INVERSI.ID – CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengakui bahwa kehadiran TikTok menjadi tantangan besar bagi perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut.
Ia menyebut platform video pendek asal Tiongkok itu sebagai “prioritas utama” sekaligus “ancaman kompetitif yang sangat mendesak” sejak kemunculannya pada 2018.
Pernyataan ini disampaikan Zuckerberg saat memberikan kesaksian dalam sidang Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC), sebagaimana dilaporkan TechCrunch, Minggu (20/4). Jika FTC memenangkan perkara ini, Meta bisa dipaksa memisahkan Instagram atau WhatsApp dari induk perusahaannya.
Dampak TikTok terhadap Pertumbuhan Meta
Zuckerberg secara terbuka menyampaikan bahwa popularitas TikTok telah memperlambat pertumbuhan Meta secara signifikan. Ia juga mengungkap bahwa aplikasi milik ByteDance tersebut telah menjadi fokus utama Meta dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam persaingan untuk menarik perhatian pengguna muda.
Sebagai informasi, ByteDance mengakuisisi Musical.ly pada 2017 dan menggabungkannya dengan TikTok pada 2018—tahun yang juga menandai awal perubahan strategi pelaporan Meta.
Sejak itu, Meta yang saat itu masih bernama Facebook, berhenti mengumumkan jumlah pengguna Facebook secara terpisah dalam laporan kuartalan. Sebagai gantinya, mereka memperkenalkan metrik “family of apps” yang mencakup Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Langkah ini diduga untuk menyamarkan perlambatan pertumbuhan pengguna di aplikasi inti.
Evolusi Media Sosial: Dari Koneksi ke Konten
Zuckerberg juga menyinggung perubahan fundamental dalam dunia media sosial. Ia menyebut bahwa kini aplikasi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada koneksi antar teman dan keluarga untuk tumbuh. Sebaliknya, aplikasi bertransformasi menjadi mesin penemuan konten.
“Aplikasi sekarang lebih berfungsi sebagai mesin penemuan konten. Orang-orang bisa membawa konten itu ke aplikasi pesan,” kata Zuckerberg.
Meski begitu, Meta mencoba kembali ke akar sosialnya. Perusahaan baru-baru ini memperkenalkan sejumlah fitur baru yang bertujuan memperkuat koneksi antar pengguna. Salah satunya adalah tab Friends yang diperbarui, yang mempermudah pengguna melihat permintaan pertemanan dan aktivitas teman.***