JAKARTA, INVERSI – Sebuah bus umum angkutan penumpang milik PO Lorena mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional kawasan Hutan Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa sore, 20 Januari 2026.
Bus dengan nomor polisi B 7128 NG tersebut terguling sekitar pukul 15.00 WIB dan mengakibatkan lima penumpang mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat bus melintas di jalur rawan kecelakaan yang berada di kawasan Taman Nasional Baluran. Kondisi jalan yang licin diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan, sehingga pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Bus terguling ke arah kanan jalan akibat kondisi jalan yang licin. Lima penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Nanang saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa kerusakan kendaraan cukup terlihat di lokasi kejadian. Para penumpang yang berada di dalam bus sempat mengalami kepanikan sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama warga sekitar dan tim terkait. Proses pertolongan berlangsung cepat guna memastikan keselamatan seluruh korban.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Jalur Nasional Baluran sempat mengalami kemacetan. Jalur ini dikenal sebagai salah satu akses utama penghubung wilayah timur Jawa Timur dan sering dilalui kendaraan besar, termasuk bus antarkota dan truk logistik. Namun, kepadatan lalu lintas tidak berlangsung lama.
“Situasi lalu lintas sempat tersendat, tetapi tidak terlalu lama. Setelah proses evakuasi awal dilakukan, arus kendaraan kembali normal dan lancar,” kata Nanang.
Pihak kepolisian juga mengamankan sopir dan kernet bus untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Keduanya saat ini berada di Pos Polisi Baluran guna kepentingan penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara detail serta mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian atau faktor lain yang turut memicu kecelakaan.
Hingga Selasa malam, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kecelakaan. Selain itu, proses evakuasi kendaraan bus juga dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan demi menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
AKP Nanang turut mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan Baluran. Menurutnya, jalur tersebut memiliki karakteristik khusus, mulai dari kontur jalan, kondisi cuaca yang cepat berubah, hingga potensi jalan licin yang dapat membahayakan pengemudi.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Baluran. Patuhi batas kecepatan dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima,” ujarnya.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pengamanan di titik-titik rawan kecelakaan guna mencegah kejadian serupa terulang. Sementara itu, kondisi para korban luka dilaporkan dalam penanganan medis dan tidak mengancam jiwa.