INVERSI.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila menemukan oknum yang melakukan tekanan atau mengatasnamakan dirinya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terhadap Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu, setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Menurut Sudaryono, siapa pun yang mengaku sebagai keluarga, teman, alumni, atau orang dekatnya untuk meminta perlakuan khusus, keuntungan pribadi, maupun menekan jajaran SPPI tidak memiliki hubungan dengan dirinya. Ia meminta agar tindakan semacam itu segera dilaporkan kepada pihak berwenang.
“Saya nyatakan di sini, kalau ada orang yang mengaku-ngaku saudaranya Mas Dar (panggilan akrabnya) lah, ngaku keluarga lah, ngaku teman, alumni lah, ngaku siapapun, kemudian minta atensi atau minta perlakuan khusus lah, minta duit dan menekan internal kita SPPI lah, siapapun itu yang dia melakukan tindak perbuatan yang enggak benar, saya pastikan tidak ada hubungannya. Silakan dilaporkan saja ke pihak berwajib, siapapun itu saya enggak peduli,” kata Sudaryono.
Sudaryono menjelaskan dirinya telah mengikuti pembahasan Program Makan Bergizi Gratis sejak awal. Saat masih menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia juga terlibat dalam berbagai pembahasan yang berkaitan dengan rantai pasok program tersebut sehingga memahami mekanisme pelaksanaannya.
“Dulu waktu membahas MBG saya juga bagian dari orang yang terlibat, kemudian saya sebagai Wakil Menteri Pertanian juga kita sedikit banyak bersinggungan karena memang terkait rantai pasok dan lain-lain,” ujar dia.
Ia juga mengaku terus menerima berbagai masukan dari masyarakat mengenai pelaksanaan Program MBG. Berbagai laporan, kritik, maupun saran yang diterima akan menjadi bahan evaluasi bersama jajaran internal BGN untuk meningkatkan kualitas program.
“Saya mendengarkan itu, selain itu, saya juga adalah orang politik, saya adalah Ketua Gerindra Jawa Tengah, tentu saja kader-kader itu juga lapor, ‘Ini begini Mas Dar, ini begini Mas Dar,’ tentu saja semua informasi itu sudah saya catat, tinggal nanti kita elaborasi dengan internal dan kita menerima masukan dari eksternal,” tuturnya.
Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu sore. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional yang ditandatangani Presiden pada 22 Juli 2026.
Dengan pelantikan tersebut, Sudaryono resmi menggantikan Nanik S Deyang yang sebelumnya menyatakan mundur dari jabatan Kepala BGN pada Rabu pagi. Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan sebagai tanda dimulainya masa tugas Sudaryono memimpin Badan Gizi Nasional.