By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Generasi Z Ingin Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Generasi Z Ingin Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan

Pendidikan

Generasi Z Ingin Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Bagi Generasi Z, sekolah bukan lagi sekadar tempat menimba ilmu. Lebih dari itu, mereka mendambakan lingkungan belajar yang inklusif, nyaman, dan bebas dari perundungan. Dua siswi SMP Negeri 1 Palu, Desy Pritasari dan Laura Ghina Desianty, berbagi pandangan tentang pentingnya menciptakan sekolah yang sehat secara emosional dan sosial.

Contents
Pentingnya Sekolah Bebas Tekanan SosialMembangun Sekolah yang Inklusif dan Empatik

“Sekolah harusnya jadi tempat di mana semua siswa merasa diterima, bukan dihakimi,” ujar Desy Pritasari, siswi kelas VIII.

Ia menambahkan bahwa masih banyak siswa yang merasa minder karena latar belakang mereka. Bagi Desy, sekolah ideal adalah tempat yang memperlakukan semua siswa dengan setara, tanpa diskriminasi.

Desy menilai, lingkungan sekolah yang suportif dan adil dapat meningkatkan rasa percaya diri serta motivasi belajar siswa. Menurutnya, Generasi Z tidak hanya menilai kualitas sekolah dari fasilitas atau prestasi akademik, tetapi juga dari bagaimana siswa dihargai dan diterima.

Pentingnya Sekolah Bebas Tekanan Sosial

Sejalan dengan Desy, Laura Ghina Desianty menyoroti pentingnya suasana sekolah yang terbebas dari sikap toksik dan tekanan sosial berlebihan. Menurut Laura, banyak siswa yang mengalami stres bukan karena sulitnya materi pelajaran, melainkan karena tekanan dari lingkungan sosial di sekolah.

“Banyak siswa yang stres bukan karena pelajaran, tapi karena lingkungan sosialnya,” ujar Laura.

“Kami butuh guru dan teman yang saling mendukung. Sekolah yang peduli dengan kesehatan mental siswanya itu keren banget buat Gen Z,” sambungnya.

Laura menekankan pentingnya kehadiran guru dan teman sebaya yang mampu menciptakan suasana saling mendukung di sekolah. Dukungan ini dinilai penting untuk mencegah tekanan mental yang dapat berdampak buruk pada prestasi dan perkembangan siswa.

Membangun Sekolah yang Inklusif dan Empatik

Baik Desy maupun Laura berharap sekolah masa kini dan masa depan lebih menonjolkan nilai-nilai empati, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan. Mereka sepakat bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menghafal pelajaran, tetapi juga sebagai wadah membentuk karakter dan membangun kepercayaan diri siswa.

Baca Juga :

Fakta-fakta Putra Wibowo, Buronan Kasus Trading Viral Blast Berhasil Ditangkap
Yasonna Laoly Sebut Data Imigrasi Aman di Amazon Usai PDN Diretas Hacker

“Kalau sekolahnya adem dan inklusif, kita pasti lebih semangat belajar dan berkembang,” tutup Desy.

Semangat menciptakan sekolah yang lebih inklusif dan sehat secara emosional mencerminkan kebutuhan nyata Generasi Z dalam menghadapi tantangan dunia modern. Lingkungan belajar yang suportif diharapkan dapat menjadi fondasi lahirnya generasi muda yang lebih tangguh, percaya diri, dan berdaya saing.***

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:gen zGenerasi ZSekolah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pacaran di Usia Remaja Boleh Atau Tidak? Begini Kata Psikolog!
Next Article Hustle Culture Vs Slow Living, Mana yang Cocok Buat Kamu?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index