INVERSI.ID – Prestasi mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED kembali mencuri perhatian dunia setelah sukses menorehkan capaian membanggakan di ajang International Walisongo Science Competition (IWSC) 2025. Kompetisi internasional bergengsi ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada 26 Juli 2025. Ajang ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai negara dan menjadi arena pembuktian kemampuan mahasiswa di bidang sains.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa prestasi mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED mampu bersaing dengan mahasiswa dari universitas ternama lainnya di tingkat internasional. Dengan membawa pulang medali emas, perak, hingga perunggu, mahasiswa UNIMED menunjukkan kualitas akademik, penelitian, serta keterampilan yang layak diapresiasi.
Tak hanya itu, prestasi mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED di IWSC 2025 juga menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Indonesia. Melalui capaian gemilang ini, mereka membuktikan bahwa anak muda Indonesia punya kapasitas untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang kimia dan sains lingkungan.
Sukses Raih Medali di Scientific Paper – Environmental Engineering
Dalam kategori Scientific Paper – Environmental Engineering, tiga tim dari Jurusan Kimia UNIMED berhasil mencatat prestasi luar biasa. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga keluar sebagai pemenang dengan raihan dua medali emas dan satu medali perak.
- Tim pertama yang meraih medali emas beranggotakan Dinda Salsabillah, Martha Elia Sagala, dan Ribka Angeli Sinaga, dengan bimbingan Dr. Ahmad Nasir Pulungan, S.Si., M.Sc..
- Tim kedua, yang juga menyabet medali emas, terdiri atas Zuky Andus Rivaldi Situmorang dan Edwin Pakpahan di bawah arahan Ibu Putri Faradilla, M.Si..
- Sementara itu, tim ketiga berhasil membawa pulang medali perak. Anggotanya adalah Grandy Sihotang, Maria S, Nurfrida S, dan Ribka Nadiati Pakpahan, dengan bimbingan Moondra Zubir, S.Si., M.Si., Ph.D.
Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga mampu menuangkan ide penelitian ke dalam karya ilmiah yang diakui secara internasional.
Prestasi di Chemistry Olympiad
Selain unggul di kategori Scientific Paper, mahasiswa UNIMED juga bersinar dalam Chemistry Olympiad. Dua mahasiswa sukses meraih penghargaan, yakni:
- Immanuel Veron Silitonga yang meraih medali emas, dengan bimbingan Moondra Zubir, S.Si., M.Si., Ph.D.
- Andhika Febrian Pulungan yang berhasil meraih medali perunggu, dibimbing oleh Dr. Ahmad Nasir Pulungan, S.Si., M.Sc.
Keberhasilan mereka di bidang olimpiade kimia menunjukkan bahwa mahasiswa UNIMED memiliki kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan pengetahuan kimia yang solid. Hal ini penting, karena olimpiade kimia bukan hanya menguji teori, tetapi juga keterampilan berpikir kritis dalam menyelesaikan persoalan kompleks.
Total 11 Mahasiswa Kimia UNIMED Sumbang Prestasi Internasional
Secara keseluruhan, ada 11 mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED yang terlibat aktif dalam ajang IWSC 2025. Mereka berhasil menyumbangkan total penghargaan yang membanggakan:
- 2 Medali Emas di kategori Scientific Paper
- 1 Medali Perak di kategori Scientific Paper
- 1 Medali Emas di Chemistry Olympiad
- 1 Medali Perunggu di Chemistry Olympiad
Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa UNIMED memiliki potensi besar untuk terus berprestasi dan bersaing di ajang internasional. Lebih dari itu, capaian ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk tidak takut mencoba, berinovasi, dan menantang diri dalam kompetisi global.
Makna Penting Prestasi Mahasiswa Kimia UNIMED
Ada beberapa hal penting yang bisa dipetik dari keberhasilan mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED dalam IWSC 2025:
- Pembuktian Kualitas Pendidikan
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan di UNIMED tidak kalah dengan universitas besar lain, baik di Indonesia maupun mancanegara. - Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa
Keberhasilan mahasiswa tak lepas dari peran dosen pembimbing yang mendukung, mengarahkan, dan membimbing mahasiswa dalam menyiapkan karya ilmiah maupun persiapan olimpiade. - Peningkatan Daya Saing Global
Dengan capaian ini, mahasiswa UNIMED kini memiliki rekam jejak internasional yang akan sangat berharga ketika mereka melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja. - Inspirasi bagi Generasi Muda
Prestasi mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED ini memberi pesan bahwa anak muda Indonesia bisa mendunia, selama mereka mau belajar, berusaha keras, dan berani bersaing.
Tentang International Walisongo Science Competition (IWSC)
International Walisongo Science Competition (IWSC) adalah ajang kompetisi internasional yang diinisiasi oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk beradu gagasan, penelitian, dan kemampuan akademik di bidang sains.
Pada tahun 2025, IWSC mengangkat tema besar mengenai pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Tidak heran jika kategori Scientific Paper – Environmental Engineering menjadi salah satu yang paling bergengsi.
Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya diuji dalam hal pengetahuan, tetapi juga bagaimana mereka bisa memberikan solusi nyata terhadap isu-isu global seperti perubahan iklim, energi terbarukan, dan keberlanjutan lingkungan.
Harapan dan Langkah ke Depan
Keberhasilan mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED dalam IWSC 2025 menjadi pijakan penting untuk langkah berikutnya. Pihak universitas tentu diharapkan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas penelitian, akses ke kompetisi internasional, maupun pengembangan soft skill mahasiswa.
Bagi mahasiswa sendiri, prestasi ini bisa menjadi awal dari pencapaian lebih besar di masa depan. Mereka tidak hanya membawa nama baik UNIMED, tetapi juga nama Indonesia di tingkat global. Harapannya, semakin banyak mahasiswa Indonesia yang berani tampil di kompetisi internasional dan mengukir prestasi gemilang.
Prestasi mahasiswa Jurusan Kimia UNIMED di ajang International Walisongo Science Competition (IWSC) 2025 menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi sains di Indonesia. Dengan raihan dua medali emas, satu perak, satu emas olimpiade kimia, dan satu perunggu, mahasiswa UNIMED berhasil mengharumkan nama almamater sekaligus bangsa.
Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini adalah simbol kerja keras, kolaborasi, dan semangat juang anak muda Indonesia. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berani bermimpi dan mewujudkannya melalui usaha nyata.