By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Tak Ada Ubah Aturan! Menteri Bahlil Kunci Regulasi Minerba
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Ada Ubah Aturan! Menteri Bahlil Kunci Regulasi Minerba

EkonomiTerkini

Tak Ada Ubah Aturan! Menteri Bahlil Kunci Regulasi Minerba

Nicholas
By
Nicholas
9 hours ago
Share
2 Min Read
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan skema bagi hasil gross split hanya berlaku di sektor minyak dan gas bumi (migas), sementara aturan yang berlaku di sektor minerba tidak akan diubah. (Foto, Dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah memberikan sinyal kuat kepada pelaku usaha bahwa stabilitas regulasi di sektor mineral dan batu bara (minerba) akan tetap terjaga. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema bagi hasil gross split hanya berlaku di sektor minyak dan gas bumi (migas), sementara aturan yang berlaku di sektor minerba tidak akan diubah. Langkah ini dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga kepastian hukum dan memperkuat iklim investasi hilirisasi nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Kepastian tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers usai rapat koordinasi pemerintah dan DPR terkait sektor sumber daya alam, Senin (8/6/2026). Menurutnya, pemerintah berkepentingan menjaga kepercayaan investor dengan memastikan regulasi yang sudah berjalan tidak berubah-ubah.

“Ini penting saya sampaikan untuk memberikan penegasan, bahwa aturan yang sudah ada tidak ada perubahan untuk selamanya. Itu tugas saya untuk menjaga itu,” kata Bahlil di Jakarta.

Penegasan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan penerapan skema gross split pada sektor pertambangan mineral dan batu bara. Bahlil memastikan bahwa sistem tersebut hanya diterapkan pada industri migas dan tidak akan diberlakukan pada sektor minerba.

“Saya ulangi, yang menganut perhitungan gross split hanya ada pada sektor migas, minyak dan gas. Sementara di sektor minerba tidak ada perubahan sama sekali,” tegas Bahlil.

Bagi pelaku usaha, kepastian regulasi menjadi faktor krusial dalam mengambil keputusan investasi jangka panjang. Industri hilirisasi mineral membutuhkan investasi bernilai miliaran dolar dengan horizon pengembalian modal yang panjang. Karena itu, konsistensi aturan menjadi salah satu pertimbangan utama investor sebelum menanamkan modalnya.

Di tengah persaingan global untuk menarik investasi sektor pengolahan mineral strategis, kepastian yang diberikan pemerintah dinilai mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang kredibel. Kepastian hukum juga menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan smelter, industri pengolahan mineral, hingga rantai pasok baterai kendaraan listrik yang saat ini menjadi prioritas nasional.

Selain menegaskan stabilitas regulasi, Bahlil juga mengingatkan bahwa sektor minerba tetap mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Minerba yang berlaku, termasuk berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan hilirisasi dan pemberdayaan sektor prioritas nasional.

Baca Juga :

PT Telkom Percepat Perbaikan Gangguan Internet Papua, Layanan Berangsur Pulih
Dampak Gerhana Matahari Hibrida 2023, Buat Suasana Lebih Sejuk

You Might Also Like

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan
Sentimen Global Positif Dorong IHSG Hijau, Investor Cermati Inflasi AS
Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Tetap Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah
Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Saat Negara Lain Krisis, Indonesia Justru Jadi Raksasa Energi Baru
TAGGED:Bagi hasilBahlil LahadaliaGross splitMinerba
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara baru di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: Dok. Youtube Sekretariat Presiden) Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Next Article Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Tetap Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026

Luar Biasa! Sumur Baru PHR Langsung Semburkan 835 Barel per Hari

Bongkar Tambang Emas Ilegal! Ketegasan ESDM Selamatkan Kekayaan Negara di Gunung Botak

Saat Stempel Negara Diduga Dijual: Jejak Rp14,55 Miliar di Imigrasi

Tak Naik Meski Kurs Tertekan, Harga Pertamax Stabil Jadi Bukti Keberpihakan Pemerintah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG (Sumber : https://bgn.go.id/)
Terkini

BGN Jajaki Program MBG bagi Pelajar Indonesia di Jeddah, Arab Saudi

1 day ago
Terkini

8.000 Liter Solar Disembunyikan! Mafia BBM Bangka Barat Akhirnya Tumbang

2 days ago
Terkini

Libur Sekolah 2026, ASDP Beri Diskon Tiket Penyeberangan hingga 100 Persen di Sejumlah Rute

2 days ago
Terkini

Dasco Tegaskan DPR Siap Bahas UU Ketenagakerjaan Baru, Menanti Hasil Tim Perumus

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index