INVERSI.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan kesiapan untuk menerima kehadiran tokoh-tokoh nasional yang ingin bergabung guna memperkuat struktur organisasi partai di berbagai daerah.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menegaskan bahwa partainya membuka ruang seluas-luasnya bagi figur publik yang memiliki visi sejalan untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan partai.
“PSI terus menantikan dan dengan tangan terbuka menunggu bergabungnya tokoh-tokoh yang lain,” kata Grace di sela kegiatan Konsinyering Dewan Pimpinan Wilayah PSI di Jakarta, Minggu.
Ia menekankan bahwa PSI mengusung konsep partai yang inklusif dan tidak dimonopoli oleh kelompok tertentu.
“PSI adalah partai super terbuka di mana semua orang diterima, semua orang adalah pemegang saham. Partai ini bukan partai keluarga, bukan partai sekelompok orang segelintir orang saja,” ujarnya.
Grace juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh nasional yang telah lebih dulu bergabung dengan PSI. Kehadiran mereka dinilai mampu memperkuat struktur kepengurusan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam upaya memperkuat basis organisasi, PSI terus melengkapi kepengurusan hingga ke tingkat desa. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Verifikasi tersebut menjadi syarat wajib bagi partai politik yang ingin mengikuti Pemilu 2029.
Grace menambahkan, pihaknya akan segera mengumumkan kepada publik nama-nama tokoh yang akan bergabung dalam waktu dekat.
“Jadi nanti akan kami kabarkan lagi ke teman-teman media siapa saja yang akan bergabung,” katanya.