INVERSI – Kawasan hunian BSB Village kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi rekreasi keluarga sekaligus kawasan properti bernilai investasi melalui penyelenggaraan event Village de Navidad. Acara ini digelar di Club House BSB Village pada Minggu, 21 Desember 2025, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru yang terbuka bagi warga kawasan maupun masyarakat umum.
Village de Navidad dirancang sebagai ruang perjumpaan yang inklusif, di mana masyarakat dapat menikmati suasana libur akhir tahun tanpa sekat. Event ini tidak hanya ditujukan bagi penghuni BSB Village, tetapi juga bagi warga Kota Semarang dan sekitarnya yang ingin menghabiskan waktu libur dengan aktivitas rekreatif yang ramah keluarga.
Sales Manager BSB Village, Muhammad Hasan Asari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan BSB Village sebagai salah satu tujuan favorit masyarakat selama momen libur Natal dan Tahun Baru.
“Melalui Village de Navidad, kami ingin BSB Village menjadi rumah bagi semua orang. Siapa pun bisa datang, menikmati suasana, dan tidak perlu merasa canggung untuk berkunjung ke sini,” ujar Hasan.
Konsep Village de Navidad dikemas dengan berbagai kegiatan yang menonjolkan kebersamaan dan gaya hidup sehat. Beragam aktivitas digelar, mulai dari zumba dan yoga, Santa Caroling, pembagian hadiah ke klaster hunian, kelas membuat kue, hingga open house rumah contoh. Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah saat Santa Caroling berkeliling ke sejumlah klaster, khususnya Klaster Aurora, yang dipadati anak anak dan keluarga.
Antusiasme pengunjung juga terlihat dari ramainya area bazar kuliner yang menjadi bagian dari acara. Kehadiran bazar ini melengkapi kemeriahan Village de Navidad sekaligus menjawab tingginya minat pengunjung terhadap kegiatan kuliner di kawasan BSB Village. Hasan mengungkapkan bahwa bazar sebenarnya tidak masuk dalam rencana awal penyelenggaraan acara. Namun, tingginya permintaan dari tenant dan warga mendorong pihak pengelola untuk memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Awalnya tidak kami rencanakan ada bazar, tetapi karena permintaan tenant dan warga sangat besar, akhirnya kami fasilitasi. Animonya luar biasa,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, Village de Navidad juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan BSB Village sebagai kawasan investasi properti yang terus berkembang. Ramainya aktivitas di kawasan hunian dinilai mampu meningkatkan kepercayaan calon konsumen dan investor, khususnya terhadap pengembangan ruko serta area komersial yang tengah dipersiapkan.
Hasan menegaskan bahwa membeli properti di BSB Village tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan hunian, tetapi juga nilai investasi jangka panjang.
“Membeli properti di sini bukan hanya soal bangunan, tetapi juga nilai investasinya. Dengan konsep baru dan kolaborasi brand ke depan, potensi pertumbuhannya sangat besar,” ujarnya.
Meski menyasar segmen hunian dengan kisaran harga Rp600 juta hingga Rp2 miliar, BSB Village tetap membuka diri bagi masyarakat luas untuk menikmati fasilitas dan suasana kawasan. Menurut Hasan, keterbukaan ini justru menjadi strategi promosi yang efektif dan alami.
“Kalau belum bisa membeli sekarang, biasanya mereka akan merekomendasikan ke saudara atau temannya. Itu juga bagian dari promosi yang tumbuh secara organik,” katanya.
Memasuki tahun 2026, BSB Village telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan. Di antaranya adalah peluncuran klaster baru, produk hunian terbaru, serta penguatan fasilitas internal seperti club house, danau, jogging track, kawasan komersial, dan kawasan pendidikan yang akan segera bergabung. Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat ekosistem hunian terpadu yang mengedepankan kenyamanan, gaya hidup, dan nilai investasi.
Sebagai bentuk keterbukaan kepada publik, hingga akhir Desember 2025 danau BSB Village masih dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat umum. Melalui rangkaian kegiatan Village de Navidad dan berbagai pengembangan ke depan, BSB Village menegaskan visinya sebagai kawasan hunian modern yang inklusif, hidup, dan memiliki daya tarik berkelanjutan bagi warga maupun investor.