By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Perbedaan Penetapan Awal Ramadan 2025, Antara Indonesia dan Negara Tetangga
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perbedaan Penetapan Awal Ramadan 2025, Antara Indonesia dan Negara Tetangga

Terkini

Perbedaan Penetapan Awal Ramadan 2025, Antara Indonesia dan Negara Tetangga

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Setiap tahun, penetapan awal Ramadan menjadi momen krusial bagi umat Islam di seluruh dunia. Tahun 2025 ini, Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, keputusan ini berbeda dengan beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Brunei Darussalam yang memulai puasa pada Minggu, 2 Maret 2025. Apa yang melatarbelakangi perbedaan ini?

Indonesia, melalui Kementerian Agama (Kemenag), menetapkan awal Ramadan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Jumat, 28 Februari 2025. Sidang ini menggabungkan dua metode utama: rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) dan hisab (perhitungan astronomi). Pada tahun ini, hilal teramati di wilayah Aceh, yang kemudian menjadi dasar penetapan awal puasa bagi seluruh Indonesia. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa meskipun hilal hanya terlihat di Aceh, keputusan ini berlaku nasional karena Indonesia menganut prinsip satu wilayah hukum dalam penetapan awal bulan Hijriah.

Meskipun Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam sama-sama tergabung dalam komunitas MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dan menggunakan kriteria yang sama yakni tinggi hilal minimal 3° dan sudut elongasi minimal 6,4° perbedaan tetap terjadi. Hal ini disebabkan oleh variasi geografis dan astronomis. Nasaruddin Umar menekankan bahwa perbedaan ketinggian hilal dan sudut elongasi antara Indonesia dan negara-negara tersebut menyebabkan hilal tidak terlihat di Singapura dan Brunei pada tanggal yang sama. Oleh karena itu, kedua negara tersebut memulai puasa sehari setelah Indonesia.

Perbedaan penetapan awal Ramadan bukanlah hal baru dan sering terjadi akibat perbedaan metode, interpretasi, dan kondisi geografis. Umat Islam diharapkan dapat memahami dan menghormati perbedaan ini sebagai bagian dari keragaman praktik keagamaan. Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama, serta menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.

Perbedaan penetapan awal Ramadan antara Indonesia dan negara tetangga seperti Singapura dan Brunei Darussalam pada tahun 2025 ini terutama disebabkan oleh perbedaan hasil pengamatan hilal yang dipengaruhi oleh faktor geografis dan astronomis. Meskipun demikian, semangat kebersamaan dan saling menghormati tetap harus dijunjung tinggi dalam menyambut bulan suci Ramadan.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:indonesiaramadan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Semua Sekolah Negeri Sorong Akan di Gratiskan (foto: tribunsorong) Semua Sekolah Negeri Kota Sorong Akan di Gratiskan
Next Article Malioboro, Surga Kuliner Ramadan yang Tak Pernah Redup
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index