By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kopi Merapi, Aroma Bangkit dari Abu, Rasa yang Lahir dari Lereng Gunung
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kopi Merapi, Aroma Bangkit dari Abu, Rasa yang Lahir dari Lereng Gunung

Kuliner

Kopi Merapi, Aroma Bangkit dari Abu, Rasa yang Lahir dari Lereng Gunung

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Di balik aroma kopi yang kuat dan pekat, siapa sangka ada cerita tentang ketangguhan, kebangkitan, dan harapan baru dari lereng Merapi?
Ya, Kopi Merapi, baik jenis Robusta maupun Arabica, kini jadi andalan Kabupaten Sleman nggak cuma karena rasanya yang khas, tapi juga karena nilai perjuangannya.

Pasca erupsi Merapi tahun 2010, banyak yang berubah. Termasuk lahan kopi yang dulu 800 hektar, kini menyusut jadi setengahnya. Tapi bukan Sleman namanya kalau nyerah begitu aja.

“Kopi Merapi harus jadi simbol kebangkitan dan semangat baru,” kata Bupati Sleman, Harda Kiswaya

Dan benar aja budidaya kopi Merapi sekarang makin digencarkan. Areal tanamnya makin diperluas, dari kawasan Cangkringan, Pakem, sampai Turi. Semua demi satu cita-cita: kopi lokal bisa berjaya lagi, dari kaki gunung ke meja-meja kopi seluruh Indonesia.

Lewat dukungan Dana Keistimewaan DIY, khususnya dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, pengembangan Kopi Merapi terutama jenis Robusta terus didorong. Nggak cuma soal kuantitas, tapi juga kualitas. yang berfokus pada Meningkatkan produktifitas petani kopi lokal, Meningkatkan cita rasa kopi Merapi biar makin bersaing, Bikin kopi Sleman nggak kalah pamor dari kopi Gayo, Toraja, atau bahkan kopi luar negeri.

Buat anak muda yang demen ngopi, mungkin kamu belum tahu: tiap tegukan Kopi Merapi itu dukungan langsung buat ekonomi kerakyatan di lereng Merapi. Karena ini bukan cuma soal cita rasa, tapi juga keberlanjutan Petani tetap hidup, alam tetap terjaga, dan budaya tetap berjalan.

Jadi, lain kali kamu nongkrong sambil seruput kopi, coba tanya “Ini kopi dari mana, ya?” Kalau jawabannya Kopi Merapi, tahu lah kamu sekarang: itu bukan kopi biasa. Itu rasa yang tumbuh dari abu, disiram semangat, dan dipetik dengan harapan.

Siap dukung lokal sambil nikmatin aroma vulkanik dari kopi kaki Merapi?

You Might Also Like

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
MBG Jadi Mesin Ekonomi Desa: Permintaan Ayam dan Telur Meledak
Sajian Lebaran dalam Satu Meja, Makna Kebersamaan ala Rijsttafel
Sensasi Iftar Ala Negeri Tirai Bambu di Twelve Chinese Dining
11 Kuliner Halal Favorit di Glodok Imlek 2026
TAGGED:Kopi MerapiselemanYogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Mubeng Benteng, Bukan Sekadar Jalan Kaki Tengah Malam, Tapi Tirakat ala Kraton Jogja
Next Article BAEKHYUN EXO Umumkan Tur Dunia Perdana “Reverie”, Jakarta Masuk Daftar!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kuliner

Nastar dan Dumpling Jadi Simbol Kemakmuran Saat Imlek

4 months ago
Kuliner

Ragam Hidangan Imlek Sarat Makna dan Sejarah Budaya

5 months ago
Foto : General Manager Telkom Witel Yogyakarta Jateng Selatan Agus Faisal, saat membuka acara dan menyampaikan komitmen TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital dunia pendidikan (Sumber : www.telkom.co.id)
Pendidikan

Telkom dan Google Mengakselerasi Digitalisasi Akademik di Yogyakarta

5 months ago
Foto : Wali Kota Yogyakarta sedang bersalaman dengan atlet pencak silat down sindrom saat pembukaan Kejurkot Pencak Silat Antar Pelajar 2026 pada Rabu (21/1) (Sumber : Portaljogja.pikiran-rakyat.com)
Olahraga

Ratusan Pelajar Ramaikan Kejurkot Pencak Silat Kota Yogyakarta 2026

5 months ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index