By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal

MBG

Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal

Adrian
By
Adrian
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Foto : Ilustrasi Program MBG untuk akselerasi bangsa (Sumber : bgn.id)
Foto : Ilustrasi Program MBG untuk akselerasi bangsa (Sumber : bgn.id)
SHARE

INVERSI – Upaya pemerintah dalam mengejar target 25,77 juta penerima manfaat kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (kelompok 3B) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapatkan pengawalan ketat dari DPR RI.

Contents
Menutup Celah Cakupan Melalui PendampinganIntegrasi Data dan Pemberdayaan Ekonomi

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menekankan bahwa di tengah upaya perluasan jangkauan program, aspek pemberdayaan ekonomi lokal melalui penyerapan hasil pertanian dan produk UMKM harus menjadi prioritas utama.

“Kita tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah penerima manfaat semata, tetapi juga pada bagaimana proses penyediaan makanan tersebut mampu menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Optimalisasi potensi lokal adalah cara paling efektif untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan pasokan pangan,” tegas Saan Mustopa.

Menutup Celah Cakupan Melalui Pendampingan

Pernyataan Saan Mustopa menjadi relevan saat meninjau laporan Kemendukbangga/BKKBN yang mengungkapkan bahwa cakupan program bagi kelompok 3B masih berada pada angka 38,51 persen.

Kelompok balita non-PAUD menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah karena tidak terikat pada institusi pendidikan formal. Oleh karena itu, Kemendukbangga mengerahkan lebih dari 200 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari kader KB, PKK, dan bidan untuk memastikan distribusi gizi mencapai sasaran yang paling sulit dijangkau.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan enam strategi optimalisasi, termasuk pelatihan edukasi dan penguatan peran Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Dashat dipandang sebagai model ideal untuk menyinergikan edukasi gizi dengan pemanfaatan sumber pangan lokal yang dihasilkan oleh petani dan pelaku usaha mikro di sekitar lingkungan tempat tinggal penerima manfaat.

Integrasi Data dan Pemberdayaan Ekonomi

Lebih lanjut, DPR RI mendorong agar data penerima manfaat yang dimiliki oleh Kemendukbangga dan data operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) dapat terintegrasi secara real-time.

Dengan data yang akurat, kebutuhan bahan baku makanan di setiap wilayah dapat dipetakan, sehingga pemerintah daerah dapat dengan mudah mengarahkan hasil pertanian dan produk UMKM lokal untuk menyuplai SPPG terdekat.

Baca Juga :

Festival IGORNAS 2025 Bekasi! Saat Ribuan Pelajar Tunjukkan Prestasi dan Semangat Pemuda
Penembakan Kantor MUI, Ini Deretan Orang yang Pernah Mengaku Nabi

Pola ini akan menciptakan simbiosis mutualisme yang kuat. Di satu sisi, kesehatan anak-anak dan ibu hamil terjamin melalui asupan makanan lokal yang segar. Di sisi lain, petani dan pelaku UMKM mendapatkan kepastian pasar yang berkelanjutan.

Saan Mustopa optimistis bahwa jika model pemberdayaan ekonomi ini diterapkan secara konsisten, maka target penurunan prevalensi stunting nasional menjadi 18,8 persen pada tahun 2025 bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil nyata dari transformasi ekonomi dan kesehatan yang terpadu.

Dengan total 599.918 personel pendamping di lapangan, pemerintah memiliki jaringan yang cukup luas untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dalam Program MBG kembali kepada masyarakat melalui pembelian produk-produk lokal berkualitas.

Ke depan, sinkronisasi kebijakan antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan nasional yang dimulai dari piring makan anak-anak Indonesia.

You Might Also Like

Anggaran MBG 2026 Dipangkas, BGN Prioritaskan Kualitas Penerima Manfaat
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Presiden Prabowo Apresiasi Dapur MBG Polri: Terbaik di Indonesia”
Kejari Kudus Panggil 78 Mitra SPPG Program MBG untuk Klarifikasi Administrasi
Presiden Prabowo Puji Standar Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Polri
TAGGED:DPREkonomiEkonomi DaerahPemerintahSinergi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Ilustrasi Program MBG Indonesia (Sumber : bgn.go.id) Kawal Program MBG, Bali Suarakan Dukungan & Perbaikan Tata Kelola
Next Article Foto : Ilustrasi program MBG untuk masyarakat indonesia (Sumber : bgn.go.id) Partisipasi Publik Kawal Program Strategis: Masyarakat Bali Sampaikan Aspirasi MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan dukungan Polri terhadap kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Polri Perkuat Ketahanan Pangan: Operasikan 828 Dapur Gizi untuk 3,5 Juta Penerima Manfaat

3 weeks ago
Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang dan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn.) Trenggono (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Perkuat Sinergi, BGN Koordinasi dengan Pimpinan DPR RI demi Akselerasi MBG

3 weeks ago
Olahraga

DPR Ketok Palu, Mitchell Baker dan Luke Vickery Selangkah Lagi Perkuat Timnas Indonesia

3 weeks ago
Foto : Mantan Menteri Keuangan RI Fuad Bawazier menilai penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : prabowosubianto.com)
MBG

Fuad Bawazier Optimistis Program MBG Capai Kematangan di Tahun Ketiga

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index