INVERSI.ID – Gaya hidup di usia muda sering kali dianggap sepele. Padahal, kebiasaan sehari-hari seperti begadang, konsumsi alkohol, hingga stres yang tidak terkontrol bisa berdampak serius pada kesehatan jangka panjang. Salah satunya adalah penyakit Parkinson yang kini tidak hanya menyerang orang lanjut usia, tetapi juga anak muda.
Menurut dr. Rizka Ibonita, Sp.N, dokter spesialis saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, gejala Parkinson kini semakin banyak ditemukan pada usia muda akibat gaya hidup yang tidak sehat.
“Begadang, konsumsi alkohol, narkoba, atau cedera kepala bisa membuat fungsi otak menurun dan hormon, khususnya dopamin, jadi tidak seimbang,” jelas dr. Rizka dalam diskusi daring memperingati Hari Parkinson, Kamis (17/4).
Parkinson di Usia Muda, Apa Itu?
Penyakit Parkinson merupakan gangguan neurodegeneratif yang memengaruhi sistem saraf pusat, khususnya di area otak yang mengatur pergerakan tubuh. Gejalanya bisa berupa gemetar saat istirahat, tubuh kaku, gerakan melambat, dan gangguan keseimbangan.
Biasanya, Parkinson identik dengan orang berusia 60 tahun ke atas. Namun, kini muncul juga kasus Parkinson pada usia muda yang dikenal sebagai Young-Onset Parkinson’s Disease (YOPD).
Faktor Risiko Parkinson di Usia Muda
Ada beberapa faktor penyebab munculnya Parkinson pada anak muda:
- Penggunaan narkoba dan obat-obatan tertentu, seperti antidepresan yang tidak diawasi medis
- Cedera kepala, misalnya karena kecelakaan atau benturan keras
- Riwayat keluarga dengan Parkinson
- Paparan zat kimia berbahaya, terutama dari industri tertentu
“Kalau kepala pernah terbentur, efeknya mungkin tidak langsung terasa, tapi bisa muncul beberapa tahun kemudian sebagai gejala Parkinson,” tambah dr. Rizka.
Tanda Awal Parkinson yang Perlu Diwaspadai
Beberapa gejala awal Parkinson yang muncul di usia muda bisa saja tidak terlalu kentara. Tapi, penting untuk mengenalinya lebih dini:
- Sering lupa atau linglung
- Halusinasi ringan
- Tremor ringan saat beristirahat
- Kekakuan otot
- Gangguan keseimbangan
Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami tanda-tanda seperti ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter sebelum kondisi berkembang lebih parah.
Gaya Hidup Sehat Adalah Investasi Masa Depan
Dr. Rizka menyarankan anak muda untuk mulai membiasakan pola hidup sehat sebagai bentuk pencegahan jangka panjang terhadap penyakit Parkinson maupun gangguan saraf lainnya.
Berikut tips sederhana yang bisa diterapkan:
- Berhenti merokok dan menjauhi alkohol serta narkoba
- Rutin olahraga, minimal 180 menit per minggu
- Konsumsi sayur dan buah secara rutin
- Kelola stres dengan baik dan cukup istirahat
- Hindari aktivitas ekstrem yang bisa menyebabkan cedera kepala
Hidup Sehat Mulai Sekarang
Gaya hidup sehat bukan cuma soal penampilan atau ikut tren, tapi juga investasi untuk masa depan yang bebas penyakit. Semakin dini kamu memulai, semakin besar peluangmu untuk memiliki kualitas hidup yang baik hingga tua nanti.
Yuk, mulai dari sekarang, karena lebih baik mencegah daripada mengobati!***