By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir

Pildun 2026Terkini

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir

Nicholas
By
Nicholas
2 hours ago
Share
3 Min Read
Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye sampai turun tangan untuk membereskan masalah kontrak pelatih Pape Thiaw yang belum beres setelah pelatih itu sempat menolak terbang ke AS. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

NEW BRUNSWICK – Senegal datang ke Piala Dunia 2026 dengan mimpi besar melampaui pencapaian bersejarah mereka pada 2002 ketika berhasil menembus perempat final. Namun kenyataannya jauh dari harapan.

Setelah menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia, Senegal kini belum meraih satu poin pun dan berada di ambang eliminasi. Mereka wajib mengalahkan Irak pada Jumat mendatang untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Situasi semakin rumit karena perjalanan Senegal di Amerika Serikat justru diwarnai berbagai persoalan di luar lapangan.

Isu pembayaran bonus yang terlambat, pergantian koki tim secara mendadak, keluhan terkait makanan, hingga polemik kontrak pelatih Pape Thiaw menjadi sorotan utama sepanjang turnamen.

Skuad Senegal saat ini bermarkas di Hotel Hyatt Regency, New Brunswick, New Jersey. Berbeda dengan Piala Afrika 2025 di Maroko, ketika mereka menginap di hotel mewah Fairmont Palace di Tangier.

Spekulasi sempat berkembang mengenai kualitas makanan yang disajikan kepada pemain. Namun laporan BBC menyebut para pemain tidak memiliki masalah dengan katering tim. Keluhan justru datang dari sejumlah anggota delegasi di luar pemain dan staf pelatih yang kecewa karena makanan khas Senegal tidak tersedia.

Masalah lain muncul terkait bonus yang belum dibayarkan. Dana tersebut akhirnya dilunasi pemerintah Senegal beberapa hari lalu.

“Memang benar ada beberapa masalah, tetapi dari sisi pemain, staf, dan federasi, kami fokus pada pertandingan besok dan itu yang paling penting,” kata Pape Thiaw dikutip dari BBC.

Persoalan terbesar terjadi pada kontrak sang pelatih. Setelah membawa Senegal melaju hingga final Piala Afrika 2025, posisi tawar Thiaw meningkat. Namun negosiasi perpanjangan kontrak berjalan berlarut-larut hingga ia berangkat ke Amerika Serikat tanpa menandatangani kesepakatan baru.

Baca Juga :

PWI Depok Gelar Lomba Menulis & Baca Puisi Pelajar Bertema MBG, Literasi untuk Generasi Emas 2045
SMAGA Bulukumba Gaskeun Prestasi! Makin Bersinar di Festival Pelajar UMB!

Situasi tersebut bahkan membuat orang-orang dekat Thiaw mengisyaratkan bahwa sang pelatih bisa saja menolak terbang ke Amerika Serikat jika masalah tidak segera diselesaikan.

Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye akhirnya turun tangan langsung. Ia menghubungi Thiaw dan menjamin persoalan tersebut akan segera dibereskan.

Kesepakatan akhirnya tercapai dengan nilai kontrak sekitar 480.000 poundsterling per tahun ditambah bonus tahunan 80.000 poundsterling.

“Memang benar prosesnya terlalu lama, tetapi ini bukan soal uang. Ini lebih kepada prinsip dan rasa hormat. Namun semuanya sudah selesai. Kontrak sudah ditandatangani,” ujar Thiaw.

Kiper Senegal Mory Diaw juga menegaskan bahwa seluruh persoalan internal telah diselesaikan.

“Semua itu adalah masalah yang diselesaikan secara internal. Kami adalah pemain profesional. Kami berada di sini untuk mewakili negara kami,” tegas Diaw.

Di tengah badai persoalan tersebut, Senegal kini menghadapi satu misi sederhana namun berat: mengalahkan Irak. Jika gagal, impian mereka untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2026 akan berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan.

You Might Also Like

Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
TAGGED:Bonus pemainPape Thiawpiala dunia 2026Senegal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index