi prioritas relokasi pada tahun mendatang.

Melalui peninjauan ini, Gubernur Jawa Barat menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh, mulai dari penertiban bangunan di sempadan sungai, penguatan kolam retensi, pengendalian sampah lintas wilayah, hingga penyediaan hunian yang lebih aman bagi warga. Pendekatan komprehensif tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir berulang di wilayah Bandung dan sekitarnya.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:BAndungBanjirDedi Mulyadi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article KAI Commuter mulai mengoperasikan layanan Kereta Khusus Petani dan Pedagang rute Merak-Rangkasbitung pada 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000. (Foto : CNN Indonesia/KAI) Pengguna Kereta Petani dan Pedagang Terus Meningkat pada Pekan Pertama Operasional
Next Article Laut Dua Warna di Pantai Baron, Fenomena Langka yang Bikin Takjub
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index