By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BBM Subsidi Dijarah Orang Kaya, Hak Nelayan, Supir Angkot dan Ojol Terancam
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BBM Subsidi Dijarah Orang Kaya, Hak Nelayan, Supir Angkot dan Ojol Terancam

Ekonomi

BBM Subsidi Dijarah Orang Kaya, Hak Nelayan, Supir Angkot dan Ojol Terancam

Alexander
By
Alexander
1 month ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Fenomena praktik penyalahgunaan BBM subsidi kembali marak. Di saat nelayan, petani, sopir angkot, hingga pengemudi ojek harus antre demi mendapatkan solar atau Pertalite, justru kendaraan mewah dan mafia BBM diduga masih leluasa menguras jatah subsidi rakyat dengan berbagai modus curang. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

JAKARTA — Praktik penyalahgunaan BBM subsidi kembali memicu kemarahan publik. Di saat nelayan, petani, sopir angkot, hingga pengemudi ojek harus antre demi mendapatkan solar atau Pertalite, justru kendaraan mewah dan mafia BBM diduga masih leluasa menguras jatah subsidi rakyat dengan berbagai modus curang.

Fenomena ini kembali menjadi sorotan setelah DPR mengungkap masih maraknya praktik penggunaan barcode ganda hingga modus “kencing solar” yang membuat distribusi BBM subsidi bocor ke pasar ilegal.

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menegaskan praktik mafia BBM subsidi masih sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut kendaraan mewah bahkan masih ditemukan mengisi solar subsidi di SPBU.

“Masih banyak kendaraan-kendaraan mewah yang menggunakan solar subsidi. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Bambang di Jakarta, Kamis (14/5). Selain itu, ia juga menyoroti praktik barcode ganda dan modus penimbunan BBM yang dikenal dengan istilah “kencing solar”.

Menurut Bambang, kondisi tersebut membuktikan distribusi subsidi belum sepenuhnya tepat sasaran. Padahal, BBM subsidi sejatinya diperuntukkan bagi kelompok rentan dan sektor produktif kecil yang sangat bergantung pada harga energi murah untuk bertahan hidup.

Kelompok yang paling wajib dilindungi antara lain petani, nelayan, pedagang pasar, sopir angkot, hingga pengemudi ojek yang setiap hari menggantungkan penghasilan pada mobilitas berbahan bakar subsidi.

Karena itu, wacana pengaturan pembelian BBM subsidi dalam batas wajar dinilai semakin mendesak. Kebijakan tersebut dipandang bukan sebagai pembatasan yang menyulitkan masyarakat, melainkan benteng pengamanan agar stok subsidi tidak diborong spekulan lalu dijual kembali dengan harga lebih mahal ke sektor industri.

Kasus nyata praktik mafia BBM juga baru saja dibongkar aparat di Bandar Lampung. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung mengungkap sindikat penyalahgunaan solar subsidi yang menggunakan banyak barcode berbeda untuk membeli BBM secara berulang di sejumlah SPBU.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menjelaskan pelaku memanfaatkan barcode berbeda untuk mengakali sistem pembelian subsidi. “Pelaku menggunakan beberapa barcode untuk melakukan pengisian berulang kali,” ujarnya

Baca Juga :

Ngerasa Gak Nyambung Saat Ngobrol? Ini Trik Biar Jadi Pendengar yang Asik!
Link Nonton Film My Name is Loh Kiwan Sub Indo

Solar subsidi yang berhasil dikumpulkan kemudian dijual kembali demi meraup keuntungan pribadi. Praktik semacam ini dinilai sangat merugikan negara sekaligus merampas hak masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan subsidi.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menegaskan pengaturan pembelian BBM subsidi diperlukan agar distribusi lebih tepat sasaran dan kuota subsidi tidak cepat habis akibat penyalahgunaan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan pengaturan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran energi bersubsidi agar sesuai peruntukan. “Tujuannya agar subsidi tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Di tengah maraknya mafia solar dan penyalahgunaan barcode, publik kini menunggu langkah tegas pemerintah memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi. Sebab jika celah terus dibiarkan terbuka, maka yang paling dirugikan tetap rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari setiap liter subsidi negara.

You Might Also Like

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok
Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik
TAGGED:Kencing solarKomisi XIII DPR RIMafia BBMPenyelahgunaan BBM Subsidi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lonjakan Harga Batubara Mei 2026 Jadi Senjata Menteri Bahlil Tambah Pemasukan Negara
Next Article Foto : Rismawati, seorang ibu rumah tangga yang memproduksi makanan kering untuk mendukung kebutuhan dapur MBG (Sumber : https://bgn.go.id/) Rismawati, UMKM Lokal Keamanan Pangan untuk Generasi Emas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
Ekonomi

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

6 days ago
EkonomiTerkini

Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index