By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Aceh Genjot Wisata Bahari Ramah Lingkungan di Tengah Pemulihan Pascabencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Aceh Genjot Wisata Bahari Ramah Lingkungan di Tengah Pemulihan Pascabencana

Travel

Aceh Genjot Wisata Bahari Ramah Lingkungan di Tengah Pemulihan Pascabencana

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
2 Min Read
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Aceh terus mendorong pengembangan wisata bahari berbasis keberlanjutan dengan memperkuat edukasi kepada pelaku pariwisata terkait pentingnya menjaga lingkungan, kebersihan pantai, serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan destinasi wisata.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh Akmal Fajar mengatakan edukasi mengenai konsep wisata ramah lingkungan dilakukan secara bertahap agar pelaku industri pariwisata semakin memahami pentingnya menjaga ekosistem laut dan kawasan pesisir.

“Edukasi untuk pelaku wisata terkait wisata ramah lingkungan ini dilakukan secara bertahap,” kata Akmal Fajar di Banda Aceh, Selasa.

Menurutnya, Pemerintah Aceh tetap berkomitmen mengembangkan sektor wisata bahari secara berkelanjutan meski sejumlah wilayah sedang menghadapi proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah menyesuaikan strategi promosi wisata dengan memfokuskan pengembangan pada destinasi bahari yang tidak terdampak bencana. Langkah itu dilakukan agar aktivitas pariwisata tetap berjalan dan roda ekonomi masyarakat di sektor wisata terus bergerak.

Aceh sendiri dikenal memiliki banyak destinasi wisata bahari unggulan yang masih aman dikunjungi wisatawan. Mulai dari pantai eksotis, pulau-pulau kecil, hingga lokasi diving dan snorkeling yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami terus mempromosikan beragam destinasi wisata melalui berbagai kanal publikasi, kolaborasi agenda, serta penguatan promosi digital,” katanya.

Akmal menilai proses pemulihan pascabencana juga menjadi momentum evaluasi dalam membangun sektor pariwisata Aceh yang lebih kuat menghadapi perubahan iklim dan risiko kebencanaan di masa mendatang.

Karena itu, pemerintah daerah mulai memperkuat aspek mitigasi bencana, kesiapsiagaan destinasi wisata, serta pembangunan pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :

Fakta-fakta Jay Idzes, Pemain Venezia yang Cetak Gol untuk Timnas Indonesia vs Vietnam
Dampak Pernyataan Kontroversial Elon Musk, Apple Akhirnya Berhenti Beriklan di X

“Pada prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa pariwisata Aceh tetap tumbuh, namun tetap adaptif terhadap kondisi daerah, menjaga lingkungan, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Dengan potensi wisata bahari yang besar, Aceh terus berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan agar destinasi wisata tetap menarik sekaligus berkelanjutan untuk jangka panjang.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia
TAGGED:AcehDisbudpar AcehWisata AcehWisata Ramah Lingkungan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wamendag Roro Buka Peluang Pasar Baru di China di Tengah Rupiah Melemah
Next Article Rupiah Melemah, Airlangga Sebut Efek Musim Dividen dan Haji
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
Travel

Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau

1 month ago
Travel

Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index