inversi.id – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat Keppres No. 28 Tahun 2025. Tim ini bertugas memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, merata, dan berkelanjutan lewat sinkronisasi antar-kementerian/lembaga sampai pengawasan di lapangan. Ketua timnya: Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Laporannya langsung ke Presiden, minimal setiap tiga bulan.
Struktur Inti Tim
- Ketua: Menko Bidang Pangan (Zulkifli Hasan).
- Wakil Ketua I: Menko Pembangunan Manusia & Kebudayaan (PMK).
- Wakil Ketua II: Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
- Ketua Pelaksana Harian: Nanik S. Deyang (Wakil Kepala Badan Gizi Nasional/BGN).
- Pelaporan: minimal triwulanan ke Presiden (bisa sewaktu-waktu kalau dibutuhkan).
Tugas Utamanya Bukan Cuma Rapat-Rapat ya
Tim Koordinasi MBG bukan pelaksana teknis pembagian makanan. Mereka adalah “pusat kendali” yang mengkoordinasikan banyak pihak agar eksekusi di lapangan mulus. Tugasnya meliputi:
- Sinkronisasi kebijakan lintas kementerian/lembaga & pemda.
- Koordinasi rantai pasok (bahan, produksi, distribusi).
- Monitoring & evaluasi capaian di lapangan.
- Pengendalian penyelenggaraan agar tepat sasaran dan efisien.
Kepala BGN Dadan Hindayana juga menegaskan beda peran:
- BGN fokus menyelenggarakan (eksekusi program MBG).
- Tim Koordinasi fokus mengkoordinasikan hal lintas sektor—dari pasokan sampai pengawasan. Keduanya sama-sama melapor ke Presiden.
Skala MBG raksasa pemerintah menargetkan puluhan juta penerima. Karena itu, urusan kelembagaan & tata kelola harus kompak. Kementerian PANRB, misalnya, menyebut penguatan unit-unit BGN di daerah penting agar penyediaan & distribusi makanan berjalan rapi dan kolaboratif.
Selain Keppres Tim Koordinasi, pemerintah juga menyiapkan Perpres Tata Kelola MBG dan Perpres Struktur Organisasi & Tata Kerja tujuannya supaya desain besar program, alur kerja, dan wewenang tiap instansi jelas di atas kertas.
- Payung hukum ada: Keppres 28/2025 jadi dasar pembentukan tim.
- Komando jelas: Ketua tim Menko Pangan (Zulhas); ada dua wakil menko. Laporan langsung ke Presiden.
- Operator lapangan: BGN menjalankan program, Tim Koordinasi memastikan lintas sektor berjalan serasi.
- Ketua harian: Nanik S. Deyang memimpin operasional harian koordinasi.
- Regulasi lanjutan: Perpres-perpres teknis disiapkan agar tata kelola makin presisi.
Karena melibatkan banyak instansi dan wilayah berbeda, tantangan MBG biasanya ada di logistik, data penerima, standar gizi, dan kecepatan distribusi. Dengan struktur koordinasi baru ini, pemerintah ingin memastikan masalah lintas sektor bisa diselesaikan cepat tanpa saling tunggu. Sejumlah pihak di DPR juga mendorong agar pembentukan tim ini memperketat tata kelola supaya program benar-benar tepat sasaran.
Tim Koordinasi MBG adalah “otak koordinasi” di pusat yang menjaga agar program makan bergizi gratis jalan serentak, rapi, dan diawasi ketat. Dengan pembagian peran yang lebih terang BGN eksekusi, tim ini sinkronisasi & kontrol harapan publiknya sederhana: anak-anak dapat gizi, anggaran tepat guna, dan laporan progres transparan ke Presiden.