By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pengguna Kereta Petani dan Pedagang Terus Meningkat pada Pekan Pertama Operasional
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pengguna Kereta Petani dan Pedagang Terus Meningkat pada Pekan Pertama Operasional

Terkini

Pengguna Kereta Petani dan Pedagang Terus Meningkat pada Pekan Pertama Operasional

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
KAI Commuter mulai mengoperasikan layanan Kereta Khusus Petani dan Pedagang rute Merak-Rangkasbitung pada 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000. (Foto : CNN Indonesia/KAI)
KAI Commuter mulai mengoperasikan layanan Kereta Khusus Petani dan Pedagang rute Merak-Rangkasbitung pada 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000. (Foto : CNN Indonesia/KAI)
SHARE

Jakarta, Inversi – KAI Commuter melaporkan adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang sejak layanan ini resmi beroperasi pada 1 Desember 2025. Kereta khusus yang dirangkai dengan Commuter Line Merak tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas petani dan pedagang dalam mengangkut komoditas secara lebih efisien dan terjangkau.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terlihat jelas pada pekan pertama.

“Selama minggu pertama total pengguna Kereta Petani dan Pedagang sebanyak 844 orang,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pada hari pertama pengoperasian, tercatat 96 penumpang menggunakan layanan ini. Seiring berjalannya waktu, rata-rata pengguna harian meningkat menjadi 121 orang, atau naik sekitar 26 persen dibanding hari pertama.

Lonjakan tertinggi terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025, dengan jumlah pengguna mencapai 140 orang. Menurut Karina, tren tersebut menunjukkan bahwa layanan baru ini mulai dipahami dan dimanfaatkan sebagai alternatif transportasi yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap layanan tersebut dapat terus memperluas akses distribusi komoditas di wilayah sekitar jalur operasional.

Dalam pelaksanaannya, KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan Kereta Petani dan Pedagang setiap hari. Berdasarkan catatan perusahaan, Stasiun Cikeusal menjadi lokasi dengan jumlah pengguna terbanyak yaitu 287 orang, disusul Stasiun Rangkasbitung sebanyak 167 pengguna, dan Stasiun Serang sebanyak 119 pengguna. Pola perjalanan menunjukkan kepadatan tertinggi pada waktu pagi hari ketika petani dan pedagang membawa komoditas menuju pasar.

Untuk mendukung kenyamanan, KAI Commuter menerapkan mekanisme registrasi melalui loket stasiun guna mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang. Melalui kartu ini, pemiliknya dapat melakukan pemesanan serta pembelian tiket hingga tujuh hari sebelum keberangkatan di seluruh loket layanan Commuter Line Merak. Pemegang kartu juga diberi fasilitas masuk lebih awal ke ruang tunggu, yakni dua jam sebelum jadwal keberangkatan, guna memudahkan pengguna yang membawa barang dalam jumlah besar.

Karina menegaskan bahwa evaluasi operasional akan terus dilakukan secara berkala agar layanan dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna yang sebagian besar adalah pelaku ekonomi rakyat. Langkah-langkah peningkatan kapasitas dan kenyamanan operasional menjadi fokus KAI Commuter pada tahap awal implementasi layanan ini.

Dari sisi tarif, pemerintah menetapkan harga Rp 3.000 per orang untuk perjalanan rute Merak hingga Rangkasbitung dan sebaliknya. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Arif Anwar menjelaskan bahwa tarif tersebut ditetapkan melalui skema public service obligation atau PSO.

Baca Juga :

Kandungan BBM Alternatif Bobibos dan Potensinya untuk Indonesia
7 Tips Menghilangkan Bau Kaki Pakai Cuka Apel

“Kami instruksikan kepada KAI Commuter untuk mematok tarif kereta petani dan pedagang pada harga Rp 3.000 seperti layanan Commuter Line Merak agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Arif menerangkan bahwa PSO merupakan bentuk subsidi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk memastikan layanan transportasi publik tetap terjangkau seluruh lapisan masyarakat. Layanan kereta bagi petani dan pedagang telah diperkenalkan sejak awal November sebagai inovasi untuk memperbaiki rantai distribusi komoditas rakyat di wilayah Banten dan sekitarnya.

Dengan meningkatnya jumlah pengguna pada pekan pertama, KAI Commuter menilai layanan ini semakin relevan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan akses transportasi yang terjangkau, terjadwal, dan mampu mengakomodasi kebutuhan logistik harian. Evaluasi lanjutan diharapkan dapat memperkuat peran Kereta Petani dan Pedagang sebagai solusi mobilitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga : https://inversi.id/kereta-khusus-petani-dan-pedagang-resmi-beroperasi-tarif-rp-3-000-jadi-upaya-perkuat-distribusi-lokal/

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:KAIKereta ApiPedagangPetani
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Viral Video Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh. (Foto : Sreenshot Video) TNI Klarifikasi Video Viral Cegat Kapal Bantuan di Aceh, Tegaskan Pelaku Bukan Anggota GAM
Next Article Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemukan tumpukan sampah di Bojongsoang yang ditengarai jadi penyebab banjir. (Foto: Screenshot dedimulyadiofficial_) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Penyebab Banjir Bandung dan Tegaskan Langkah Penataan Sungai
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index