By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kenapa Banyak Pendaki saat Gunung Marapi Meletus?
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kenapa Banyak Pendaki saat Gunung Marapi Meletus?

Terkini

Kenapa Banyak Pendaki saat Gunung Marapi Meletus?

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Letusan Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) yang terjadi pada Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 14.53 WIB tidak hanya mengakibatkan semburan vulkanik yang menghujani pemukiman warga, namun kejadian tersebut membuat sekitar 75 orang pendaki terjebak.

Lebih ironisnya lagi, 11 dari pendaki tersebut dinyatakan meninggal dunia, sementara 12 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dilakukan upaya pencarian.

Kenapa begitu banyak para pendaki sedang berada di puncak Marapi saat gunung tersebut erupsi? Apakah sebelumnya tidak ada tanda-tanda bahwa gunung tersebut akan erupsi, sehingga banyak orang yang melakukan pendakian?

Baca juga: Fakta-fakta Gunung Marapi Erupsi, Ada Pendaki yang Tewas dan Terjebak

Berdasarkan keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) letusan Gunung Marapi memang tidak didahului oleh tanda-tanda berupa peningkatan gempa vulkanik yang signifikan.

Letusan Gunung Marapi yang tiba-tiba tanpa tanda-tanda yang mendahului, dijelaskan oleh Ketua Pos Pengamatan Gunung Marapi Ahmad Rifandi.

“Karena tidak terdeteksi peningkatan gempa VA (Gempa Vulkanik-Dalam) secara signifikan dan yang kedua tiltmeter yang bereaksi adalah tiltmeter puncak,” jelas Ahmad kepada wartawan, Senin (4/12/2023).

“Jadi dari tiltmeter terjadi peningkatan tekanan di kedalaman dangkal, namun pemicu pelepasan tekanan itu belum bisa kita tentukan karena dari data kegempaan tidak ada indikasinya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad menerangkan bahwa Gunung Marapi memiliki tipe letusan freatik yang dipengaruhi oleh gas sehingga erupsi bisa terjadi secara tiba-tiba. Karena alasan itulah dibuatkan imbauan agar masyarakat tidak boleh memasuki radius tiga kilometer dari puncak Gunung Marapi. “Untuk erupsi susulan masih terjadi,” kata Ahmad.

Baca Juga :

Arti Mimpi Dikejar Hantu Menurut Primbon Jawa
MAN 6 Jombang Cetak 62 Siswa Tembus PTN, Pelajar Wajib Tahu!

Baca juga: 11 Pendaki Tewas Usai Erupsi Gunung Marapi, 12 Orang Masih Hilang

Dalam kesempatan yang sama Ahmad menambahkan bahwa pada Minggu sejak 14.53 WIB hingga 23.59 WIB tercatat sudah 36 kali letusan dan 16 kali embusan. Sementara pada Senin (4/12/2023) dari 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, tercatat sudah sembilan kali letusan, dan 43 kali hembusan.

Menurut Ahmad, letusan yang terjadi sepanjang hari ini kolom abunya belum terpantau. “Ketinggian kolom belum teramati, karena tertutupi awan,” katanya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta-fakta Gunung Marapi Erupsi, Ada Pendaki yang Tewas dan Terjebak
Next Article DPR Desak Tenaga Honorer yang Bekerja 5 Tahun Diangkat jadi PPPK Tanpa Syarat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

19 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index