INVERSI.ID – Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Ricky Siahaan, gitaris dari band metal Seringai, meninggal dunia pada usia 48 tahun. Ricky menghembuskan napas terakhir di Tokyo, Jepang, saat sedang menjalani tur bersama bandnya dalam rangkaian konser bertajuk Seringai Wolves of East Asia Tour 2025.
“Kami kehilangan salah satu bagian terpenting dari entitas ini,” tulis akun resmi Instagram Seringai, dikutip Minggu (14/4).
“Ricky Siahaan has left the stage. Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang.”
Jenazah Ricky saat ini sedang dalam proses pemulangan ke Indonesia. Pihak manajemen menyampaikan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai prosesi pemakamannya.
Band Seringai mengenang Ricky sebagai sosok yang selalu menghadirkan energi, tawa, dan kekuatan, baik di atas panggung maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Perjalanan Karier Ricky Siahaan
Ricky Siahaan lahir dengan nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan di Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Mei 1976. Karier musiknya dimulai sejak 1995 dengan membentuk band bernama Chapter 69. Ia kemudian bergabung dengan grup hardcore Buried Alive, sebelum menjadi gitaris band Stepforward pada 1999.
Tahun 2002 menjadi titik balik besar dalam hidupnya ketika bersama Arian13 ia membentuk band Seringai, yang kemudian menjadi ikon musik metal Indonesia. Di band tersebut, Ricky mengisi posisi sebagai gitaris dan menjadi pencipta sejumlah riff ikonik yang diingat banyak penggemar.
Tak hanya dikenal di dunia musik, Ricky juga aktif di industri media. Ia pernah menjadi produser di MTV On Sky (sekarang Trax FM) pada 2002. Lalu, pada 2005, ia bergabung dengan majalah Rolling Stone Indonesia sebagai editor dan bertahan hingga media tersebut berhenti terbit pada 2017, dengan jabatan terakhir sebagai Managing Editor.
Pada 2023, Ricky menjabat sebagai CEO Whiteboard Journal, sebuah platform media kreatif yang banyak diikuti anak muda urban.
Perpisahan dari Rekan Band
Kepergian Ricky meninggalkan duka mendalam, terutama bagi rekan-rekan satu band yang telah menemaninya selama lebih dari dua dekade.
“Selamat jalan chainsaw, riffmeister. Sampai kita berjumpa kembali. Selalu, selalu, selamanya,” tulis Seringai menutup unggahannya.***