By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Macet Mudik Lebaran 2024 di Merak Disorot Jokowi hingga Menhub Bongkar Penyebabnya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Macet Mudik Lebaran 2024 di Merak Disorot Jokowi hingga Menhub Bongkar Penyebabnya

Terkini

Macet Mudik Lebaran 2024 di Merak Disorot Jokowi hingga Menhub Bongkar Penyebabnya

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

Macet mudik Lebaran 2024 di Merak dapat sorotan dari Presiden Jokowi hingga Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membongkar penyebab dari kemacetan tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa antrean dan kemacetan yang terjadi di pintu masuk menuju Pelabuhan Merak disebabkan oleh kurangnya ketaatan dari para pemudik. Hal ini merupakan tanggapan terhadap sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai arus mudik di Pelabuhan Merak, yang menurutnya memerlukan penanganan yang lebih fokus pada mudik Lebaran 2024 di Merak.

“Yang terakhir Merak seperti disampaikan Bapak Presiden, terdapat jumlah yang melebihi dan mohon maaf ketidaktaatan masyarakat pengguna,” ujar Budi Karya Sumadi kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Senin, 8 April 2024.

Baca Juga: Memasuki Puncak Arus Mudik Lebaran 2024, Situasi Pelabuhan Gilimanuk Bali Tetap Terkendali

Budi menjelaskan bahwa ketidaktaatan tersebut mencakup pemudik yang tidak mengikuti prosedur, dibandingkan dengan pemudik yang menggunakan kereta api.

“Kalau di kereta api kan mereka punya tiket. Dia datang dua jam sebelumnya. Kalau ini ada yang belum beli tiket, bahkan jalannya besok pagi, dia datang. Maka terjadilah antrean sebanyak lebih dari 10 Km,” jelas Budi Karya.

Dia juga menekankan perlunya kapal yang lebih besar dan cepat di Pelabuhan Merak serta penambahan dermaga. Budi mengungkapkan bahwa hal ini telah dia sampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

“Jadi issue-nya bahwa di Merak ini, satu diharuskan memiliki kapal yang lebih besar dan lebih cepat. Kedua memang harus ada tambahan dermaga. Kami sudah bahas dan tadi saya lapor Pak Presiden. Pak ini butuh dermaga, Pak presiden tambahin. Kapal juga harus tambah,” ungkap Budi.

“Kalau kapal katakanlah dengan 15 knot gitu ya, pasti kurang maksimal atau dengan 500 knot kurang. Jadi mesti kapal yang besar di atas 1000 di atas dan katakanlah harus dia atas 15 bahkan 20 (ribu) knot jadi kecepatan itu bisa dilaksanakan. Tapi alhamdulillah kami punya grup di lebaran ini dengan Kapolda, TNI, Pak Menko dan pihak-pihak yang terlibat, kami pagi, siang malam berkomunikasi dan ini bisa menyelesaikan masalah,” tambahnya.

Baca Juga :

Wali Kota Surabaya sebut Stadion GBT Surabaya Siap untuk Piala Dunia U-17
Respons Pelatih Suwon FC soal Kartu Merah Pratama Arhan, Dia Telah Berusaha

Baca Juga: Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak H-3 Lebaran, Muhadjir-Budi Karya Bakal Berikan Arahan

Budi juga menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap antrean tersebut, termasuk pengaturan bongkar muat di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni.

“Nah apa yang kita lakukan? kami datang bersama Pak Menko PMK, dengan TNI dengan Polri lalu kita rapatkan beberapa cara bertindak yang efektif, kemarin. Pagi masih belasan kilo lalu kita lakukan mitigasi bahwa kapal itu kalau di Bakauheni, tidak boleh muat, sehingga dia bisa balik, dan relatif cepat. Dan di sini nggak bongkar. Jadi cepat untuk menarik,” paparnya.

12Next Page

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Ford Sediakan Bengkel Siaga saat Masa Mudik Lebaran 2024
Next Article Biodata dan Profil Simone Baldasseroni, Pemeran Rigel di Film The Tearsmith
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index