JAKARTA – PT Timah Tbk memberikan bantuan pembangunan sumur bor bagi SMP Negeri 3 Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, sebagai upaya mendukung dunia pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses air bersih. Bantuan ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan keterbatasan air yang telah bertahun-tahun dihadapi sekolah, terutama saat musim kemarau.
Selama ini, SMP Negeri 3 Simpang Katis hanya mengandalkan sumur resapan yang bergantung pada curah hujan. Ketika musim kemarau tiba, pasokan air sering tidak mencukupi sehingga aktivitas belajar mengajar, kebutuhan sanitasi, hingga operasional sekolah ikut terdampak.
Kepala SMP Negeri 3 Simpang Katis, Hastri, mengatakan sekolah belum pernah memiliki sumur bor sejak pertama kali berdiri. Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat digunakan untuk membangun fasilitas tersebut, sementara anggaran pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan lain.
Hastri menjelaskan bahwa saat musim kemarau sekolah bahkan harus membeli air untuk mengisi tandon. Selain itu, siswa juga kerap diimbau membawa air dari rumah agar kebutuhan sehari-hari di sekolah tetap terpenuhi. Kondisi geografis yang didominasi batuan juga membuat pembangunan sumur bor membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang telah memberikan bantuan kepada sekolah kami. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan sumur bor sehingga kebutuhan air bersih di sekolah dapat terpenuhi,” ujar Hastri.
Ia berharap keberadaan sumur bor nantinya dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan aktivitas di lingkungan sekolah.
Selain menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, pihak sekolah juga berharap sinergi dengan PT Timah dapat terus berlanjut. Salah satu kebutuhan yang masih diharapkan adalah pembangunan panggung literasi atau panggung kreasi sebagai sarana bagi siswa untuk menampilkan bakat, kemampuan berbicara di depan umum, serta berbagai kegiatan pengembangan karakter.