By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Meriah Festival Jazz Goes to Campus 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Meriah Festival Jazz Goes to Campus 2025

Musik

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Meriah Festival Jazz Goes to Campus 2025

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Tulus - Goes To Kampus
Tulus - Goes To Kampus
SHARE

Gelaran Jazz Goes to Campus 2025 (JGTC 2025) yang digelar pada Minggu malam, 9 November 2025 di kampus Universitas Indonesia Depok sukses menutup rangkaian acara musikalnya dengan tampilan penuh energi dari sang headline act, Tulus. Lampu panggung warna-warni menyinari area Pertamina Stage dan ribuan penonton tumplek-sempil meramaikan malam yang menjadi puncak dari festival musik veteran ini.

Jazz Goes to Campus telah berlangsung sejak tahun 1977 sebagai salah satu festival musik kampus tertua di Tanah Air. Untuk edisi 2025, tema dan line-up yang disuguhkan menghadirkan kombinasi musisi legendaris dan generasi muda, menjadikan festival ini relevan bagi penggemar berbagai usia.

Penampilan Tulus sebagai penutup menjadi momen klimaks. Sebelum tampil, ia bersapa hangat kepada penonton dan menjanjikan malam yang istimewa. “Selamat malam, apa kabar? Semoga semua bahagia. Malam ini tentu akan menjadi malam istimewa karena saya akan menyanyikan lagu-lagu yang baru saya siapkan tadi siang,” ucapnya.

Tulus membuka malam dengan lagu “Lagu untuk Matahari”, memancing sorakan penonton yang mayoritas anak muda. Kemudian ia melanjutkan dengan “Kelana”, yang membawa nuansa reflektif tentang pencarian jati diri dan makna hidup.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika ia membawakan “Monokrom”. Dengan video grafis hitam-putih di latar, penonton terdengar bernyanyi lirih bersama. Tulus kemudian menambahkan lagu-lagu populer lainnya seperti “Interaksi”, “Tergila-gila”, “Labirin”, dan “Adu Rayu”. Suasana makin riang ketika lagu “Jatuh Suka” dilantunkan, dilanjutkan dengan “Sepatu” yang mengajak seluruh penonton bernyanyi lantang.

Puncak penampilan terjadi dengan lagu “Tujuh Belas”, yang dipadu dengan tayangan timelapse wajah-wajah muda dari berbagai generasi di layar besar panggung, memunculkan nostalgia dan keterhubungan antara masa lalu dan masa depan.

1. Koneksi Antar Generasi
Tulus berhasil menjembatani generasi lama dan penggemar muda. Lirik-liriknya yang relatable dan aransemen yang rapi membuat penonton dari berbagai usia merasa terhubung.

2. Festival Sebagai Wadah Kreativitas Kampus dan Anak Muda
Lahir dari kampus, JGTC tetap menjadi panggung yang relevan bagi musisi, kreator, dan penggemar. Kehadiran musisi seperti Tulus menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga tempat aktor musik masa kini membuktikan diri.

3. Produksi Panggung yang Matang
Lampu, video latar, pilihan lagu hingga interaksi dengan penonton menunjukkan bahwa festival ini telah mengemas penutupan secara profesional—bukan hanya konser kampus biasa.

Baca Juga :

Respon Jokowi Soal Mahfud MD Siapkan Surat Pengunduran Diri, Tetap Solid?
Viral Apriyani Rahayu Rapikan Posisi Peci Anthony Ginting, Banjir Pujian Netizen

Penutupan yang sukses ini memberi sinyal penting bahwa festival kampus masih punya daya tarik besar.

  • Penonton: Pengalaman malam itu bisa memicu lebih banyak generasi muda tertarik ke jazz atau bahkan musik live secara umum.
  • Festival: Panitia JGTC bisa menggunakan momen ini untuk meningkatkan kualitas produksi, kolaborasi, dan program yang lebih inklusif terhadap genre dan komunitas.
  • Industri musik lokal: Penampilan Tulus di festival kampus besar menunjukkan bahwa musisi Indonesia tetap mampu menghadirkan show yang matang, dan bisa menjadi rujukan bagi musisi lainnya.

Aksi panggung Tulus di JGTC 2025 bukan hanya penutup biasa dari sebuah festival, melainkan malam yang penuh makna dan energi. Dari lagu pembuka hingga lagu penutup, dari lampu hingga interaksi penonton, semuanya bersatu menciptakan suasana yang hangat, energik, dan memorable.

Bagi penggemar musik, khususnya yang menyukai jazz, pop-jazz dan festival live, malam itu menjadi salah satu momen yang patut diingat. Bagi penyelenggara dan kampus, ini menjadi bukti bahwa konser kampus besar tetap relevan dan punya potensi besar. Semoga festival-festival ke depan bisa terus mempertahankan kualitas dan semangat yang sama, dan malam seperti itu bukan hanya menjadi kenangan, tetapi juga pengingat bahwa musik punya kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi.

Baca Juga : https://inversi.id/ngayogjazz-2025-festival-musik-penuh-cerita-dan-canda/

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung
TAGGED:2025Anak MudaFestivalFestival Jazz Goes to Campusgen zMusicMusikremaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Dr. Rico Tedyono, M.Sc., MBA., saat menerima penghargaan Creative Young Entrepreneur (CYE) 2025 dalam ajang bergengsi di Tunisia, Afrika. Dr. Rico Tedyono Investasi Mindset Kewirausahaan Muda Indonesia!
Next Article Foto : Ketua Komisi III DPRD Malaka, Maria Fatima Seuk Kain, S.Sos Malaka Dorong OMK Untuk Agent of Change Ekonomi Kreatif Nilai Lokal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

3 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Slank Sioapkan Kejutan di Panggung Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Java Jazz Festival 2026 Hadir dengan Venue Baru dan Konsep Lebih Fresh

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index