By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gaya Hidup Buruk di Usia Muda Bisa Picu Parkinson Lebih Cepat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gaya Hidup Buruk di Usia Muda Bisa Picu Parkinson Lebih Cepat

Kesehatan

Gaya Hidup Buruk di Usia Muda Bisa Picu Parkinson Lebih Cepat

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gaya hidup di usia muda sering kali dianggap sepele. Padahal, kebiasaan sehari-hari seperti begadang, konsumsi alkohol, hingga stres yang tidak terkontrol bisa berdampak serius pada kesehatan jangka panjang. Salah satunya adalah penyakit Parkinson yang kini tidak hanya menyerang orang lanjut usia, tetapi juga anak muda.

Contents
Parkinson di Usia Muda, Apa Itu?Faktor Risiko Parkinson di Usia MudaTanda Awal Parkinson yang Perlu DiwaspadaiGaya Hidup Sehat Adalah Investasi Masa DepanHidup Sehat Mulai Sekarang

Menurut dr. Rizka Ibonita, Sp.N, dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, gejala Parkinson kini semakin banyak ditemukan pada usia muda akibat gaya hidup yang tidak sehat.

“Begadang, konsumsi alkohol, narkoba, atau cedera kepala bisa membuat fungsi otak menurun dan hormon, khususnya dopamin, jadi tidak seimbang,” jelas dr. Rizka dalam diskusi daring memperingati Hari Parkinson, Kamis (17/4).

Parkinson di Usia Muda, Apa Itu?

Penyakit Parkinson merupakan gangguan neurodegeneratif yang memengaruhi sistem saraf pusat, khususnya di area otak yang mengatur pergerakan tubuh. Gejalanya bisa berupa gemetar saat istirahat, tubuh kaku, gerakan melambat, dan gangguan keseimbangan.

Biasanya, Parkinson identik dengan orang berusia 60 tahun ke atas. Namun, kini muncul juga kasus Parkinson pada usia muda yang dikenal sebagai Young-Onset Parkinson’s Disease (YOPD).

Faktor Risiko Parkinson di Usia Muda

Ada beberapa faktor penyebab munculnya Parkinson pada anak muda:

  • Penggunaan narkoba dan obat-obatan tertentu, seperti antidepresan yang tidak diawasi medis
  • Cedera kepala, misalnya karena kecelakaan atau benturan keras
  • Riwayat keluarga dengan Parkinson
  • Paparan zat kimia berbahaya, terutama dari industri tertentu

“Kalau kepala pernah terbentur, efeknya mungkin tidak langsung terasa, tapi bisa muncul beberapa tahun kemudian sebagai gejala Parkinson,” tambah dr. Rizka.

Tanda Awal Parkinson yang Perlu Diwaspadai

Beberapa gejala awal Parkinson yang muncul di usia muda bisa saja tidak terlalu kentara. Tapi, penting untuk mengenalinya lebih dini:

  • Sering lupa atau linglung
  • Halusinasi ringan
  • Tremor ringan saat beristirahat
  • Kekakuan otot
  • Gangguan keseimbangan

Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami tanda-tanda seperti ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter sebelum kondisi berkembang lebih parah.

Baca Juga :

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global
Profil dan Biodata Mike Tyson Jadi Korban Hoax, Heboh Dikabarkan Meninggal Dunia

Gaya Hidup Sehat Adalah Investasi Masa Depan

Dr. Rizka menyarankan anak muda untuk mulai membiasakan pola hidup sehat sebagai bentuk pencegahan jangka panjang terhadap penyakit Parkinson maupun gangguan saraf lainnya.

Berikut tips sederhana yang bisa diterapkan:

  • Berhenti merokok dan menjauhi alkohol serta narkoba
  • Rutin olahraga, minimal 180 menit per minggu
  • Konsumsi sayur dan buah secara rutin
  • Kelola stres dengan baik dan cukup istirahat
  • Hindari aktivitas ekstrem yang bisa menyebabkan cedera kepala

Hidup Sehat Mulai Sekarang

Gaya hidup sehat bukan cuma soal penampilan atau ikut tren, tapi juga investasi untuk masa depan yang bebas penyakit. Semakin dini kamu memulai, semakin besar peluangmu untuk memiliki kualitas hidup yang baik hingga tua nanti.

Yuk, mulai dari sekarang, karena lebih baik mencegah daripada mengobati!***

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:Anak MudaGaya hidupParkinson
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilmuwan Temukan Jejak Molekul Aneh di Planet Lain, Dicurigai Ada Tanda-Tanda Kehidupan di Luar Angkasa
Next Article Berkurangnya Pengangguran Anak Muda di China, Apakah Ini Awal Kebangkitan Ekonomi?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index