By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Jazz Gunung Series 2025: Saatnya Beri Panggung Buat Musisi Muda Tunjukkan Karya!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jazz Gunung Series 2025: Saatnya Beri Panggung Buat Musisi Muda Tunjukkan Karya!

Musik

Jazz Gunung Series 2025: Saatnya Beri Panggung Buat Musisi Muda Tunjukkan Karya!

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Jazz Gunung Series 2025 kembali hadir dengan membawa semangat memperkuat ekosistem jazz Indonesia sekaligus memberi ruang bagi musisi muda berbakat untuk unjuk karya. Sebagai salah satu festival jazz paling ikonik di Tanah Air, Jazz Gunung tak hanya menyajikan musik berkualitas, tetapi juga memberi panggung untuk generasi baru pelaku jazz.

Contents
Komitmen Jazz Gunung untuk Ekosistem Jazz IndonesiaMusisi Muda Wajib Punya Karya OrisinalJazz Gunung Series 2025: Tiga Seri, Dua LokasiPenampilan Musisi Muda yang DinantiRegenerasi Jazz Indonesia Dimulai dari Panggung

Dewa Budjana, gitaris legendaris sekaligus kurator Jazz Gunung Series, mengakui bahwa salah satu ciri khas festival ini adalah selalu menyelipkan nama-nama baru dari kalangan musisi muda. Meski jumlah slot mereka tidak sebanyak festival lain, keberadaan musisi muda di Jazz Gunung sangat diperhatikan.

“Yang saya suka, konsep Jazz Gunung selalu menampilkan musisi muda. Itu yang saya perhatikan sejak lama,” ujar Dewa Budjana dalam konferensi pers di Jiwa Jawa Bromo, Probolinggo, Sabtu (19/7).

Komitmen Jazz Gunung untuk Ekosistem Jazz Indonesia

Selama lebih dari satu dekade penyelenggaraan, promotor tetap konsisten mendukung perkembangan ekosistem musik jazz di Tanah Air. Festival yang digelar di ketinggian pegunungan ini tak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang edukasi, apresiasi, dan regenerasi musisi.

Menurut Dewa Budjana, dengan semakin banyaknya musisi muda berbakat, menjadi sangat penting untuk memberi mereka kesempatan tampil di panggung besar, bukan hanya di ruang-ruang kecil dengan puluhan penonton. Festival seperti Jazz Gunung bisa memberi mereka pengalaman nyata tampil di hadapan ribuan orang.

“Kami melihat jazz di Indonesia sangat besar, sangat maju. Jujur saja, kalau saya yang main jazz mungkin tanggung, menang duluan lahir saja, yang muda-muda banyak yang lebih jago, sayang kalau enggak ditampilkan,” ungkap Budjana dengan rendah hati.

Musisi Muda Wajib Punya Karya Orisinal

Jazz Gunung Series 2025.

Bagas Indyatmono, CEO Jazz Gunung Indonesia, menambahkan bahwa pihaknya memang selalu membuka pintu bagi musisi baru untuk tampil di panggung Jazz Gunung. Namun, ada syarat penting yang harus dipenuhi, para musisi muda wajib membawa karya orisinal.

“Yang utama harus punya karya sendiri, karena kita sangat menghargai mereka yang memang benar-benar punya karya. Di jazz kan biasa kalau musisinya bawain jazz standard, tapi kita punya tambahan, mereka harus punya karya sendiri,” jelas Bagas.

Karya orisinal menjadi salah satu nilai yang dijaga sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas para musisi muda. Lewat festival ini, banyak musisi jazz muda yang bahkan merasakan panggung festival pertamanya di Jazz Gunung.

Baca Juga :

Terjerat Kasus Narkoba, Epy Kusnandar Ditangkap Polisi Bersama Rekan Pemain Preman Pensiun
Alvin Lim Sebut Ferdy Sambo Tak Ditahan di Lapas Salemba, Yasonna Laoly: Gila Itu

Hal ini menjadi pengalaman penting bagi mereka, sekaligus membuka jalan untuk dikenal lebih luas di industri musik nasional maupun internasional.

Jazz Gunung Series 2025: Tiga Seri, Dua Lokasi

Tahun depan, Jazz Gunung Series 2025 akan digelar dalam tiga seri di dua destinasi alam spektakuler. Seri pertama dan kedua akan digelar di Gunung Bromo, sementara seri ketiga di Gunung Ijen.

Selain konser, juga menghadirkan Bromo Jazz Camp, sebuah program workshop musik jazz yang berlangsung pada 20–25 Juni di Rehat Bromo, Probolinggo. Program ini dirancang untuk mengembangkan bakat musisi muda melalui pembelajaran langsung dari para maestro jazz Indonesia.

“Melalui Bromo Jazz Camp, kami ingin membekali musisi muda dengan teknik, wawasan, dan mental yang lebih siap menghadapi dunia musik profesional. Workshop ini terbuka untuk siapa saja yang punya minat dan komitmen di dunia jazz,” kata Bagas.

Penampilan Musisi Muda yang Dinanti

Seperti tradisi setiap tahunnya, Jazz Gunung Series 2025 juga akan menghadirkan sejumlah penampil muda berbakat. Beberapa nama yang sudah dipastikan tampil di seri Bromo adalah Emptyyy dan Natasha Elvira.

Keduanya dipilih karena kualitas musikalitas mereka yang unik sekaligus karya-karya orisinal yang mereka hasilkan. Dengan kombinasi musisi senior dan junior di satu panggung, Jazz Gunung selalu berhasil menciptakan harmoni yang segar dan menarik untuk semua kalangan penonton.

Jazz Gunung sendiri selalu dinanti karena atmosfernya yang berbeda. Berada di alam terbuka, di ketinggian, dengan latar pegunungan yang menawan, membuat pengalaman menonton festival ini sangat khas dan tak terlupakan.

Regenerasi Jazz Indonesia Dimulai dari Panggung

Konsep Jazz Gunung yang konsisten memberi ruang bagi musisi muda patut diapresiasi. Di tengah industri musik yang kompetitif, festival seperti ini memberi pesan bahwa karya otentik tetap mendapat tempat.

Bagi musisi muda, tampil di festival sebesar Jazz Gunung adalah pembuktian diri sekaligus peluang emas untuk membuka jejaring baru. Penonton yang hadir pun bukan hanya penikmat musik lokal, melainkan juga banyak wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan musik jazz di tengah alam Indonesia.

Jazz Gunung Indonesia membuktikan bahwa membangun ekosistem musik jazz yang sehat tidak cukup dengan hanya memberi panggung bagi yang sudah mapan, tetapi juga memberi peluang pada yang muda untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan komitmen pada karya orisinal, regenerasi musisi, dan penyelenggaraan yang konsisten, Jazz Gunung Series 2025 bukan hanya festival musik, tetapi juga ruang belajar, apresiasi, dan inspirasi. Kehadiran musisi muda di panggung Jazz Gunung menjadi bukti bahwa jazz Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang.

Bagi para penikmat musik, Jazz Gunung bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga perayaan kreativitas anak bangsa yang membawa musik jazz Indonesia ke level yang lebih tinggi.

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
TAGGED:BromoJazz GunungJazz Gunung Series 2025Musisi Muda
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Strategi Branding Wirausaha Muda Menjadi Kunci Sukses Pebisnis Pemula di Era Digital
Next Article Jovial da Lopez Ajak Generasi Muda Berani Lawan Budaya Validasi Lewat Kampanye RAW
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung

3 weeks ago
Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

3 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Slank Sioapkan Kejutan di Panggung Java Jazz 2026

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index