By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Nikita Willy Soroti Edukasi Puasa dan Nutrisi Anak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Nikita Willy Soroti Edukasi Puasa dan Nutrisi Anak

EventPendidikan

Nikita Willy Soroti Edukasi Puasa dan Nutrisi Anak

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
4 Min Read
Aktris Nikita Willy. (foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Menjelang bulan suci Ramadhan, aktris sekaligus ibu muda Nikita Willy mulai mengenalkan makna puasa kepada anak-anaknya melalui pendekatan bertahap yang berkesadaran, tanpa paksaan, serta disesuaikan dengan kesiapan fisik dan emosional anak.

Nikita Willy, yang dikenal konsisten menerapkan pola asuh gentle parenting, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri rangkaian acara Boostopia by Expert Boost. Program ini merupakan inisiatif edukatif berbasis experiential learning yang digagas Expert Boost by Tentang Anak untuk meningkatkan literasi nutrisi keluarga.

“Sekarang ini belum aku ajarin untuk berpuasa. Aku lebih memperkenalkan bahwa ini bulan Ramadhan, bulan suci, dan bagaimana kita sebagai muslim menjalankannya,” ujar Nikita yang merupakan ibu dari Issa Xander Djokosoetono (3) dan Nael Idrissa (1).

Istri dari Indra Priawan itu menjelaskan, pengenalan puasa dilakukan melalui contoh dalam aktivitas keseharian keluarga. Dengan cara tersebut, anak diharapkan dapat memahami nilai, makna, serta kebiasaan Ramadhan sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya. Pendekatan ini menjadi bagian dari pola asuh sadar yang ia terapkan dalam mendampingi kedua buah hatinya.

Selain pengenalan nilai ibadah, Nikita juga memberi perhatian serius pada aspek kesehatan dan nutrisi anak. Ia mengungkapkan rutin berkonsultasi dengan dokter anak untuk memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, terutama terkait asupan mikronutrien esensial.

“Dokter anakku menyarankan suplementasi vitamin D karena penting untuk kesehatan mata dan tulang,” katanya.

Kesadaran tersebut semakin menguat setelah Nikita mengetahui fakta bahwa satu dari dua anak di Indonesia masih mengalami kekurangan mikronutrien penting. Kondisi ini mendorongnya untuk lebih teliti dalam membangun rutinitas nutrisi anak, terutama menjelang Ramadhan yang kerap diiringi perubahan pola aktivitas keluarga.

“Aku harus memastikan nutrisi anak aku itu cukup,” ujarnya.

Boostopia by Expert Boost juga menghadirkan diskusi interaktif bertajuk “Pahami Strategi Optimalkan Nutrisi Anak, Bekal Peace of Mind Orang Tua!” yang membahas peran nutrisi dalam mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan anak secara menyeluruh. Nikita menilai edukasi nutrisi dan pola asuh berkesadaran dapat menjadi bagian dari gaya hidup keluarga modern.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Linda Yaccarino, CEO Twitter Baru Pengganti Elon Musk yang Patuhi Hasil Voting
5 Cara Alami Menghilangkan Sariawan Flu Singapura di Rumah

Dalam sesi diskusi tersebut, dokter anak dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH mengungkapkan bahwa mayoritas anak Indonesia masih mengalami kekurangan vitamin D yang berkaitan dengan penurunan daya tahan tubuh dan pertumbuhan yang tidak optimal.

“Data di Indonesia menunjukkan satu dari dua anak kekurangan zat gizi penting, dan mayoritas mengalami kekurangan vitamin D yang berhubungan dengan penurunan imunitas dan pertumbuhan yang tidak optimal,” ujar dr. Mesty dalam acara Boostopia by Expert Boost.

Ia menjelaskan bahwa kondisi hidden hunger kerap tidak disadari orang tua karena tidak selalu terlihat secara fisik. Banyak orang tua masih menilai status gizi anak berdasarkan berat badan, padahal kekurangan mikronutrien tidak selalu tercermin dari penampilan luar.

Menurut dr. Mesty, hidden hunger dapat memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari tingkat energi, kemampuan fokus, hingga daya tahan tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menghambat pertumbuhan optimal serta perkembangan kognitif anak.

Ia menambahkan, dua tahun pertama kehidupan anak merupakan fase krusial yang sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi dan stimulasi. Kekurangan zat gizi penting pada periode tersebut dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan anak di masa depan.

Untuk mencegah risiko tersebut, peningkatan literasi nutrisi keluarga dinilai menjadi langkah penting yang perlu terus diperkuat.

“Orang tua perlu dibekali pemahaman yang benar mengenai kebutuhan gizi anak, bukan hanya soal kenyang, tetapi juga kualitas nutrisinya,” katanya.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
TAGGED:nikita willyPendidikan Anak
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Muslim Life Fair Bekasi 2026 Sambut Ramadhan
Next Article Pakaian Bekas Berisiko Dokter Kulit Sarankan Pembersihan Menyeluruh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027

6 days ago
Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Event

Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index