By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Menpora Erick Thohir Tanggapi Larangan IOC: “Kami Tetap Melaksanakan Blueprint Olahraga Nasional dan Aktif di Pentas Internasional”
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menpora Erick Thohir Tanggapi Larangan IOC: “Kami Tetap Melaksanakan Blueprint Olahraga Nasional dan Aktif di Pentas Internasional”

Olahraga

Menpora Erick Thohir Tanggapi Larangan IOC: “Kami Tetap Melaksanakan Blueprint Olahraga Nasional dan Aktif di Pentas Internasional”

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
9 months ago
Share
3 Min Read
Menpora Erick Thohir dan Presiden Prabowo
Menpora Erick Thohir dan Presiden Prabowo
SHARE

JAKARTA – Menyusul keputusan IOC yang merekomendasikan agar federasi olahraga internasional tidak menggelar ajang di Indonesia akibat pemerintah Indonesia menolak penerbitan visa bagi delegasi Israel pada 53rd FIG World Artistic Gymnastics Championships di Jakarta, Menpora Erick Thohir langsung angkat bicara.

Menurut Menpora, langkah pemerintah menolak kedatangan delegasi Israel bukan tanpa dasar. Pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), katanya, berpegang pada prinsip menjaga keamanan dan ketertiban umum serta kepentingan publik dalam penyelenggaraan event internasional.

“Kami di Kemenpora, sebagai wakil Pemerintah Indonesia, berpegang pada prinsip untuk menjaga keamanan, ketertiban umum dan kepentingan publik dalam setiap penyelenggaraan event internasional,” ujar Menpora Erick.

“Langkah ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini juga berdasarkan UUD 1945 yang menghormati keamanan dan ketertiban umum dan juga kewajiban Pemerintah Negara Indonesia untuk melaksanakan ketertiban dunia.”


(Kutipan berdasarkan pernyataan yang telah disampaikan.)

Menpora juga menegaskan bahwa karena Indonesia memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, maka keputusan untuk mencegah kedatangan delegasi tersebut merupakan hal yang sudah dipertimbangkan secara matang. Namun, dia menyadari bahwa keputusan tersebut membawa konsekuensi besar: yakni, IOC menyatakan bahwa Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah untuk kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, atau konferensi di bawah payung Olimpiade hingga ada jaminan akses tanpa diskriminasi.

Meskipun demikian, Menpora Erick menegaskan bahwa Pemerintah tetap punya komitmen kuat terhadap pembangunan olahraga nasional dan akan terus aktif dalam ajang internasional. “Kemenpora dan Pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional, termasuk penguatan 17 cabang olahraga unggulan serta pembangunan pusat latihan tim nasional,” ujarnya. Lebih lanjut ia menyatakan: “Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, maupun dunia, sehingga olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kedigdayaan bangsa di mata dunia.”

Meski menghadapi potensi sanksi ataupun pembatasan dari IOC dan federasi internasional, Pemerintah memilih fokus ke internal: memperkuat fondasi olahraga nasional – dari pemuda, pelatihan atlet, hingga pembangunan infrastruktur – agar saat kesempatan datang, Indonesia siap tampil kuat.

Beberapa catatan penting:

  • IOC menyebut bahwa semua atlet, tim, dan pejabat olahraga yang memenuhi syarat harus bisa berpartisipasi dalam kompetisi internasional tanpa diskriminasi dari negara tuan-rumah, sesuai Piagam Olimpiade.
  • Media juga melaporkan bahwa situasi ini dianggap sebagai tantangan serius terhadap sistem Olimpiade, karena jika negara tuan-rumah bisa menolak atlet dari negara tertentu berdasarkan kewarganegaraan, maka prinsip “satu dunia, satu olahraga” bisa terganggu.
  • Menpora Erick menegaskan bahwa, terlepas dari isu diplomatik dan politik, Indonesia akan tetap aktif menghadiri dan berkontribusi di ajang olahraga internasional — hanya saja sebagai peserta, bukan sebagai tuan rumah untuk sementara waktu sampai kejelasan akses diberikan.

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Persija Resmi Datangkan Denis Kolinger, Bek Kroasia Siap Perkokoh Lini Belakang
Balas Dendam Tuntas! Jannik Sinner Lolos ke Final Wimbledon Usai Kalahkan Novak Djokovic
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
TAGGED:2025Erick ThohirInternasionalKemenporaMenporaolahragaPrabowoPresiden Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kampung Rimba by Anrha - Puncak Bogor 10 Destinasi Wisata Camping dan Glamping di Puncak Bogor yang Wajib Kamu Coba: Healing Estetik di Tengah Alam
Next Article Elma Dae dan Yovie Widianto Hadirkan ‘Cinta Terindah’, Lagu yang Pahit Tapi Penuh Keindahan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan

4 days ago
Olahraga

Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index