Anggis Devaki kembali menyapa para penikmat musik Indonesia dengan lagu yang menyentuh hati berjudul Dirimu Yang Dulu. Dirilis pada 29 November 2024 melalui kanal YouTube HITS Records, lagu ini langsung menarik perhatian karena liriknya yang penuh emosi dan aransemen musik yang lembut. Dengan suara khas Anggis yang penuh perasaan, lagu ini menjadi salah satu karya yang paling resonan bagi generasi muda yang sedang bergulat dengan dinamika hubungan dan perubahan dalam cinta.
Dirimu Yang Dulu mengangkat tema yang sangat relatable: perubahan dalam hubungan. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merindukan versi lama dari pasangannya—versi yang dulu penuh perhatian, lembut, dan peduli. Namun seiring waktu, hubungan itu berubah. Yang tersisa hanyalah amarah, jarak, dan rasa asing.
Lirik Lagu Anggis Devaki – Dirimu Yang Dulu
Harusnya aku katakan dari dulu
Sebelum semua jadi begini
Kini terlanjur kisah sudah tak sama
Seperti awal bertemu
Kamu telah banyak berubah
Tak seperti yang kukenal dahulu hm-hm
Mana dirimu yang dahulu
Yang selalu pentingkan aku
Kini yang terdengar hanya suara amarahmu
Mana kekasihku yang dulu
Yang tak pernah bisa melihatku menangis bersedih
Mana dirimu yang dahulu
Ho-oh-oh-oh uh-oh-uh-oh oh-oh
Mana kekasihku yang dulu
Kurindukan semua masa bahagia seperti dulu
Saat tulusmu masih untukku hu-uh-oh
Kamu kini jauh berbeda
Tak seperti yang kukenal dahulu
Mana dirimu yang dahulu
Yang selalu pentingkan aku
Kini yang terdengar hanya suara amarahmu
Mana kekasihku yang dulu
Yang tak pernah bisa melihatku menangis bersedih
Mana dirimu yang dahulu hu-uh-uh
Kini hanya suara amarahmu
Mana kekasihku yang dulu
Yang pentingkan aku hu-uh hu-uh
Mana dirimu yang dulu
Kurindu dirimu yang dulu
Dirimu Yang Dulu bukan hanya lagu tentang cinta yang berubah, tetapi juga tentang kerinduan akan versi terbaik dari seseorang yang pernah kita cintai. Melalui lirik yang jujur dan aransemen yang lembut, Anggis Devaki berhasil menciptakan karya yang menyentuh dan relevan.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa dalam hubungan, perubahan bisa terjadi kapan saja. Dan ketika itu terjadi, yang tersisa hanyalah kenangan dan pertanyaan: Mana dirimu yang dahulu?
Baca Juga : https://inversi.id/lirik-lagu-alamak-rizky-febian-yang-trending-nomor-1/