By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda

Olahraga

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi di Usia Muda

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Menjaga kesehatan bukan hanya soal pola makan sehat dan rutin berolahraga. Kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele bisa berdampak besar terhadap risiko tekanan darah tinggi (hipertensi), termasuk pada usia muda.

Hipertensi sering terjadi akibat penyempitan arteri yang menghambat aliran darah. Seiring bertambahnya usia, tekanan darah cenderung meningkat secara alami. Namun, kini semakin banyak orang dewasa muda yang mengalami hipertensi akibat pola hidup yang kurang sehat. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Berikut enam kebiasaan umum yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi di usia muda:

1. Melewatkan Sarapan

Sarapan bukan hanya sekadar rutinitas pagi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga metabolisme tubuh. Penelitian yang diterbitkan di jurnal ‘Frontiers’ mengungkapkan bahwa melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Mereka yang sering tidak sarapan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori di siang dan malam hari, yang berkontribusi pada kenaikan berat badan—faktor utama pemicu tekanan darah tinggi.

2. Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Semakin tinggi detak jantung, semakin besar pula tekanan darah yang terjadi. Menjaga Indeks Massa Tubuh (IMT) dalam batas normal dapat membantu mengurangi risiko hipertensi.

3. Kurang Tidur dan Sering Begadang

Baca Juga :

Fakta-fakta 5 Sekuriti Ancol Lakukan Penganiayaan Terhadap Pengunjung hingga Tewas, Luka Korban Disiram Air Cabai
Respon PKS Saat Ditolak Gelora Masuk Koalisi Prabowo-Gibran, Masyaallah Tabarakallah

Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. National Sleep Foundation menyebutkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah karena mengganggu keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh.

Saat tidur terganggu, tubuh tetap berada dalam kondisi stres dan kewaspadaan tinggi, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam jangka panjang.

4. Malas Bergerak (Mager)

Gaya hidup sedenter atau kurang gerak semakin menjadi kebiasaan, terutama di era digital. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam duduk saat bekerja atau menonton TV.

Menurut American Heart Association (AHA), duduk terlalu lama bisa menghambat aliran darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Untuk mengatasinya, biasakan bergerak setiap jam, misalnya berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan.

5. Konsumsi Makanan Olahan Berlebihan

Makanan olahan seperti junk food, makanan instan, dan camilan tinggi garam sering menjadi pilihan praktis. Namun, kandungan natrium yang tinggi dalam makanan ini bisa menyebabkan tubuh menahan cairan, yang berujung pada peningkatan tekanan darah.

Natrium dalam garam menarik lebih banyak cairan ke dalam pembuluh darah, meningkatkan volume darah dan tekanan pada dinding pembuluh darah. Mengurangi konsumsi makanan olahan dan menggantinya dengan makanan segar dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

6. Stres Berlebihan

Stres kronis berkontribusi besar terhadap tekanan darah tinggi. AHA mencatat bahwa stres memicu respons “fight or flight” dalam tubuh, yang menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba. Jika stres tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi hipertensi jangka panjang.

Untuk mencegah hipertensi di usia muda, penting untuk menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari rutin sarapan, menjaga berat badan ideal, tidur cukup, aktif bergerak, menghindari makanan olahan, hingga mengelola stres dengan baik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan aktivitas aerobik setidaknya 150 menit per minggu sebagai salah satu cara menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah tetap stabil.***

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan
Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026
TAGGED:Darah TinggikesehatanUsia Muda
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pilih Ekskul Sesuai Kepribadianmu: Introvert Vs Ekstrovert
Next Article Ekskul Unik di Sekolah, dari Teater Horor Sampai Komunitas Podcast
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
Olahraga

Erick Thohir Resmikan Festival Grassroots Piala Presiden 2026, Dorong Pembinaan Sepak Bola dari Usia Dini

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index