By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Cerita Pemudik Jakarta Pekanbaru, Tertolong Colokan Bus Saat Macet Parah di Pelabuhan Merak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cerita Pemudik Jakarta Pekanbaru, Tertolong Colokan Bus Saat Macet Parah di Pelabuhan Merak

Terkini

Cerita Pemudik Jakarta Pekanbaru, Tertolong Colokan Bus Saat Macet Parah di Pelabuhan Merak

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
6 Min Read
SHARE

Cerita pemudik sekaligus penumpang bus, Natio sempat terkesiap mendengar rengek putranya yang masih balita meminta pulang ke rumah saat perjalanan mudik ke kampung halamannya Pekan Baru.

Teriakan itu sempat memecah suasana perjalanan malam saat melintas di Tol arah Pelabuhan Merak. Cerita pemudik ini, padahal perjalanan malam itu baru dua jam dari rumah.

Pekerja di perusahaan swasta ini sempat panik mendapati Tedja anaknya minta pulang ke rumah. Saat itu, bus Lorena yang membawa pulang mudik Natio dan keluarga dari Depok ke Pekan Baru terjebak macet saat akan masuk ke Pelabuhan Merah, Cilegon, Banten.

Hampir empat jam lebih, bus antri untuk masuk ke lambung kapal fery untuk menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Ini merupakan kali pertama Tedja Natio Wijaya Utomo berpergian panjang menggunakan kendaraan umum bus. Sebelumnya sempat terfikir untuk pulang kampung menggunakan jalur udara. Namun begitu melakukan pengecekan harga tiket pesawat tidak masuk akal.

Baca juga: Serunya Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Buat Pemudik Merasa Beruntung

Empat hari menjelang hari H, pekerja bagian IT ini mengecek harga tiket pesawat itu menembus Rp 3,2 juta. Kemudian H-2 harga itu kembali lompat menjadi Rp 5,4 juta. Padahal harga tiket normal hanya Rp 1,5 juta.

“Memang perjalanan lebih cepat, hanya dua sampai tiga jam. Tapi harga tiket mahal banget,” ujarnya.

Latar belakang ini, lanjut Natio yang membuat dirinya memutuskan untuk memilih bus Lorena jurusan Jakarta-Pekan Baru dalam perjalanan mudik Lebaran 2024 ini. Walaupun harga tiket bus tahun ini Rp 900.000 per orang.

Baca Juga :

Deretan Prestasi Timnas Indonesia di Kancah Internasional
Squid Game Season 3, Pertarungan Makin Sengit, Nasib Gi-hun di Ujung Tanduk

Tentu saja, bus yang dipilih terbilang nyaman dengan fasilitas AC, toilet, serta kursi empuk yang sandarannya bisa disetting serta dilengkapi pijakan kaki. Natio berangkat dari rumah pada Jumat (5/4/2024) malam hari.

Keputusan berangkat malam hari dari pool bus Lorena Jalan Tb Simatupang, Jakarta Selatan ini dilakukan guna menghindari penumpukan kendaraan. Namun prediksi itu tidak salah, bus yang mengangkut ia dan keluarga kecilnya itu terjebak macet saat hendak masuk ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

“Saya kena macet di Pelabuhan Merak, empat jam baru bisa masuk ke kapal,” ujar Natio.

Pekerja bagian IT di perusahaan swasta ini bercerita kalau Tedja merengek karena jenuh dengan suasana dalam bus. Puncaknya ia meminta pulang saat bus tak kunjung bergerak selama berjam-jam di Pelabuhan Merak.

123Next Page

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Profil dan Biodata Melitha Sidabutar, Penyanyi Rohani Alumni Ajang Indonesian Idol
Next Article Fakta-fakta Melitha Sidabutar Kembaran Melisha yang Meninggal Dunia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index