By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-fakta Tol Bocimi Longsor, hingga Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2024
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Tol Bocimi Longsor, hingga Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2024

Terkini

Fakta-fakta Tol Bocimi Longsor, hingga Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2024

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan bahwa lokasi longsor di Tol Bocimi Km 64 telah memasuki zona kerentanan terhadap gerakan tanah. Kondisi ini diduga disebabkan oleh erosi akibat tingginya curah hujan.

Kondisi kerentanan tanah di sekitar lokasi dikategorikan sebagai menengah, ditandai dengan warna kuning pada peta gerakan tanah.

“Di sini dapat diartikan bahwa (lokasi) mempunyai tingkat kerentanan menengah untuk terjadi gerakan tanah,” ujar Kepala Tim Kerja Gerakan Tanah PVMBG, Oktory Prambada, dilansir Antara.

Oktory menjelaskan bahwa gerakan tanah dapat terjadi terutama di daerah yang berdekatan dengan lembah sungai, tebing jalan, atau saat lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama pun bisa aktif kembali, terutama setelah curah hujan yang tinggi.

Baca Juga: 155 Ribu Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Mudik Lebaran 2024, Ini Pesan Kapolri

Menurutnya, lokasi kejadian gerakan tanah berada pada bagian permukaan yang merupakan endapan vulkanik Gunung Gede Pangrango, dan ada banyak faktor yang menyebabkan suatu daerah termasuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah.

Beberapa faktor pengontrol meliputi geomorfologi, geologi dan struktur geologi, pelapukan, jenis tanah atau batuan, geohidrologi, serta tata guna lahan.

Pemicu gerakan tanah bisa berasal dari getaran atau gempa bumi, curah hujan, aktivitas manusia, dan infiltrasi air ke dalam lereng.

“Longsor diduga terjadi karena gerusan air akibat curah hujan yang lebat di sekitar lokasi,” ungkap Oktory.

Baca Juga :

Kegigihan Atlet Difabel Pelajar Sulawesi Barat PEPARPENAS XI!
Profil Nimas Runeh Sabella Sutopo, Sosok yang Mengaku Diteror Teman SMP

Baca Juga: Perketat Pengamanan di Pelabuhan Bakauheni Jelang Mudik Lebaran 2024, Polisi: Berikan Rasa Aman

Pada tanggal 3 April 2024, sekitar pukul 20.00 WIB, terjadi gerakan tanah atau longsor di Tol Bocimi Km 64-600 A, tepatnya di Tol Parungkuda arah Sukabumi, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Polres Sukabumi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun satu penumpang mengalami luka.

Selain itu, satu truk dan satu MPV mengalami kecelakaan tunggal karena terkejut dan mencoba menghindar ke kanan, sehingga menabrak median jalan.

PT Trans Jabar Tol menyatakan bahwa mereka masih mengidentifikasi dampak dari longsor terhadap lajur lainnya dan sedang melakukan tindakan perbaikan agar lajur yang terkena longsor dapat segera diperbaiki dan digunakan kembali.

12Next Page

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Usai Diperiksa Kejagung 4,5 Jam Terkait Kasus Korupsi Sang Suami, Sandra Dewi: Doain Aja Ya
Next Article Profil dan Biodata Vadel Bajideh, TikTokers Siap Putuskan Lolly Asal Nikita Terima Sang Anak
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index