By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
9 hours ago
Share
4 Min Read
Seluruh pemain mengerumuni Ousmane Dembélé usai mencetak gol kedua Prancis saat mengalahkan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 di di Stadion Boston, AS Kamis (9/7/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

BOSTON – Tim nasional Prancis semakin menunjukkan diri sebagai kandidat terkuat menjuarai Piala Dunia 2026. Di bawah racikan pelatih Didier Deschamps, Les Bleus tidak lagi dikenal sebagai tim yang mengandalkan permainan pragmatis. Sebaliknya, mereka kini tampil dengan gaya sepak bola modern, agresif, dan sangat menyerang yang membuat setiap lawan berada di bawah tekanan.

Transformasi itu kembali terlihat saat Prancis menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final di Stadion Boston, AS Kamis (9/7/2026) waktu setempat. Meski skor identik dengan kemenangan atas Maroko pada semifinal Piala Dunia Qatar 2022, cara bermain Prancis kali ini jauh berbeda.

Pelatih Didier Deschamps telah berhasil mengubah wajah permainan Prancis hanya dalam satu siklus Piala Dunia. Jika empat tahun lalu Prancis menang lewat pendekatan yang lebih defensif dan efisien, kini mereka mengandalkan lini depan yang bebas berkreasi dengan tekanan tinggi sejak menit pertama.

Duet Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele kembali menjadi motor serangan. Kombinasi keduanya mengantar Prancis melangkah ke semifinal sekaligus mempertegas keberhasilan revolusi taktik Deschamps.

Sepanjang babak pertama, Prancis terus menekan pertahanan Maroko. Intensitas high pressing membuat wakil Afrika itu kesulitan mengembangkan permainan, terlebih tanpa kehadiran Ismael Saibari sebagai tumpuan di lini depan. Kiper Yassine Bounou memang beberapa kali menggagalkan peluang, termasuk dari Désiré Doué, namun dominasi permainan sepenuhnya berada di tangan Les Bleus.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60 melalui aksi Mbappe setelah sebelumnya ia juga memperoleh hadiah penalti meski gagal dimaksimalkan. Tidak lama berselang, Dembele menggandakan keunggulan Prancis sebelum Mbappe harus ditarik keluar akibat mengalami masalah pada pergelangan kaki.

Meski penguasaan bola akhirnya sedikit kalah dari Maroko, Prancis tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Lini tengah tampil solid berkat performa impresif Manu Koné, sementara lini belakang nyaris tidak mendapat ancaman berarti.

Gelandang Adrien Rabiot bahkan menegaskan keyakinan para pemain terhadap kekuatan timnya. “Kami merasa mereka tidak berbahaya ketika menguasai bola. Kami merasa tidak perlu takut kepada mereka,” ujar Rabiot dikutip dari The Guardian.

Menurut Raphaël Jucobin, perubahan terbesar Prancis terletak pada keberanian Deschamps melepas pendekatan konservatif yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khasnya. Kini, Les Bleus bermain dengan rotasi antarlini yang dinamis, pergerakan tanpa bola yang agresif, serta kombinasi cepat antara Mbappe, Dembele, dan Michael Olise yang terus menciptakan peluang.

Baca Juga :

4 Tips Buka Puasa dengan Benar dan Sehat
Usung Tema ‘Air Mata Air’, Festival Film Anak Bangsa 2025 Digelar di Kudus

Meski demikian, Deschamps mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir. “Semakin berkualitas lawan yang dihadapi, semakin klinis Anda harus memanfaatkan peluang,” tegas Deschamps dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Prancis belum mencapai performa terbaiknya. Ironisnya bagi para pesaing, Les Bleus sudah mampu mendominasi pertandingan meski efektivitas penyelesaian akhirnya masih bisa ditingkatkan.

Kini tantangan yang lebih besar menanti. Prancis akan meninggalkan East Coast Amerika Serikat menuju Dallas untuk menghadapi semifinal, dengan kemungkinan bertemu Spanyol atau Belgia, dua tim yang memiliki kualitas serangan jauh lebih tajam dibanding lawan-lawan sebelumnya.

Namun melihat transformasi permainan yang begitu modern, cepat, dan menyerang di bawah Didier Deschamps, banyak pihak mulai menempatkan Prancis sebagai favorit utama menjuarai Piala Dunia 2026. Jika ketajaman lini depan semakin efektif, Les Bleus berpeluang besar kembali mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola pada 19 Juli mendatang.

You Might Also Like

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:Kylian MbappeMarokopiala dunia 2026prancis
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Next Article Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Sempat Tertinggal Dua Gol, Argentina Bangkit! Singkirkan Mesir Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Dibantai Belgia 4-1, AS Tinggalkan Piala Dunia dengan Luka Mendalam

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Tangis Ronaldo Pecah! Spanyol Singkirkan Portugal Plus Mimpi Sang Legenda

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index