By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Generasi Muda Jadi Harapan Ketahanan Pangan di Svarna Bhumi Award 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Generasi Muda Jadi Harapan Ketahanan Pangan di Svarna Bhumi Award 2025

Event

Generasi Muda Jadi Harapan Ketahanan Pangan di Svarna Bhumi Award 2025

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Svarna Bhumi Award 2025 kembali digelar sebagai bentuk penghargaan bagi para pahlawan pangan Indonesia yang telah berjasa memperkuat ketahanan pangan nasional. Ajang ini sekaligus menunjukkan peran penting generasi muda di bidang pertanian, sebuah sinyal positif bagi masa depan pangan negeri.

Contents
Dewan Juri dari Berbagai Latar BelakangGenerasi Muda Jadi Sorotan UtamaTantangan Ketahanan Pangan yang Semakin KompleksInspirasi bagi Anak Muda Indonesia

Ajang Svarna Bhumi Award 2025 ini untuk ketiga kalinya diadakan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bekerja sama dengan program Kick Andy Metro TV dan platform donasi Benih Baik. Proses panjang penjurian telah dilakukan untuk memilih para kandidat terbaik yang benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat melalui aksi-aksi nyata di sektor pertanian dan pangan.

“Para peserta ini adalah finalis yang sudah melalui seleksi ketat. Prestasi mereka nyata dalam memberi manfaat kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” ujar Direktur SDM, Tata Kelola, dan Manajemen Risiko PT Pupuk Indonesia (Persero), Tina T Kemala Intan, saat memberikan keterangan pers terkait Svarna Bhumi Award 2025.

Penghargaan ini diharapkan bisa meningkatkan semangat para pejuang pangan, baik yang sudah lama mengabdikan diri maupun mereka yang baru memulai, untuk terus berinovasi. Sebab, ketahanan pangan adalah isu penting yang berdampak langsung pada kesejahteraan bangsa.

Dewan Juri dari Berbagai Latar Belakang

Proses penjurian Svarna Bhumi Award 2025 melibatkan para tokoh ternama dari berbagai bidang, sehingga penilaian dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Dewan juri terdiri dari:

  • Direktur SDM dan Umum PT Pupuk Indonesia (Persero), Tina T Kemala Intan
  • Jurnalis senior sekaligus pembawa acara Kick Andy, Andy F Noya
  • Aktivis sosial dan lingkungan hidup, Tri Mumpuni
  • Akademisi sekaligus pendiri Rumah Perubahan, Rhenald Kasali
  • Aktris muda dan pegiat sosial, Prilly Latuconsina

Kehadiran juri lintas bidang ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya soal teknis pertanian, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan komunitas.

“Kolaborasi berbagai pihak penting untuk mendukung sektor pangan. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa penghargaan ini tidak hanya melihat dari sisi produktivitas, tetapi juga keberlanjutan dan dampaknya bagi masyarakat,” tambah Tri Mumpuni, yang dikenal sebagai aktivis energi dan lingkungan.

Generasi Muda Jadi Sorotan Utama

Hal yang paling menonjol dalam gelaran tahun ini adalah semakin banyaknya generasi muda yang tampil sebagai kandidat penerima penghargaan. Fenomena ini menjadi harapan baru bagi regenerasi sektor pertanian di Indonesia yang selama ini dianggap kekurangan peminat dari kalangan muda.

“Banyak di antara kandidat itu usianya masih muda. Ini sinyal baik bahwa ada regenerasi di dunia pertanian. Kami berharap ketahanan pangan yang menjadi tujuan pemerintah bisa tercapai,” jelas Andy F Noya.

Baca Juga :

Skill Digital yang Wajib Dimiliki Anak Muda Zaman Sekarang untuk Bertahan di Era Modern
Momen Personel NCT DoJaeJung Kunjungi Rumah Raffi Ahmad hingga Ngobrol Bareng Rafathar

Para pemuda ini hadir dengan inovasi, kreativitas, dan semangat baru dalam mengelola lahan pertanian, teknologi pangan, hingga pemberdayaan masyarakat desa. Peran mereka sekaligus membuktikan bahwa sektor pertanian bisa menjadi bidang yang menarik dan prospektif, bukan sekadar pekerjaan tradisional yang dianggap ketinggalan zaman.

Beberapa di antara mereka memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi pemasaran hasil tani, sistem irigasi pintar (smart farming), hingga membangun komunitas pertanian organik yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan modern, mereka mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memberdayakan petani lokal.

Tantangan Ketahanan Pangan yang Semakin Kompleks

Pangan adalah kebutuhan dasar manusia, sehingga ketahanannya menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Namun, tantangan yang dihadapi cukup kompleks, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, krisis air, hingga penurunan jumlah petani aktif.

Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa jumlah petani berusia di bawah 40 tahun masih kurang dari 30 persen dari total petani aktif di Indonesia. Kondisi ini cukup memprihatinkan, mengingat regenerasi petani sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pangan.

Di sinilah peran para pahlawan pangan yang dihargai melalui Svarna Bhumi Award menjadi penting. Mereka hadir dengan solusi-solusi kreatif untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan yang cukup, sehat, dan berkelanjutan.

PT Pupuk Indonesia sebagai salah satu BUMN strategis di bidang pupuk berkomitmen untuk terus mendukung program-program semacam ini. Harapannya, penghargaan ini mampu memotivasi lebih banyak individu dan komunitas untuk ikut terlibat menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Inspirasi bagi Anak Muda Indonesia

Bagi para anak muda, ajang penghargaan seperti Svarna Bhumi Award 2025 juga menjadi ajakan untuk melihat sektor pertanian dari perspektif baru. Kini pertanian identik dengan inovasi teknologi seperti hidroponik, urban farming, hingga ekowisata berbasis pangan.

Anak muda bisa berperan bukan hanya sebagai petani, tetapi juga sebagai wirausahawan sosial, inovator teknologi, hingga influencer yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pangan berkelanjutan.

“Anak muda harus melihat bahwa pangan bukan hanya urusan petani desa, tapi juga tantangan global yang bisa kita pecahkan bersama dengan cara modern,” pesan Prilly Latuconsina, salah satu juri termuda.

Dengan semangat ini, generasi muda diharapkan menjadi motor penggerak pertanian masa depan yang lebih modern, produktif, dan ramah lingkungan. Kehadiran mereka sekaligus membawa angin segar bagi industri pertanian yang selama ini dianggap monoton.

Ajang Svarna Bhumi Award 2025 bukan sekadar penghargaan, tetapi juga momentum penting untuk mengingatkan kita bahwa pangan adalah urusan bersama. Kehadiran generasi muda di bidang ini memberi harapan baru bagi ketahanan pangan Indonesia. Semoga lebih banyak lagi anak muda yang terinspirasi untuk terjun ke sektor pertanian dan menjadi pahlawan pangan di masa depan.

Apresiasi seperti ini juga penting sebagai bentuk pengakuan bagi kerja keras mereka yang bekerja dalam diam, memastikan setiap rumah tangga di Indonesia tetap punya makanan di meja. Dengan kolaborasi berbagai pihak, ketahanan pangan bukan sekadar mimpi, tetapi visi nyata yang bisa kita wujudkan bersama.***

You Might Also Like

Polri Perkuat Ketahanan Pangan: Operasikan 828 Dapur Gizi untuk 3,5 Juta Penerima Manfaat
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
TAGGED:Anak MudaGenerasi mudaketahanan panganSvarna Bhumi Award
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Apa Itu Beasiswa Talent Scouting? Begini Cara Dapatnya!
Next Article Strategi Branding Wirausaha Muda Menjadi Kunci Sukses Pebisnis Pemula di Era Digital
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia

1 month ago
Ekonomi

Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Tetap Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah

1 month ago
Event

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta

1 month ago
EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index