JAKARTA, INVERSI – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan sejumlah arahan strategis yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam sesi retret yang digelar di Hambalang pada Selasa 6 Januari 2026. Arahan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah di sektor energi serta minyak dan gas bumi yang menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional.
Bahlil menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menempatkan isu kedaulatan dan kemandirian energi sebagai fokus utama kebijakan pemerintah pada tahun 2026. Menurutnya sektor energi memiliki peran krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memastikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan presiden secara langsung dalam rangka memperkuat keselarasan program antar kementerian dan lembaga.
“Fokus pada program 2026 yang mana program program kerakyatan dan indikator kinerja menyangkut kedaulatan energi pangan makanan bergizi sekolah rakyat dan berbagai program prioritas pemerintah. Semua itu diorientasikan untuk peningkatan ekonomi dan bagaimana negara hadir melayani rakyat dengan baik,” ujar Bahlil saat ditemui wartawan usai kegiatan retret.
Retret Kabinet Merah Putih dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo sejak Selasa siang hingga malam hari dan berlangsung selama kurang lebih delapan jam.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota kabinet kepala badan serta pimpinan lembaga negara dan dilaksanakan di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian taklimat awal tahun 2026 oleh Presiden Prabowo yang berlangsung secara terbuka. Dalam sesi ini presiden memaparkan arah kebijakan umum pemerintah serta target strategis yang ingin dicapai pada tahun berjalan. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi tertutup yang berisi evaluasi kinerja pemerintah pendalaman laporan para menteri serta arahan lanjutan presiden terkait pelaksanaan program prioritas nasional.
Dalam sesi tertutup tersebut sejumlah menteri menyampaikan laporan mengenai capaian dan tantangan program masing masing kementerian. Presiden kemudian memberikan penekanan agar seluruh kebijakan dijalankan secara terkoordinasi dengan satu arah komando untuk memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Bahlil kembali menegaskan komitmen para menteri Kabinet Merah Putih untuk mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menekankan bahwa posisi menteri adalah sebagai pembantu presiden sehingga setiap arahan yang diberikan merupakan mandat yang wajib dilaksanakan.
“Menteri itu pembantu Bapak Presiden. Arahan Bapak Presiden bagi kami adalah sesuatu yang wajib dijalankan agar kita berada dalam satu komando,” tegas Bahlil.
Selain sebagai menteri Bahlil juga menyampaikan sikapnya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia menyatakan keyakinannya bahwa seluruh partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan agenda pemerintahan Presiden Prabowo.
Menurut Bahlil orientasi koalisi pemerintah saat ini adalah memastikan keberhasilan berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat. Program tersebut mencakup penyediaan makanan bergizi gratis penguatan sektor pendidikan pembangunan infrastruktur peningkatan layanan kesehatan dorongan investasi dan hilirisasi serta penguatan kedaulatan pangan dan energi nasional.
Pemerintah berharap seluruh program tersebut dapat berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga : https://inversi.id/presiden-prabowo-instruksikan-percepatan-elektrifikasi-5-700-desa-pada-2026/