Halo Inversi! Prestasi kece lagi-lagi datang dari Malang, nih! Dua siswa MTs Almaarif 01 Singosari berhasil bikin bendera Indonesia berkibar makin tinggi di ajang ASEAN Students Championship 2025 yang digelar di Universiti Malaysia Terengganu (UMT), 28 September – 4 Oktober 2025.
Dari tiga delegasi yang dikirim, dua di antaranya sukses bawa pulang bronze medal buat kategori
Mathematical Olympiad dan English Proficiency Test.
Para jagoan muda itu adalah Raysha Arsen Javas Nararya, Wafia Izzah As-Shofa, dan Zahwa Qoneeta Alisya Cindarbumi. Ajang ini bukan kaleng-kaleng, guys, karena diikuti 826 peserta dari 7 negara ASEAN. Selain lomba, mereka juga ikut kegiatan keren lain kayak pertunjukan seni budaya, workshop pariwisata, sampai ngobrol soal lingkungan bareng pelajar se-ASEAN.
Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, bangga banget sama capaian anak-anak didiknya. Beliau bilang ini jadi bukti nyata kalau madrasah juga bisa cetak generasi berprestasi yang siap bersaing level internasional.
Selain medali, ada kabar seru lain: madrasah ini juga tandatangan MoU dengan sekolah-sekolah luar negeri, termasuk di Malaysia dan Penang. Jadi makin luas deh jejaring internasionalnya!
Cerita Seru Para Juara
Pengalaman ikut kompetisi internasional ternyata nggak cuma soal medali. Buat Wafia, awalnya sempat minder, tapi ternyata seru banget karena bisa kenal banyak teman baru dari negara lain. Sementara Zahwa mengaku kaget pas namanya diumumkan jadi peraih medali.
“Nggak nyangka bisa menang, tapi ternyata usaha nggak pernah bohong,” katanya senyum puas.
Beda lagi dengan Raysha. Menurutnya, event ini bikin dia punya pandangan baru tentang cara belajar dan budaya anak-anak ASEAN. Katanya, seru banget bisa tukar cerita sama teman dari Thailand, Kamboja, dan Malaysia.
Peran Guru & Orang Tua yang Luar Biasa
Prestasi ini jelas bukan hasil instan. Pembina siswa, Rokhim, bilang kalau anak-anak udah dipersiapin matang, baik akademik maupun mental. Latihan intensif, bimbingan guru, support orang tua, sampai koordinasi sama panitia pusat semuanya jadi kunci sukses. Kolaborasi inilah yang bikin mereka bisa tampil maksimal di panggung internasional.
Dengan dua medali internasional plus kerja sama lintas negara, MTs Almaarif 01 Singosari makin nunjukkin diri sebagai madrasah berprestasi sekaligus punya visi global. Ketua Yayasan Almaarif, KH Anas Noor, juga ngasih apresiasi tinggi dan berharap prestasi ini bisa jadi semangat buat generasi selanjutnya.
“Prestasi ini bukti kalau anak muda kita bisa banget bersaing di level dunia. Tinggal terus diasah biar makin keren dan mendunia,” tegasnya.
✨ Dari Malang untuk dunia, cerita ini buktiin kalau mimpi besar bisa banget diwujudkan asal ada kerja keras, doa, dan dukungan penuh dari semua pihak. Salut buat para pejuang muda MTs Almaarif 01 Singosari!