By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Program MBG Dongkrak Permintaan Sayuran, Petani Boyolali Rasakan Peningkatan Pendapatan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Program MBG Dongkrak Permintaan Sayuran, Petani Boyolali Rasakan Peningkatan Pendapatan

MBG

Program MBG Dongkrak Permintaan Sayuran, Petani Boyolali Rasakan Peningkatan Pendapatan

Adrian
By
Adrian
3 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 (Sumber : www.bgn.go.id)
Foto : Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 (Sumber : www.bgn.go.id)
SHARE

Inversi Suasana sejuk khas pegunungan menyelimuti Desa Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Terletak di lereng Gunung Merbabu, desa ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian sayur-mayur yang menghasilkan berbagai komoditas hortikultura berkualitas.

Kabut tipis yang turun pada siang hari menjadi pemandangan yang akrab bagi warga setempat, termasuk para petani yang setiap hari menggantungkan hidup dari hasil kebun mereka.

Di tengah kondisi alam yang sejuk tersebut, aktivitas pertanian tetap berjalan dengan penuh semangat. Salah satunya terlihat pada sosok Surono (46), seorang petani sayur asal Desa Senden yang telah lama menekuni dunia pertanian. Sejak usia muda, Surono telah terbiasa mengolah lahan dan menanam berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Di salah satu sudut rumahnya, Surono tampak sibuk membersihkan dan mengemas hasil panen berupa kembang kol segar. Selain itu, ia juga mengolah bawang merah serta menyiapkan berbagai jenis sayuran lain untuk didistribusikan. Aktivitas ini merupakan rutinitas yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.

“Saya sejak kecil sudah berkebun. Menanam berbagai macam sayur, seperti brokoli, kol putih, bawang merah, kubis, daun bawang, hingga selada yang biasanya dijual ke pasar,” ujarnya.

Selama ini, hasil panen Surono sebagian besar dipasarkan ke Pasar Cepogo, Kabupaten Boyolali. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, ia merasakan perubahan yang cukup signifikan dalam pola permintaan hasil pertaniannya. Hal ini seiring dengan hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Surono mengungkapkan bahwa sejak program MBG berjalan, permintaan terhadap sayuran segar mengalami peningkatan yang cukup tajam. Ia bahkan pernah menerima pesanan dalam jumlah besar yang mencapai hingga tiga kuintal. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa belum semua permintaan tersebut dapat dipenuhi karena keterbatasan kapasitas produksi.

“Permintaan memang meningkat cukup banyak. Pernah ada pesanan sampai tiga kuintal, tetapi saya belum mampu memenuhi semuanya,” jelasnya.

Saat ini, Surono secara rutin menyalurkan hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG. Salah satu komoditas yang paling sering dikirim adalah selada. Dalam satu kali pengiriman, ia dapat menyalurkan sekitar 40 kilogram selada segar, termasuk selada keriting yang menjadi salah satu bahan penting dalam penyajian menu bergizi.

Baca Juga :

Biodata Lengkap Tessa Mariska, Pedangdut Viral Nyanyikan ‘Loneliness’ Lagu Putri Ariani
Bantah Bicara Politik, Jokowi dan Prabowo Bahas soal Pertahanan di Istana

“Kalau selada, biasanya saya kirim sekitar 40 kilogram. Untuk selada keriting, paling tidak satu pikulan,” tambahnya.

Meskipun belum dapat memenuhi seluruh permintaan yang ada, Surono mengaku merasa sangat terbantu dengan kehadiran program MBG. Ia merasakan adanya peningkatan pendapatan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Selain itu, harga jual yang diterima juga relatif lebih stabil dan menguntungkan.

Menurutnya, program MBG memberikan kepastian pasar bagi para petani. Dengan adanya permintaan yang berkelanjutan, petani dapat lebih mudah merencanakan produksi serta mengelola hasil panen secara lebih optimal.

“Sekarang hasil panen lebih pasti terserap. Harga juga lebih baik, jadi sangat membantu kami sebagai petani,” ungkapnya.

Kehadiran program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima makanan bergizi, tetapi juga berdampak positif bagi sektor pertanian lokal. Permintaan bahan pangan yang meningkat mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa, sekaligus membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan skala usaha mereka.

Selain itu, program ini juga mendorong petani untuk menjaga kualitas hasil panen. Sayuran yang disuplai ke dapur MBG harus memenuhi standar tertentu, baik dari segi kesegaran, kebersihan, maupun kualitas gizi. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya praktik pertanian yang baik.

Surono berharap program MBG dapat terus berlanjut dan berkembang ke depannya. Ia menilai program ini memiliki dampak yang nyata, tidak hanya bagi masyarakat yang menerima manfaat langsung, tetapi juga bagi para petani sebagai pemasok bahan pangan.

“Program ini sangat membantu kami. Saya berharap bisa terus berjalan karena manfaatnya sangat besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada sektor pertanian melalui program MBG. Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan bahwa petani memiliki peran penting dalam mendukung program nasional, khususnya dalam penyediaan bahan pangan bergizi.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program MBG. Program ini sangat membantu petani seperti kami,” katanya.

Secara keseluruhan, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para petani lokal. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pelaku sektor pertanian, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Ke depan, peningkatan kapasitas produksi serta dukungan terhadap petani menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga. Dengan demikian, program MBG dapat berjalan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik sebagai penerima manfaat maupun sebagai pelaku ekonomi di sektor pertanian.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:BoyolaliMBGPeningkatan PendapatanProgram MBGSayuran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Program Makan Bergizi (MBG) (Sumber : bgn.go.id) Pemerintah Dorong Perluasan MBG untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita
Next Article Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program MBG!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Fakta Mengejutkan! MBG Hidupkan UMKM, Tapi Dirusak Korupsi Pejabat

2 weeks ago
Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Tegaskan Isu Penghentian MBG Adalah Hoaks!

3 weeks ago
Foto : Yuli, guru di kelas 6 sekolah dasar (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Sinergi SD Pangudi Luhur Kalirejo Pasok MBG

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index