By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: TikTok Dianggap Ancaman Serius, Zuckerberg Akui Meta Melambat Sejak 2018
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » TikTok Dianggap Ancaman Serius, Zuckerberg Akui Meta Melambat Sejak 2018

Terkini

TikTok Dianggap Ancaman Serius, Zuckerberg Akui Meta Melambat Sejak 2018

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengakui bahwa kehadiran TikTok menjadi tantangan besar bagi perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut.

Contents
Dampak TikTok terhadap Pertumbuhan MetaEvolusi Media Sosial: Dari Koneksi ke Konten

Ia menyebut platform video pendek asal Tiongkok itu sebagai “prioritas utama” sekaligus “ancaman kompetitif yang sangat mendesak” sejak kemunculannya pada 2018.

Pernyataan ini disampaikan Zuckerberg saat memberikan kesaksian dalam sidang Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC), sebagaimana dilaporkan TechCrunch, Minggu (20/4). Jika FTC memenangkan perkara ini, Meta bisa dipaksa memisahkan Instagram atau WhatsApp dari induk perusahaannya.

Dampak TikTok terhadap Pertumbuhan Meta

Zuckerberg secara terbuka menyampaikan bahwa popularitas TikTok telah memperlambat pertumbuhan Meta secara signifikan. Ia juga mengungkap bahwa aplikasi milik ByteDance tersebut telah menjadi fokus utama Meta dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam persaingan untuk menarik perhatian pengguna muda.

Sebagai informasi, ByteDance mengakuisisi Musical.ly pada 2017 dan menggabungkannya dengan TikTok pada 2018—tahun yang juga menandai awal perubahan strategi pelaporan Meta.

Sejak itu, Meta yang saat itu masih bernama Facebook, berhenti mengumumkan jumlah pengguna Facebook secara terpisah dalam laporan kuartalan. Sebagai gantinya, mereka memperkenalkan metrik “family of apps” yang mencakup Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Langkah ini diduga untuk menyamarkan perlambatan pertumbuhan pengguna di aplikasi inti.

Evolusi Media Sosial: Dari Koneksi ke Konten

Zuckerberg juga menyinggung perubahan fundamental dalam dunia media sosial. Ia menyebut bahwa kini aplikasi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada koneksi antar teman dan keluarga untuk tumbuh. Sebaliknya, aplikasi bertransformasi menjadi mesin penemuan konten.

“Aplikasi sekarang lebih berfungsi sebagai mesin penemuan konten. Orang-orang bisa membawa konten itu ke aplikasi pesan,” kata Zuckerberg.

Meski begitu, Meta mencoba kembali ke akar sosialnya. Perusahaan baru-baru ini memperkenalkan sejumlah fitur baru yang bertujuan memperkuat koneksi antar pengguna. Salah satunya adalah tab Friends yang diperbarui, yang mempermudah pengguna melihat permintaan pertemanan dan aktivitas teman.***

Baca Juga :

Wamenkop Ajak Anak Muda Teladani Tjokroaminoto Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi
Banding Ditolak, Putri Candrawathi Tetap 20 Tahun Penjara

You Might Also Like

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
TAGGED:MetaTikTokZuckerberg
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Makna Hari Kartini di Mata Gen Z: Masih Relevan atau Mulai Terlupakan?
Next Article Climate Hack: Ketika Anak Muda Asia Bersatu Hadapi Krisis Iklim dengan Teknologi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

4 days ago
PolitikTerkini

Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”

4 days ago
InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

4 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index