By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Travel

Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Jack
By
Jack
14 hours ago
Share
4 Min Read
Ilustrasi - Sejumlah wisatawan mengunjungi Lemah Pasar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, Jawa Timur. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mempercepat pengembangan berbagai destinasi unggulan di luar Bali guna menciptakan pemerataan pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Langkah ini dilakukan agar Indonesia memiliki lebih banyak destinasi favorit yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam keterangannya kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu, Kementerian Pariwisata menjelaskan bahwa pengembangan destinasi dilakukan melalui berbagai program yang berfokus pada pengalaman wisata berkualitas dan berkelanjutan.

“Kami terus mendorong pelaku usaha industri pariwisata untuk mengembangkan paket-paket wisata tematik berbasis gastronomi, wellness, bahari atau marine tourism, wastra, serta seni budaya di berbagai destinasi unggulan. Pengembangan tersebut difokuskan pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) serta 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR), yaitu Bali, Great Jakarta, dan Kepulauan Riau (Kepri),” kata kementerian kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Kemenpar juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra industri pariwisata, termasuk agen perjalanan dan tour operator, untuk memperluas promosi destinasi wisata Indonesia di pasar global.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penjualan paket wisata, kegiatan business matching, hingga familiarization trip (fam trip) yang memperkenalkan berbagai destinasi unggulan kepada pelaku industri pariwisata internasional. Fokus promosi diarahkan pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR) yang tengah dikembangkan pemerintah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons Kementerian Pariwisata terhadap masukan Komisi VII DPR RI yang meminta pemerintah tidak hanya bergantung pada Bali sebagai motor utama sektor pariwisata nasional. Dalam rapat kerja yang berlangsung pada 3 Juni lalu, DPR mendorong pengembangan destinasi lain agar mampu bersaing dan menjadi pilihan wisatawan.

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Kemenpar mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke sejumlah destinasi prioritas dalam beberapa waktu terakhir.

Peningkatan paling signifikan terlihat di kawasan Lombok-Gili Tramena, Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Borobudur-Yogyakarta-Prambanan. Selain itu, pertumbuhan kunjungan juga tercatat di berbagai destinasi unggulan lainnya seperti Labuan Bajo, Danau Toba, Manado-Likupang, Bangka Belitung, Raja Ampat, Wakatobi, hingga Morotai.

Pemerintah menilai peningkatan tersebut menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara mulai melirik lebih banyak destinasi di Indonesia, tidak hanya berfokus pada satu wilayah saja.

Baca Juga :

Fakta Menarik Carlo Saba Vokalis Kahitna Meninggal Dunia, Sempat Ikut Bukber
Aceh Genjot Wisata Bahari Ramah Lingkungan di Tengah Pemulihan Pascabencana

Meski demikian, Bali masih menjadi pintu masuk utama sekaligus destinasi favorit wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Pulau Dewata tetap memegang peran penting dalam industri pariwisata nasional berkat daya tarik alam, budaya, serta infrastruktur yang telah berkembang dengan baik.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, selama periode Januari hingga April 2026 sekitar 43,1 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia masuk melalui dua gerbang utama di Bali, yakni Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Pelabuhan Tanjung Benoa.

Pada April 2026 saja, dari total 1,25 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, sebanyak 553.328 wisatawan tercatat masuk melalui kedua pintu masuk tersebut.

Meski Bali masih mendominasi, pemerintah optimistis strategi pengembangan destinasi prioritas dan regeneratif akan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan pariwisata baru di berbagai daerah. Dengan begitu, manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat promosi, memperluas konektivitas, serta meningkatkan kualitas pengalaman wisata agar semakin banyak destinasi Indonesia yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

You Might Also Like

Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata
Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
TAGGED:kemenparPariwisata IndonesiaWisata
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
Next Article Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonom: BBM Subsidi Jangan Diganggu, Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

2 weeks ago
Travel

Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda

2 weeks ago
Travel

BBTF 2026 Jadi Ajang Promosi Destinasi Wisata Indonesia ke Dunia

2 weeks ago
Travel

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Diincar

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index