By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Subianto Minta Pelajaran Menulis Tangan Kembali Diajarkan: Upaya Memulihkan Kualitas Literasi dan Ekspresi Siswa Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Subianto Minta Pelajaran Menulis Tangan Kembali Diajarkan: Upaya Memulihkan Kualitas Literasi dan Ekspresi Siswa Indonesia

Terkini

Prabowo Subianto Minta Pelajaran Menulis Tangan Kembali Diajarkan: Upaya Memulihkan Kualitas Literasi dan Ekspresi Siswa Indonesia

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
9 months ago
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto
SHARE

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan pernyataan mengejutkan namun reflektif dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025. Ia meminta agar pelajaran menulis tangan kembali diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Menurut Prabowo, kebiasaan menulis tangan yang baik dan jelas sangat penting untuk perkembangan literasi, kesehatan mata, serta ekspresi diri siswa.

Pernyataan ini disampaikan setelah Prabowo melakukan kunjungan ke berbagai sekolah dan menemukan bahwa banyak siswa menulis dengan huruf yang sangat kecil, bahkan nyaris tak terbaca. Ia khawatir kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mata dan kualitas komunikasi anak-anak di masa depan.

Menulis tangan bukan sekadar aktivitas motorik, tapi juga proses kognitif yang kompleks. Penelitian dari berbagai institusi pendidikan menunjukkan bahwa menulis tangan:

  • Meningkatkan daya ingat dan pemahaman
  • Membantu perkembangan motorik halus
  • Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif
  • Menumbuhkan kedisiplinan dan ketelitian

Dalam konteks Indonesia, pelajaran menulis tangan juga menjadi bagian dari warisan pendidikan dasar yang dulu sangat ditekankan, terutama dalam pelajaran “menulis halus” dan “kaligrafi.”

Prabowo menyoroti bahwa banyak siswa sengaja menulis kecil demi menghemat kertas. Namun, ia menilai bahwa kebiasaan ini justru merugikan:

“Saya kira perlu kembali ada pelajaran menulis. Menulis dengan baik. Menulis halus dan menulis, tapi sebetulnya tulisannya harus besar,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Ia juga meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk meninjau ulang kurikulum dan mempertimbangkan pelajaran menulis sebagai bagian penting dari pendidikan karakter dan literasi.

Mengembalikan pelajaran menulis tangan bukan tanpa tantangan. Beberapa kendala yang mungkin dihadapi:

  • Kurangnya guru dengan kompetensi menulis tangan
  • Dominasi teknologi digital dalam pembelajaran
  • Minimnya waktu dalam kurikulum padat

Namun, solusi bisa dilakukan melalui:

Baca Juga :

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman
6 Manfaat Buah Kemunting, Buah Beri Indonesia Mirip dengan Blueberry
  • Pelatihan guru untuk metode menulis tangan yang efektif
  • Integrasi pelajaran menulis dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia
  • Kampanye literasi visual dan motorik di sekolah dasar

Baca Juga : https://inversi.id/presiden-prabowo-tekankan-pendidikan-sebagai-fondasi-masa-depan-indonesia/

Kebijakan ini mendapat respons beragam dari publik. Sebagian besar orang tua dan pendidik mendukung langkah Prabowo karena dianggap sebagai upaya memulihkan kualitas pendidikan dasar. Media seperti Kompas dan Medcom menyoroti bahwa kebijakan ini berangkat dari keprihatinan langsung Presiden terhadap kondisi nyata di lapangan.

Di era digital, kemampuan mengetik dan menggunakan perangkat teknologi memang penting. Namun, literasi manual seperti menulis tangan tetap relevan. Keseimbangan antara keduanya akan menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kuat secara kognitif dan emosional.

Langkah Presiden Prabowo untuk mengembalikan pelajaran menulis tangan bukan sekadar nostalgia, tapi strategi pendidikan jangka panjang. Di tengah arus digitalisasi, menulis tangan menjadi alat penting untuk membentuk karakter, memperkuat literasi, dan menjaga kesehatan siswa.

Karena pendidikan bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang bagaimana kita menanamkan nilai, disiplin, dan ekspresi sejak dini.

You Might Also Like

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak
Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan
Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!
TAGGED:2025Anak Mudagen zindonesiaMenulisPrabowoPresiden PraboworemajaSekolah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Suropati Park 5 Tempat Wisata Gratis di Jakarta yang Wajib Dikunjungi: Healing Hemat di Tengah Kota Metropolitan
Next Article Istimewa Influencer di China Wajib Punya Gelar Sarjana dan Sertifikat untuk Konten Edukatif: Regulasi Ketat Demi Lawan Misinformasi Digital
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

Minyak Mentah Indonesia Turun 21%! ESDM Pastikan Evaluasi Harga BBM Tetap Transparan

Disorot Said Didu, Ini Alasan Bahlil Ketat Atur Kuota Timah Demi Nilai Tambah Nasional

Investasi Rp1.010 Triliun Belum Cukup! Proyek Harus Segera Jalan agar Ekonomi Tak Mandek

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Djakarta Theater Dilanda Kebakaran, BPBD Ungkap Dugaan Penyebabnya

12 hours ago
Pildun 2026Terkini

Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026

3 days ago
EkonomiTerkini

Setoran Negara Melesat! ESDM Kantongi Rp85,58 Triliun di Pertengahan 2026

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index