By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Joshua Kimmich Akui Jerman Pantas Kalah dari Ekuador Meski Lolos Sebagai Juara Grup
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Joshua Kimmich Akui Jerman Pantas Kalah dari Ekuador Meski Lolos Sebagai Juara Grup

Pildun 2026

Joshua Kimmich Akui Jerman Pantas Kalah dari Ekuador Meski Lolos Sebagai Juara Grup

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi Joshua Kimmich. (Foto: ChatGPT
SHARE

INVERSI.ID – Kapten Timnas Jerman Joshua Kimmich mengakui kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 merupakan hasil yang layak diterima timnya. Menurutnya, Die Mannschaft gagal mempertahankan ritme permainan setelah mencetak gol cepat sehingga memberikan ruang bagi lawan untuk bangkit.

Pertandingan yang berlangsung sengit itu sempat berjalan sesuai rencana Jerman. Leroy Sane membuka keunggulan saat laga baru memasuki menit kedua dan membawa Die Mannschaft unggul lebih dulu.

Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Ekuador berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Nilson Angulo pada menit kesembilan sebelum Gonzalo Plata memastikan kemenangan tim Amerika Selatan melalui gol yang dicetak pada menit ke-77.

Kimmich menilai Jerman terlalu sering kehilangan penguasaan bola setelah unggul sehingga membuat Ekuador semakin percaya diri mengembangkan permainan.

“Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang. Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang dalam pertandingan. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas kami terima,” kata Kimmich yang dikutip dari ARD pada Jumat.

Meski harus mengakui keunggulan Ekuador, hasil tersebut tidak menggagalkan langkah Jerman ke babak 32 besar. Die Mannschaft tetap finis sebagai juara Grup E dengan koleksi enam poin, unggul selisih gol atas Pantai Gading yang juga mengumpulkan enam poin setelah menaklukkan Curacao dengan skor 2-0.

Penyerang Jerman Denis Undav turut mengakui keunggulan permainan Ekuador. Menurutnya, lawan tampil lebih agresif, lebih tajam, dan mampu memanfaatkan setiap momentum dengan baik sepanjang pertandingan.

“Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan kami ambil pelajaran yang tepat. Kami tidak cukup bermain langsung dan tidak mampu menciptakan banyak peluang,” ujar Undav.

Undav menegaskan kekalahan tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Jerman sebelum memasuki fase gugur. Ia berharap timnya mampu memperbaiki performa agar tidak mengulangi kesalahan yang sama saat menghadapi lawan yang lebih berat di babak 32 besar.

Baca Juga :

Rilis Single ‘Tegar’, Tissa Biani Kolaborasi dengan Sita Nursanti
Profil dan Biodata Cornelia Agatha, Artis Ngaku Pernah Dekat dengan Rizal Ramli

Kekalahan dari Ekuador sekaligus menjadi peringatan bagi Die Mannschaft meski sukses mengamankan status juara grup. Setelah unggul cepat, performa Jerman justru mengalami penurunan, sedangkan Ekuador tampil disiplin, memenangkan banyak duel, serta efektif dalam memanfaatkan peluang hingga mencatat kemenangan bersejarah atas salah satu raksasa sepak bola Eropa.

You Might Also Like

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026
Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar
Selangkah Lagi ke Final, Inggris Hancur di Menit Akhir! Argentina Bangkit Lewat Messi
Kecerdikan Spanyol Bungkam Mbappe dkk, Tiket Final Piala Dunia di Tangan
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
TAGGED:EkuadorJermanJoshua Kimmichpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi Lionell Messi. (Foto: ChatGPT) Scaloni Siapkan Rotasi Besar Argentina vs Yordania, Messi Berpotensi Diistirahatkan
Next Article Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi

Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak

Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli Antoni Selesai Dianalisis KPK

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

5 days ago
Pildun 2026

Erling Haaland: Piala Dunia 2026 Mengubah Hidup Saya Meski Norwegia Tersingkir

6 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

1 week ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index