By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Youth Peace Festival 2025: Suara Anak Muda untuk Dunia yang Damai
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Youth Peace Festival 2025: Suara Anak Muda untuk Dunia yang Damai

Event

Youth Peace Festival 2025: Suara Anak Muda untuk Dunia yang Damai

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Youth Peace Festival 2025 yang digelar oleh Global Peace Foundation (GPF) Indonesia bersama Indorelawan menjadi ajang penting dalam memperingati Hari Perdamaian Internasional. Festival yang berlangsung di Volunteer Hub, Jakarta, ini menghadirkan ratusan anak muda dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama menegaskan komitmen pada dunia yang damai.

Contents
Peran Anak Muda dalam Membangun HarmoniPesan Damai yang Bergema ke Generasi Muda

Youth Peace Festival 2025 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan bertema “Act Now for a Peaceful World” yang dimulai sejak akhir Agustus. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup Lomba Poster Perdamaian, Young Bridging Leaders, U-gen Webinar, Clean the City, hingga Peace! Project. Lebih dari 250 pemuda ikut terlibat aktif, menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap isu perdamaian global.

Youth Peace Festival 2025 tidak hanya menghadirkan aktivitas seremonial, tetapi juga pengalaman kolaboratif. Sebanyak 100 pemuda lintas iman dan komunitas mengikuti beragam aktivitas, mulai dari Peace Talk bersama Yayasan Pita Kuning, Ruang Rasa, dan Youthdozer; workshop jingle perdamaian; hingga menghias kue sebagai simbol kebersamaan. Selain itu, pesan damai juga dituangkan melalui mural kolaboratif, pameran poster, dan sesi Open Mic yang memberi ruang ekspresi kreatif.


Peran Anak Muda dalam Membangun Harmoni

Festival ini menegaskan pentingnya anak muda dalam merawat perdamaian di tengah perbedaan. “Melalui Youth Peace Festival, kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda punya peran penting membangun harmoni di tengah keberagaman,” ujar Miftahul Khoir, Program Manager GPF Indonesia.

Senada dengan itu, Shendy Ristandi dari Indorelawan menambahkan, “Perdamaian adalah tanggung jawab bersama. Keterlibatan relawan membuktikan bahwa perubahan nyata dimulai dari aksi kecil yang dilakukan bersama.”

Kutipan ini menegaskan bahwa perdamaian tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan dari kerja sama lintas komunitas. Melalui interaksi positif dan kegiatan kreatif, anak muda dapat menumbuhkan rasa saling menghargai serta memperkuat solidaritas sosial.

Di tengah arus informasi yang cepat dan rentannya konflik identitas, peran anak muda sebagai agen perdamaian menjadi semakin relevan. Kehadiran mereka dalam festival ini mencerminkan optimisme bahwa generasi baru tidak hanya peduli, tetapi juga siap terlibat langsung dalam mendorong perubahan.


Pesan Damai yang Bergema ke Generasi Muda

Acara ini tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan berbagai komunitas seperti Ruang Rasa, Yayasan Pita Kuning, Youthdozer, Trash Hero Jakarta, hingga PP Lajnah Imaillah. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pesan damai bisa disuarakan dari banyak pintu, baik melalui seni, aksi sosial, maupun ruang diskusi.

Workshop jingle perdamaian, misalnya, menghadirkan pendekatan kreatif yang mudah diterima anak muda. Musik menjadi medium universal untuk menyatukan perbedaan. Sementara itu, mural kolaboratif dan pameran poster membuktikan bahwa seni visual dapat menjadi bahasa yang menyatukan pesan-pesan lintas budaya dan keyakinan.

Baca Juga :

Mulai dari 1% Hari Ini, Jadi Versi Terbaik Diri Kamu Besok
Harga Timah Dunia Melambung, PT Timah (TINS) Cetak Lonjakan Laba di Awal 2026

Sesi Open Mic juga menjadi sorotan karena memberi kesempatan kepada anak muda untuk mengekspresikan ide, kritik, dan harapan mereka. Dari puisi, lagu, hingga monolog, semua ekspresi itu bermuara pada satu tujuan: membangun dunia yang lebih damai.

Melalui berbagai bentuk kegiatan, Youth Peace Festival 2025 tidak hanya berhenti sebagai acara peringatan, melainkan momentum yang menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk bergerak. Pesan damai yang diangkat dalam festival ini diharapkan terus bergema, melampaui batas ruang dan waktu.

Youth Peace Festival 2025 menegaskan bahwa generasi muda bukan sekadar penerus bangsa, tetapi juga motor perubahan nyata dalam menjaga perdamaian. Dengan tema “Act Now for a Peaceful World”, festival ini menghadirkan ruang kolaboratif yang mempertemukan anak muda dari berbagai latar belakang untuk belajar, berbagi, dan berkreasi bersama.

GPF Indonesia bersama Indorelawan sukses menghadirkan wadah yang mendorong semangat solidaritas, kreativitas, dan keberanian generasi muda dalam menjaga harmoni sosial. Dari Peace Talk, mural, hingga jingle perdamaian, semua kegiatan memperlihatkan betapa kuatnya peran anak muda dalam mengampanyekan pesan damai.

Melalui acara ini, GPF Indonesia berharap pesan perdamaian tidak berhenti di festival, tetapi terus menginspirasi anak muda di seluruh Indonesia untuk menjadi agen perubahan. Karena sejatinya, perdamaian bukan hanya milik satu kelompok, melainkan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:Anak MudaYouth Peace Festival
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cara Membuat Foto Brave Pink dan Hero Green yang Sedang Viral di Sosial Media
Next Article Gemini AI, Antara Kreativitas Anak Muda dan Ancaman Hoaks Digital
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index