By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ironi di Balik Gemerlap Musik, Piyu Padi Reborn Terima Royalti Rp125 Ribu selama 2024
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ironi di Balik Gemerlap Musik, Piyu Padi Reborn Terima Royalti Rp125 Ribu selama 2024

Hiburan

Ironi di Balik Gemerlap Musik, Piyu Padi Reborn Terima Royalti Rp125 Ribu selama 2024

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Di tengah gemerlap industri musik Indonesia, muncul ironi yang mencolok: Satriyo Yudi Wahono, atau yang lebih dikenal sebagai Piyu dari Padi Reborn, hanya menerima royalti sebesar Rp125 ribu sepanjang tahun 2024. Angka ini mencerminkan ketimpangan yang mengkhawatirkan antara popularitas karya dan apresiasi finansial yang diterima oleh penciptanya.

Sebagai Ketua Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), Piyu mengungkapkan bahwa royalti yang diterimanya berasal dari hak penampilan lagu di konser, yang didistribusikan dua kali dalam setahun. Ironisnya, jumlah ini justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya, di mana ia menerima Rp300 ribu. “Padahal AKSI sudah berdiri sejak tahun 2023, kami telah melakukan advokasi dan provokasi, tapi bukannya lebih baik, malah menurun,” keluh Piyu.

Masalah ini tidak hanya dialami oleh Piyu. Musisi lain, seperti Ahmad Dhani, juga menyoroti rendahnya royalti yang dikumpulkan dari pertunjukan musik, yakni hanya Rp900 juta sepanjang tahun. Dhani mempertanyakan efektivitas sistem pengelolaan royalti yang ada, mengingat angka tersebut sangat kecil dibandingkan dengan sektor lain yang mencapai Rp140 miliar.

Menanggapi keluhan ini, pihak terkait seperti Wahana Musik Indonesia (WAMI) menjelaskan bahwa distribusi royalti didasarkan pada data penggunaan karya yang mereka terima. Namun, tantangan dalam pengumpulan data yang akurat dan transparansi dalam distribusi royalti masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Fenomena ini menyoroti urgensi reformasi dalam sistem pengelolaan royalti musik di Indonesia. Diperlukan transparansi, akurasi data, dan kerjasama antara semua pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa para pencipta lagu mendapatkan hak mereka secara adil. Tanpa perbaikan sistemik, industri musik Indonesia berisiko kehilangan semangat kreatif dari para komponis yang merasa karya mereka tidak dihargai sebagaimana mestinya.

You Might Also Like

Transformasi Hugh Jackman Jadi Robin Hood Brutal Curi Perhatian, Fans Sampai Tak Mengenalinya
Jakarta Siapkan Pesta Akbar Menuju Usia 500 Tahun, Deretan Musisi Top Siap Tampil
Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Prilly Latuconsina Siapkan Program Baru FFI 2026 untuk Cetak Sineas Masa Depan
Film Tanah Runtuh Siap Tayang, Sajikan Perjuangan Bertahan Hidup di Tengah Konflik Poso
TAGGED:MusikPAdi rebornPiyu
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Indro Warkop Kecewa, Lantaran Tak Ada Royalti dari Penayangan Ulang Film Warkop DKI
Next Article Belajar Sekali Langsung Hafal? Cobain Teknik Spaced Repetition!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Ario Bayu Ungkap Alasan Morgan Oey dan Nirina Zubir Dipilih Jadi Duta FFI 2026

4 weeks ago
Musik

Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik

4 weeks ago
Film

Jakarta Gandeng Netflix, Siap Wujudkan Ambisi Jadi Kota Sinema Asia Tenggara

4 weeks ago
Film

Gandeng Bayu Skak, Sinemart Garap Animasi Unik Berlatar Madura

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index