By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Strategi Pemudik Hindari Macet: Pilih Berangkat Saat Arus Balik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Strategi Pemudik Hindari Macet: Pilih Berangkat Saat Arus Balik

Terkini

Strategi Pemudik Hindari Macet: Pilih Berangkat Saat Arus Balik

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Pemudik meramaikan Stasiun Pasar Senen di masa arus balik hari kelima Lebaran di Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa sejak Selasa (24/3), dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta. Pada puncaknya, tercatat sebanyak 53.288 penumpang tiba di Jakarta menggunakan moda transportasi kereta api.

Di tengah tingginya mobilitas pemilir, ternyata tidak semua orang memilih momen ini untuk kembali ke ibu kota. Sebagian penumpang justru memanfaatkan periode arus balik untuk berangkat menuju kampung halaman dengan berbagai pertimbangan.

Salah satunya Zulaikha (55), yang melakukan perjalanan ke Nganjuk, Jawa Timur bersama keluarganya. Ia memilih waktu keberangkatan setelah Lebaran demi menghindari kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi menjelang hari raya.

“Menghindari macet, tahun kemarin sudah pernah naik travel macet malam Lebaran baru sampai, jadi sekarang naik kereta,” katanya.

Meski memilih waktu yang relatif lebih longgar, Zulaikha mengaku tetap kesulitan mendapatkan tiket. Ia bahkan harus mengandalkan keberuntungan untuk bisa memperoleh kursi perjalanan.

“Mau beli tanggal 24 nggak dapet, kan banyak juga yang mau beli di arus mudik lebaran, lebih mahal otomatis,” katanya.

Cerita serupa datang dari Munjip (35), yang melakukan perjalanan ke Cirebon bersama pasangannya setelah masa cuti bersama Lebaran. Ia menilai periode ini lebih nyaman karena tidak terlalu padat, sekaligus masih memiliki sisa jatah libur dari tempat kerjanya.

“Untuk nyari tanggalnya sih nggak susah, cuma untuk jamnya sih yang lebih susah itu. Menyesuaikan kapan mau berangkatnya gitu, itu yang lebih susah,” katanya.

Munjip menambahkan, harga tiket menuju Cirebon masih tergolong terjangkau. Namun, untuk perjalanan kembali ke Jakarta, tarif yang ditawarkan cenderung lebih tinggi.

Baca Juga :

Instruksi Presiden Prabowo: Pemerintah Siapkan Penambahan Dana untuk Penanganan Bencana Sumatera
Targetkan Kemenangan, Teco Pastikan Bali United Siap Hadapi Persib

Sementara itu, Nia (38) juga memilih hari kelima Lebaran untuk pulang ke Solo. Keputusannya bukan tanpa alasan, melainkan karena adanya agenda keluarga yang harus dihadiri.

“Biasa sih, kalau lebaran pulang kampung harganya termasuk standar sih, kemarin dapat juga lumayan nggak terlalu mahal banget, mungkin karena jaraknya juga kali ya,” katanya.

Berdasarkan data dari Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, jumlah penumpang yang berangkat pada periode Hari H Lebaran, yakni 21–22 Maret, mencapai 97.297 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di Jakarta pada periode yang sama tercatat sebanyak 62.254 orang.

Secara keseluruhan, jumlah tiket yang telah dipesan sejak 11 Maret hingga akhir masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026 di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 839.656 tiket.

Pada fase arus balik yang berlangsung mulai 23 Maret hingga 1 April 2026, mayoritas penumpang yang tiba di Jakarta berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Jawa Barat.

Adapun sejumlah kota tujuan favorit selama masa angkutan Lebaran meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, hingga Jember yang menjadi destinasi utama para pemudik.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:arus balikMudik 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemerintah Minta Warga Hindari Puncak Arus Balik 28–29 Maret 2026
Next Article Lebaran 2026 Lebih Aman, Angka Kecelakaan Fatal Turun Signifikan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index