INVERSI.ID – Pembalap muda Indonesia Kiandra Ramadhipa langsung mencuri perhatian pada putaran perdana Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 usai tampil impresif di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu. Konsistensinya dalam dua balapan membuat rider binaan Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu sukses menembus lima besar klasemen sementara.
Berdasarkan data resmi MotoJunior, Ramadhipa kini mengoleksi 21 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara. Raihan tersebut didapat setelah ia finis di urutan kelima pada race pertama dan posisi keenam di race kedua seri Catalunya.
Penampilan pembalap berusia 16 tahun itu menjadi salah satu sorotan utama di seri pembuka musim ini. Meski berstatus rookie, Ramadhipa mampu bersaing ketat dengan para pembalap papan atas dan beberapa kali tampil di grup terdepan sepanjang balapan.
Pada race pertama, Ramadhipa bahkan sempat memimpin lomba memasuki lap terakhir. Namun persaingan ketat di tikungan-tikungan akhir membuatnya harus puas finis di posisi kelima dengan selisih tipis 0,144 detik dari pemenang balapan Leonardo Zanni.
Sementara pada race kedua, performa apik kembali diperlihatkan pembalap asal Indonesia tersebut. Ia sempat naik hingga posisi kedua sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Hasil positif di Catalunya membuat Ramadhipa kini memiliki jumlah poin yang sama dengan pembalap asal Prancis, Guillem Planques, yang berada di posisi keempat klasemen. Namun Ramadhipa masih kalah dalam perhitungan hasil finis terbaik.
Untuk sementara, klasemen Moto3 Junior 2026 dipimpin pembalap Italia Giulio Pugliese dengan koleksi 45 poin setelah tampil dominan dan memenangi race kedua Catalunya. Posisi kedua ditempati Carlos Cano dengan 29 poin, sedangkan Leonardo Zanni berada di peringkat ketiga dengan 25 poin.
Di sisi lain, rekan setim Ramadhipa di Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Kiattisak Singhapong, kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 11 poin.
Penampilan konsisten Kiandra Ramadhipa pada seri pembuka menjadi sinyal positif bagi masa depan pembalap Indonesia di level internasional. Jika mampu menjaga performa, peluang untuk bersaing di papan atas Moto3 Junior musim ini semakin terbuka lebar.