By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK SNBT 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK SNBT 2026

Pendidikan

Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK SNBT 2026

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Ketua DPR RI Puan Maharani. (HO PDIP)
SHARE

INVERSI.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta penguatan sistem pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) guna mencegah terulangnya praktik kecurangan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Menurut Puan, berbagai kasus kecurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026 menjadi tantangan serius bagi integritas sistem pendidikan nasional.

“Berbagai temuan kecurangan yang masih terjadi di UTBK 2026 menjadi tantangan integritas dalam kompetisi pendidikan nasional,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia menyoroti tingginya angka dugaan pelanggaran selama pelaksanaan UTBK SNBT 2026 yang mulai berlangsung sejak 21 April. Berdasarkan temuan panitia, sebanyak 2.640 peserta terindikasi melakukan kecurangan.

Modus yang digunakan pun dinilai semakin beragam dan canggih. Mulai dari penggunaan jasa joki dengan identitas palsu, pemalsuan dokumen, alat komunikasi tersembunyi, hingga berbagai trik manipulatif untuk mengelabui pengawas ujian.

Panitia pelaksana juga menemukan dugaan keterlibatan sindikat joki yang kini terancam menghadapi sanksi pidana.

Puan menilai praktik tersebut tidak lagi sekadar pelanggaran individu, melainkan sudah menunjukkan pola yang terorganisir dengan teknik yang semakin kompleks.

“Ketika ruang seleksi dimasuki strategi manipulatif yang disiapkan secara sistematis, persoalannya bukan lagi sekadar pelanggaran ujian, tetapi menyangkut fondasi etika pendidikan,” tuturnya.

Dengan jumlah peserta UTBK SNBT 2026 mencapai 871.496 orang yang memperebutkan sekitar 260 ribu kursi di perguruan tinggi negeri, Puan menegaskan pentingnya menjaga prinsip meritokrasi dalam sistem seleksi pendidikan tinggi.

Baca Juga :

Imbas Kecelakaan Bus Terguling di Subang, Kemendikbud Minta Prioritaskan Keselamatan Murid
Gibran Pastikan Kerja Sama Surakarta – UEA Terus Berlanjut

Ia mendorong pemerintah bersama panitia pelaksana untuk terus memperbarui sistem pengawasan dan teknologi keamanan agar mampu mengantisipasi perkembangan modus kecurangan yang semakin modern.

“Setiap bentuk kecurangan merusak kepercayaan terhadap mekanisme seleksi berbasis kemampuan dan usaha yang adil. Setiap celah harus menjadi bahan koreksi sistematis dalam desain seleksi berikutnya,” ucapnya.

Menurut Puan, negara harus mampu menjaga integritas sistem seleksi melalui pembaruan mekanisme yang adaptif dan berbasis mitigasi risiko.

Ia menegaskan keberhasilan sistem seleksi bukan hanya diukur dari banyaknya pelanggaran yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan mempersempit peluang terjadinya kecurangan.

Selain aspek teknis pengawasan, Puan juga menilai maraknya praktik curang dalam UTBK menjadi refleksi tekanan sosial dalam dunia pendidikan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun nilai kejujuran dan sportivitas sejak dini dalam sistem pendidikan nasional.

“Persoalan ini juga terkait bagaimana sistem pendidikan membentuk nilai kejujuran, usaha, dan makna kompetisi. Kejujuran akademik tidak bisa dibentuk hanya di ruang ujian, tetapi harus menjadi bagian dari proses pendidikan sejak awal,” demikian Ketua DPR.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Puan MaharaniSNBTUTBK
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Otorita IKN Kembangkan Ekstrakurikuler Robotika untuk Siapkan SDM Masa Depan
Next Article WHO Soroti Kondisi Gaza: Rumah Sakit Rusak, Penyakit Menyebar di Lokasi Pengungsian
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index