INVERSI.ID – Sebagai pembuka rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII, Pemerintah Kota Surabaya bersama APEKSI menggelar acara Youth City Changers (YCC) 2025 di Hotel Santika, Surabaya, pada Rabu (7/5/2025). Bertemakan “Orang Muda untuk Negeri”*, forum ini menjadi ajang pertukaran gagasan dan ide kreatif dari 116 delegasi muda yang mewakili 98 kota se-Indonesia.
Acara ini dirancang untuk memberikan ruang partisipatif bagi generasi muda dalam menyuarakan solusi atas berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengangguran, krisis iklim, pengelolaan sampah, hingga transportasi publik.
Ruang Aspirasi untuk Anak Muda
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Ikhsan, mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta YCC 2025. Ia menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah kolaboratif yang mendorong kontribusi pemuda dalam pembangunan kota.
“Anak-anak muda dari berbagai kota ini berkumpul, saling mengenalkan keunikan daerahnya, dan bertukar ide-ide brilian yang bisa menjadi masukan penting bagi para kepala daerah,” ujarnya.
Ikhsan menambahkan bahwa Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah agenda menarik selama forum berlangsung, seperti diskusi tematik, kunjungan sejarah ke kawasan Peneleh dan rumah kelahiran Bung Karno, hingga sesi inspirasi dari tokoh muda dan kepala daerah berprestasi.
Dari Diskusi hingga Aksi Nyata
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya sekaligus Koordinator Bidang YCC, Yusuf Masruh, menyebut YCC bukan sekadar forum diskusi, melainkan juga arena untuk merumuskan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi di masing-masing kota.
“Kami ingin setiap sesi diskusi menghasilkan ide yang bisa ditindaklanjuti dan menjadi praktik baik yang dapat diadaptasi antar kota,” jelasnya.
Yusuf juga menegaskan bahwa suara anak muda telah mulai diakomodasi dalam penyusunan RPJMD* (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) serta Rencana Strategis (Restra) di berbagai daerah.
Empat Agenda Inti YCC 2025
YCC 2025 menghadirkan empat agenda utama yang dirancang untuk merangsang kreativitas dan kepedulian sosial para peserta, yaitu:
- Bursa Ide – tempat peserta mempresentasikan gagasan solutif untuk pembangunan kota,
- Susur Sungai – edukasi lingkungan berbasis pengalaman langsung,
- Historical City Tour – napak tilas sejarah perjuangan Kota Surabaya,
- Bincang Muda – diskusi interaktif bersama tokoh muda inspiratif.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat menyerap wawasan baru sekaligus membawa pulang semangat perubahan ke daerah masing-masing.
“Kami optimistis ide-ide segar dari anak muda ini akan memperkaya perspektif dalam perumusan kebijakan di tingkat kota,” pungkas Yusuf.
Anak Muda, Kunci Masa Depan Kota
Forum Youth City Changers 2025 menjadi penanda kuat bahwa generasi muda bukan hanya objek pembangunan, tapi juga aktor utama yang memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan kota-kota di Indonesia. Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, suara mereka kini mulai diperhitungkan dalam panggung pengambilan keputusan.***