By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Reuni 30 Tahun, Elvy Sukaesih & Tokyo Ska Paradise Orchestra Gebrak Synchronize Fest 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Reuni 30 Tahun, Elvy Sukaesih & Tokyo Ska Paradise Orchestra Gebrak Synchronize Fest 2025

Musik

Reuni 30 Tahun, Elvy Sukaesih & Tokyo Ska Paradise Orchestra Gebrak Synchronize Fest 2025

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
9 months ago
Share
5 Min Read
Elvy Sukaesih dan Tokyo Ska Paradise Orchestra Kolaborasi di Synchronize Fest 2025
SHARE

Synchronize Fest 2025 menjadi saksi sejarah musik Indonesia dan Jepang. Setelah hampir tiga dekade, Ratu Dangdut Elvy Sukaesih akhirnya kembali satu panggung dengan grup ska legendaris asal Jepang, Tokyo Ska Paradise Orchestra (TSPO). Reuni emosional ini terjadi pada hari terakhir festival, Minggu, 5 Oktober 2025, di Dynamic Stage, Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kolaborasi lintas genre dan lintas negara ini bukan hanya menyatukan dua ikon musik, tetapi juga membuktikan bahwa musik bisa melampaui batas usia, bahasa, dan budaya. Artikel ini akan mengulas momen bersejarah tersebut, latar belakang kolaborasi, reaksi penonton, serta dampaknya terhadap industri musik Indonesia.

Sejarah Kolaborasi Elvy Sukaesih dan Tokyo Ska Paradise Orchestra

Kolaborasi pertama Elvy Sukaesih dan TSPO terjadi pada Desember 1996 dalam acara Live Dream: Asia Music Festival di Tokyo, Jepang. Saat itu, mereka membawakan lagu legendaris “Bisik-Bisik Tetangga” yang disiarkan luas oleh NHK ke berbagai negara Asia. Pertunjukan tersebut menjadi simbol persahabatan musik antara Indonesia dan Jepang.

Kini, 29 tahun kemudian, kolaborasi itu kembali terwujud di Synchronize Fest 2025. Elvy mengenang momen tersebut dengan penuh haru:

“Waktu itu di 29 tahun yang lalu saya diundang ke sana untuk show di Shibuya. Masya Allah sambutan mereka di sana, dan Alhamdulillah saya masih sehat sampai sekarang berkat doa-doa,” ujar Elvy.

Penampilan Penuh Energi di Synchronize Fest 2025

TSPO membuka penampilan dengan lagu “Down Beat Stomp” dan “Pride of Lions,” membakar semangat penonton dengan gaya ska yang khas. Sang vokalis, Tanaka, menyapa penonton dalam bahasa Indonesia:

“Kami senang sekali bisa datang lagi ke Jakarta, apakah kalian senang?”.

Baca Juga :

Makna Pelukan Mesra Cak Imin di Markas PKB ke Prabowo usai Jadi Presiden Terpilih
Khasiat Minyak Bulus untuk Vitalitas Pria dan Cara Menggunakannya

Setelah tiga lagu, Elvy Sukaesih naik ke panggung dengan anggun. Ia membuka penampilannya dengan sapaan hangat:

“Senang bahagia banget ya, kita enjoy bareng. Doa dengan Rahmat Allah enggak hujan nih malam,” ucap Elvy.

Elvy membawakan sederet lagu hits seperti “Pengobat Rindu,” “Sekuntum Mawar Merah,” “Kereta Malam,” dan “Pecah Seribu.” Penonton dari berbagai generasi larut dalam cengkok dangdut khas Elvy yang tetap stabil di usia 74 tahun.

Kolaborasi Keluarga dan Nostalgia

Momen istimewa terjadi ketika Elvy mengajak anak-anaknya—Fitria Sukaesih, Wirdha Sylvina, dan Dhawiya Zaida—naik ke panggung. Mereka membawakan “Pecah Seribu” secara kompak, menunjukkan bahwa darah seni benar-benar mengalir di keluarga Elvy.

Setelah itu, TSPO kembali ke panggung untuk berkolaborasi membawakan “Bisik-Bisik Tetangga” dan “Kopi Dangdut” dengan aransemen ska yang megah. Penonton pun bergoyang bersama, menciptakan suasana yang hangat dan penuh nostalgia.

Dampak Kolaborasi terhadap Musik Indonesia

Reuni Elvy dan TSPO bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga simbol penting dalam sejarah musik Indonesia:

  • Mengangkat dangdut ke panggung internasional
  • Menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas budaya
  • Membuka peluang kerja sama musik Indonesia-Jepang di masa depan
  • Mendorong regenerasi penonton lintas usia

Synchronize Fest 2025 berhasil menyatukan penonton dari berbagai latar belakang, dari anak muda hingga generasi senior, semua bergoyang bersama dalam semangat musik yang universal.

Reaksi Penonton dan Media

Penampilan Elvy dan TSPO langsung menjadi trending topic di media sosial. Banyak penonton menyebut momen ini sebagai “highlight festival” dan “kolaborasi paling menyentuh tahun ini.”

Media nasional seperti Liputan6, Kompas, Medcom, dan Tempo memberikan liputan khusus, menyebut penampilan ini sebagai “peristiwa musik kolosal” dan “reuni yang mengguncang panggung utama”.

Musik Sebagai Penghubung Generasi dan Budaya

Kolaborasi Elvy Sukaesih dan Tokyo Ska Paradise Orchestra membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal. Di tengah perbedaan genre, usia, dan negara, mereka berhasil menciptakan harmoni yang menyentuh hati.

Bagi generasi muda, ini adalah pelajaran bahwa musik tradisional seperti dangdut bisa berdialog dengan genre modern seperti ska. Bagi generasi senior, ini adalah bukti bahwa semangat berkarya tak pernah padam.

Synchronize Fest 2025: Festival Musik Paling Inklusif

Synchronize Fest 2025 kembali membuktikan diri sebagai festival musik paling inklusif di Indonesia. Dengan menghadirkan musisi dari berbagai genre dan generasi, festival ini menjadi ruang pertemuan budaya, nostalgia, dan inovasi.

Selain Elvy dan TSPO, festival ini juga menampilkan Guruh Gipsy, Efek Rumah Kaca, The Adams, dan banyak lagi. Kombinasi musik, visual, dan interaksi penonton menjadikan Synchronize Fest sebagai pengalaman yang tak terlupakan.

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung
TAGGED:Anak MudaElvy SukaesihFestivalgen zMusikremajaSynchronize Festival 2025Tokyo Ska Paradise Orchestra
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kabar Membanggakan, JUMBO Tayang di Festival Film Internasional Sharjah
Next Article Mengenal Chronic Loneliness, Kesepian Berkepanjangan yang Berbahaya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

3 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Slank Sioapkan Kejutan di Panggung Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Java Jazz Festival 2026 Hadir dengan Venue Baru dan Konsep Lebih Fresh

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index